Skip to main content

Pengalaman Mudik Bersama Balita

Alhamdulillah, hari yang dinanti-nantikan tiba. Sebulan penuh berpuasa, ummi dan Abi. Faiz berpuasa satu hari yang full- terus belajar dan berusaha ya, Nak. Malam takbiran dilewatkan di Tangerang, di rumah yang setiap hari menjalani hari-hari.

Sholat Idul Fitri dijalankan bersama-sama dengan keluarga nenek di Jakarta dan berlebaran pertama di Utara Jakarta yang panas. Persiapan demi persiapan mudikpun telah 100 persen selesai. Faiz seneng sekali tuh, bolak balik memastikan, untuk mudik lebih pagi saja, biar sampai rumah uti, sore hari.

Rencana tinggal rencana, berangkat dari Jakarta pukul 10.00 pagi dengan kondisi udara cukup berawan cenderung panas. Masuk melalui tol Tanjung Priuk ke arah tol luar kota. Lancar dan tidak ada kendala berarti. Sampai tol Bekasi, kemacetan sudah terlihat sangat mengerikan.



Namanya membawa anak-anak, ummi dan abi sudah meniatkan, mudik kali ini dibawa santai. Tidak ingin memaksakan harus sampai hari itu juga, dengan melihat kasus kemacetan panjang di Brexit. Jadi, persiapannyapun sudah dibuat matang.

Persiapan mudik, bagasinya rapi, beda sama baliknya ntar.


Keperluan Mudik Asyik Bersama Anak-Anak


  1. Persiapan kondisi fisik. Beberapa hari sebelum mudik, abi sudah beristirahat, karena ummi dan abi tahu, Faiz dan Fira memiliki kelebihan energi yang berlebihan, meskipun sedang dalam perjalanan.
  2. Mengenakan pakaian yang nyaman dipakai selama perjalanan untuk anak-anak. Faiz request minta pakai celana main saja, enggak mau pakai jeans, okelah. Fira pakai apa kemarin, Nak? legging dan kaos tipis warna pink
  3. Persiapan Makanan yang disukai anak-anak sampai menyiapkan buah-buahan agar anak-anak yang susah makan, tetap mendapatkan nutrisi serat yang cukup. Faiz request membawa anggur, koko krunch, tanggo, kacang sukro. Fira semua buah disuka, tapi yang lebih disukai yaitu buah jeruk. Ummi menyiapkan kentang goreng, nugget, roti sobek, biskuit, cokelat, kacang dan makanan-makanan ringan lainya dalam tas besar.
  4. Persiapan air minum mineral. Dua tahun kebelakang, setiap melakukan perjalanan mudik, selalu sedia Aqua botol dua kardus. Jumlahnya banyak dan meskipun membuat penuh mobil, tapi lebih irit.
  5. Persiapan baju ganti pada tas yang mudah dijangkau. Namanya anak-anak, ada saja yang ketumpahan air minumlah, ada yang belepotan cokelatlah. Jadi, baju ganti Faiz dan Fira disiapkan juga lebih dari satu setel, jaket dan selimut.
  6. Persiapan obat-obatan, mulai dari minyak telon, minyak angin, obat pencernaan sampai jamu tolak angin dan tolak linu untuk abi yang menyetir sendiri dalam perjalanan mudik kali ini ;)O
  7. Membawa mainan kesukaan Faiz dan Fira. Faiz membawa Hot Wheels, boneka Dinosaurus dan Tablet. Fira juga membawa boneka dede dan tabletnya.






Sepanjang perjalanan yang mengalami kemacetan, ummi selalu berdoa, agar Faiz dan Fira diberikan kenyamanan dan ketenangan. Duh, kalau Faiz dan Fira rewel, pala kek panas gitu, jadi ummi dan abi gak nyaman.

Jadi, ummi dan abi selalu membuat Faiz dan Fira senang selama perjalanan. Sampai menemukan titik kemacetan yang sangat parah, setelah gagal keluar gerbang tol ketanggungan. Salam buat brexitpun akhirnya disampaikan oleh Faiz dan Fira. Duh, betapa enggak macet coba? ruas jalan Brexit sangat sempit, hanya muat dua mobil saja. Beberapa meter ke depan ada pertigaan, yang ke arah kanan adalah Tegal Kota.


Inilah gerbang tol Brexit yang kekinian di mudik 2016


Sempit tuh,

Hampir 4 jam berada di Kota Tegal dan mendadak mules kemacetan di Bumiayu memberikan nuansa tersendiri untuk anak-anak ini. Faiz tidak mau menginap di Tegal karena sudah ingin sampai di rumah uti. Fira, dibuat tidur terus ya sama ummi, heheee. Sepanjang perjalanan ummi jadi penyanyi dech buat Fira. Salah satu lagunya ya Azalia.


Masuk ke kota Cilacap tercinta pukul 03.00 pagi. Subhanalloh, anak-anak ummi semuanya pinter, tidak ada yang rewel dan merengek. Mudik asyik kali ini disponsori oleh anak-anak sholeh dan sholehah. Perjalanan 17 jam untuk anak-anak pasti merupakan perjalanan paling membosankan. Jangankan untuk anak-anak, untuk ummi dan abi saja, perjalanan mudik kemaren sangat luar biasa.

Comments

Popular posts from this blog

Transpulmin Balsam untuk Batuk Bayi Fira

Haaai, apa kabar? hari ke -6 di bulan Ramadhan pada bulan Juni 2015. Cuaca masih kurang bersahabat dengan mi, bi , kakak Faiz dan tentu saja bayi Fira. Cuaca panas membuat tanah menjadi kering dan tertiup angin sehingga udara menjadi sangat kotor. Mi sering melihat lo, angin menbawa debu yang tidak tipis, namun tebal, bagaimana jika debu tebal tersebut masuk ke mulut, hidung dan mata kita?
Batuk Mudah Menular, lho. Sudah dipastikan, jika masuk ke dalam mulut, mulut akan terasa gatal, batuk berdahak yang disebabkan oleh debu-debu yang berhamburan masuk ke dalam mulut tadi. Jika masuk ke dalam hidung, akan terjadi bersin yang diakibatkan debu yang menempel pada bulu-bulu hidung, terjadilah influenza. Jika debu masuk ke dalam mata, aduuh itu yang paling menyakitkan karena akan membuat iritasi berupa kemerahan pada mata.
Alhamdulillah, bayi Fira selalu di rumah, namun apakah itu menjamin bayi Fira tidak tertulat batuk? mi, abi dan kakak Faiz selalu beraktivitas di luar rumah. Menghadapi d…

Persiapan Tes Masuk Sekolah Dasar

Dua tahun lalu, ummi mencari artikel mengenai seluk beluk tes masuk sekolah. Dua tahun lalu, Faiz akan lulus TK B, di mana pihak TK memberikan penjelasan, bahwa kemampuan akademis Faiz cukup untuk masuk SD. Hunting sekolah dasar di sekitar tempat tinggal pun di mulai. Artikel di google yang ummi temukan, juga cukup menjawab pertanyaan klise, soal tesnya bagaimana?
Sekolah pertama, pihak sekolah merasa ragu, karena usia Faiz waktu itu baru 5,8 bulan. Pihak sekolah meminta Faiz untuk mengikuti tes masuk pada hari yang ditentukan.  Dua hari sebelum tes, ummi menyiapkan soal-soal membaca, menghitung dan menulis. Soal-soal tersebut, ummi ambil dari artikel di google dan sebagian dari buku-buku mewarnai, di mana ada latihan menulis dan berhitung. Faiz lulus dan hari pertama masuk sekolah, Faiz sudah menangis mencari ummi. Hari kedua, hari ketiga, seminggu, dua minggu Faiz masih bersemangat ke sekolah, namun meminta agar ummi, masih menunggu di depan pintu kelas. Mencoba masuk ke sekolah ya…

5 Sekolah Dasar Pilihan di Sekitar Cipondoh

Memilih sekolah untuk Faiz, pertimbangannya adalah, sekolah yang tidak terlalu jauh dari rumah dan memilih sekolah dengan tetap mempertimbangkan kualitasnya. Tahun 2015 kemarin, mi dan bi sudah memilihkan dua sekolah untuk Faiz dan akhirnya hanya menjadi pilihan saja. Sebetulnya, nama Faiz sudah tercatat di dua sekolah tersebut. Di sekolah pertama, Faiz bersekolah dua bulan, di sekolah ke dua, hanya satu bulan saja.
Ada Faktor yang mengakibatkan Faiz urung bersekolah dan menjadi keputusan berat untuk mi dan bi menarik Faiz dari sekolah. Tahun 2016 ini, Faiz menyatakan sudah siap dan tidak akan mengulangi hal yang mengakibatkan mi dan bi menarik Faiz dari sekolah.  
Tahun ini, ada satu sekolah yang diinginkan Faiz, namun sayang sekali sekolah tersebut sudah menutup pendaftarannya. Di bulan Januari ini malah sudah menerima angusuran pertama. Tidaki bisa dibuka, waiting list begitu? katanya tidak bisa, sudah tutup. Okelah kalau begitu.
Berikut, mi rangkum 5 sekolah dasar pilihan di seki…