Monday, 9 October 2017

Mengevaluasi Toilet Training

Hai hallo apa kabar teman-teman Faiz dan Fira? sehat semua kan?

Alhamdulillah hari ini semua berjalan dengan baik. Seperti toilet training Fira yang baik-baik saja, kecuali ummi kecolongan. Loh, kok bisa kecolongan? hiks, iya ummi harus mengevaluasi toilet training Fira nich.

Fira sudah lama lepas dari diapers dan setiap hari buang air kecil dan besar di kamar mandi. Fira sudah mampu menyapaikan keinginan untuk buang air kecil sendiri. "Mi, mau pipis", dan kadang Fira membuka celananya sendiri, baru ummi tanya dan dijawab iya, mau pipis.



Nah, kalau buang air besar nih yang bikin geregetan, kadang. Idealnya, ummi ingin Fira menyampaikan sendiri keinginan untuk buang air besar. Tapi lebih sering, ummi yang akhirnya menanyakan ke Fira setelah melihat mimik mukanya yang agak cute-cute aneh. Baru dech, Fira bilang iya, mau poop.

So, Far, ke dua hal tersebut semuanya dilakukan di kamar mandi. Alhamdulillah ya, ummi tidak perlu lagi mencuci pakaian Fira yang basah dan kotor, atau mengepel setiap bekas buang kecil atau buang air besarnya. Itu adalah salah satu efek dari suksesnya toilet training selain menghilangkan budget belanja diapers. Ach leganya.

Toilet Training Saat Bepergian


 
Fira lulus toilet training sebelum bulan Ramadan tahun ini. Oiya, ummi belum cerita nich. Setelah terbiasa lepas atau tanpa diapers, Fira sama sekali tidak mau mengenakan diapers. Bener-bener enggak mau, tapi sebelum berangkat mudik, ummi pakaian diapers, karena saat mau berangkat, Fira masih terlelap tidur. Jadi no protes.

Perjalanan mudik, Alhamdulillah lumayan lancar, meski beberapa titik sempat berhenti dan berjalan agak pelan. Ummi khawatir sekali, deg-degan euy, kalau tiba-tiba Fira minta pipis dan maunya di kamar mandi. Gimana ceritanya coba, jalur mudik kami melewati jalan tol. 


Akhirnya ummi dan abi sepakat untuk berbelok ke rest area apabila memungkinkan. Yup, beberapa kali pintu masuk rest area ditutup karena penuh. Duh, deg-degan banget kan, takut tiba-tiba Fira maunya pipis di kamar mandi.

Alhamdulillah ada rest area yang pintunya tidak ditutup. Ummi minta abi langsung mencari kamar mandi. Fira sudah minta pipis di kamar mandi, sudah dirayu untuk pipis di diapers, anaknya gak mau. Hik hiks hiks. Nah, kebetulan sekali, ummi melihat ada tulisan toilet di sebuah minimarket, tidak jauh dari bagian depan rest area.

Alhamdulillah, kamar mandi terbuka dan enggak antre. Duh, sudah kebayang saja kalau harus di kamar mandi umum dan mengantre panjang. Ummi buka nich diapers Fira, loh kok masih kering? jadi dari Tangerang sampai toll Cipali, Fira enggak pipis? padahal minum susunya juga banyak. Ummi minta Fira segera masuk dan ternyata pooop, teman. 

Kekhawatiran ummi hilang sudah. Jadi, setiap akan melewati rest area ummi minta abi berbelok dan berhenti. Sekedar istirahat dan menunggu Faiz dan Fira apabila ingin ke toilet. Alhamdulillah, sampai di kampung halaman ummi, toilet training Fira berjalan dengan baik, baik banget malah. 

Mengevaluasi Toilet Training


Hampir 6 bulan toilet traning Fira berjalan dengan baik saat siang hari dan saat bepergian. Apa kabar saat malam hari?

Sebelum tidur malam, ummi meminta Fira untuk pipis dulu di kamar mandi. Awal-awal Fira rajin dan siap selalu ke kamar mandi setelah ummi minta. Tapi, lama kelamaan, Fira malah asyik bermain dulu sebelum tidur. Kadang, bermain loncat-loncatan dan lelari-larian. Saat tidur? ngompol dech.

Hari-hari selanjutnya. Fira tetap keukeuh enggak mau pipis dulu sebelum tidur. Ummi minta pakai diapers lagi, Fira enggak mau. Hasilnya? tiap dini hari, ummi mengganti baju Fira yang basah karena ngompol.

Malam-malam selanjutnya, ummi perhatikan setiap dini hari, kurang lebih di antara pukul 2-3 pagi adalah saat Fira pipis. Ummi bangunkan dan ummi gendong ke kamar mandi, pipis dech. Tapi, kalau ummi sedang rajin tidur dan enggak bangun, hello apa kabar kasur? diompolin lagi. Hm, jadi ummi memang harus bangun di antara pukul 2-3 pagi itu.

Supaya tidak mau repot bangun dini hari, Fira harus pipis dulu sebelum tidur dan tidak boleh main lari-larian. Yaah, namanya anak-anak ya, maunya main lari-larian dan maunya apa yang sedang dilakukan ya enggak mau distop. Sebagai orang tua, ummi harus wasapada nich, supaya tidak bolak balik menjemur kasur.

Oiya, tips mengajak anak yang baru sukses toilet training, cara ummi adalah sebagai berikut :
  1. Malam hari, sebaiknya gunakan diapers. Apabila anak sudah tidak mau, pakaian saat anak sudah tidur. Itu artinya emak kudu strong. Perhatikan keadaan tidur anak, kalau Fira sudah jelas, kalau pas ummi temui, tidurnya agak gusar, itu tandanya dia mau pipis.
  2. Siang hari, adalah waktu yang paling nyaman untuk anak yang baru sukses toilet training. Anak lebihs enang pipis di kamar mandi.
  3. Saat bepergian, awal-awal kenakan anak diapers, tapi setiap menemukan toilet, tanyakan apakah ingin buang air kecil dan air besar?
  4. Usahakan ajari anak melakukan toilet traning secara alami. Maksudnya, tanamkan terlebih dahulu, bahwa saat akan buang air kecil dan air besar, ya di kamar mandi. 
#ODOPOKT8

"Tulisan Ini diikutsertakan dalam Program One Day One Post Blogger Muslimah Indonesia"

1 comment:

Haaai, Terima Kasih ya sudah mengunjungi Buku Harian Anak-Anak


Yuk jejakkan komentar, supaya saya juga dapat berkunjung balik. Terima kasih ^-^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...