Skip to main content

Memilih Warna Pakaian untuk Faiz

Hallo, apa kabar Faiz dan Fira? semuanya sehat kan ya? sekarang pakai baju warna apa? Faiz warna merah ya? apa warna orange? kalau Fira? kalau Fira? pakai baju warna apa? warna ungu ya? atau warna pink?. Heheee, ummi selalu memperhatikan, kalian pakai pakaian warna apa saja, apalagi kalau sedang pergi ke luar rumah.

Dominasi Warna Merah, Sebagai Pilihan Pakaian untuk Faiz


Faiz bayi hingga balita, ummi selalu memilihkan warna baju berwarna merah. Kalau dibolehkan membeli lebih dari satu, ummi belinya warna merah, kuning dan biru. Atau jika tidak ada warna merah, dan ummi sedang ingin beli pakaian untuk Faiz, ummi pilihkan warna orange atau hijau.

Warna merah sangat mendominasi lemari pakaian Faiz, selanjutnya semua barang-barang Faiz, rata-rata berwarna merah. Sampai suatu ketika, neneknya ingin membelikan pakaian, harus menanyakan terlebih dahulu, untuk memastikan, Faiz sukanya warna merah ya, Mi?. Hehee, sebetulnya bukan Faiz, tapi umminya yang lebih menyukai kalau Faiz memakai pakaian warna merah.


 


Alasan awal ummi memilihkan warna merah untuk pakaian Faiz adalah, sebagai anak lelaki Faiz harus memiliki sifat yang berani. Berani untuk melakukan hal-hal yang baik, berani untuk berbuat baik dan intinya agar Faiz menjadi anak yang pemberani, begitulah.

Kekurangan Jika Mengenalkan Satu Warna kepada Faiz


Sampai besar, ummi juga masih memilihkan warna pakaian untuk Faiz yang berwarna merah. Hingga suatu saat, sedang membutuhkan sebuah benda, Faiz hanya menginginkan warna merah. Padahal menurut ummi, benda tersebut kurang layak untuk dibeli, namun karena berwarna merah, Faiz tetap ingin membelinya.

Dalam hal membeli pakaian, Faiz yang waktu itu sudah berusia empat tahun, juga ikut andil ketika memilih mana yang akan dibeli. Pakaian yang dipilih semuanya warna merah, hanya gambar di depannya saja yang berbeda. 

Ada yang salah dari kebijakan saya dalam memilih warna pakaian ketika Faiz kecil? tentu saja, Faiz cenderung menyukai satu warna, yaitu warna merah saja. Meskipun ada beberapa warna pakaian di dalam lemarinya, namun tetap saja, yang paling disukai adalah warna merah.

Mengenalkan Semua Warna Supaya Faiz Tidak Menjadi Pemilih


Setelah itu, ummi memberikan semua warna pada pakaian dan benda-benda Faiz yang lain. Semua warna ummi masukkan dalam aktivitas keseharian Faiz. Memang masih ada beberapa benda yang penting, warnanya masih merah.

Dampak negatif lumayan juga lho, dan semuanya ternyata kekeliruan ummi yang memilihkan satu warna saja. Semoga perlahan-lahan, Faiz tidak menjadi anak yang pemilih. Meskipun menjadi pemilih memang ada positifnya, yaitu menjadi anak yang berhati-hati dalam memutuskan mengambil benda atau melangkah.

So, moms sebaiknya kenalkan anak semua warna ketika memilihkan pakaian untuk anak-anak ya. Agar anak tidak hanya menyukai satu warna saja. Apalagi, anak-anak sedang dalam proses belajar dan berkembang.

Baca : Seru dalam Perjalanan Bersama Kaos Bergambar Anak

Sekarang ummi memilihkan banyak warna untuk Fira. Ada warna merah, warna merah muda, warna ungu, warna hijau, warna kuning dan lain sebagainya. Faiz juga sudah mengerti bahwa dalam memilih warna pakaian tidak harus merah, karena ada banyak warna lain yang juga menarik. [2016:02]

Comments

  1. Anak-anakku sekarang milih sendiri bajunya. Nggak mau dipilihin :D Ya, walaupun kadang paduannya aneh (menurutku), aku tahan diri supaya nggak cerewet hihi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyes, pakaian Faiz di lemari juga sudah aku paduin, atasan dan bawahannya. Tapi kadang, ganti yang lain...aku belajar untuk terserah, tapi tetap aku tanya, bagus gak kelihatannya *tep pingn perfect, heee

      Delete
  2. Anakku udah pinter milih baju. Kalo gak cocok, masukin lagi ke lemari

    ReplyDelete
    Replies
    1. Anak cewe iya Mbak? apa cowo? hehee, seneng dech kalau gitu

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Transpulmin Balsam untuk Batuk Bayi Fira

Haaai, apa kabar? hari ke -6 di bulan Ramadhan pada bulan Juni 2015. Cuaca masih kurang bersahabat dengan mi, bi , kakak Faiz dan tentu saja bayi Fira. Cuaca panas membuat tanah menjadi kering dan tertiup angin sehingga udara menjadi sangat kotor. Mi sering melihat lo, angin menbawa debu yang tidak tipis, namun tebal, bagaimana jika debu tebal tersebut masuk ke mulut, hidung dan mata kita?
Batuk Mudah Menular, lho. Sudah dipastikan, jika masuk ke dalam mulut, mulut akan terasa gatal, batuk berdahak yang disebabkan oleh debu-debu yang berhamburan masuk ke dalam mulut tadi. Jika masuk ke dalam hidung, akan terjadi bersin yang diakibatkan debu yang menempel pada bulu-bulu hidung, terjadilah influenza. Jika debu masuk ke dalam mata, aduuh itu yang paling menyakitkan karena akan membuat iritasi berupa kemerahan pada mata.
Alhamdulillah, bayi Fira selalu di rumah, namun apakah itu menjamin bayi Fira tidak tertulat batuk? mi, abi dan kakak Faiz selalu beraktivitas di luar rumah. Menghadapi d…

Persiapan Tes Masuk Sekolah Dasar

Dua tahun lalu, ummi mencari artikel mengenai seluk beluk tes masuk sekolah. Dua tahun lalu, Faiz akan lulus TK B, di mana pihak TK memberikan penjelasan, bahwa kemampuan akademis Faiz cukup untuk masuk SD. Hunting sekolah dasar di sekitar tempat tinggal pun di mulai. Artikel di google yang ummi temukan, juga cukup menjawab pertanyaan klise, soal tesnya bagaimana?
Sekolah pertama, pihak sekolah merasa ragu, karena usia Faiz waktu itu baru 5,8 bulan. Pihak sekolah meminta Faiz untuk mengikuti tes masuk pada hari yang ditentukan.  Dua hari sebelum tes, ummi menyiapkan soal-soal membaca, menghitung dan menulis. Soal-soal tersebut, ummi ambil dari artikel di google dan sebagian dari buku-buku mewarnai, di mana ada latihan menulis dan berhitung. Faiz lulus dan hari pertama masuk sekolah, Faiz sudah menangis mencari ummi. Hari kedua, hari ketiga, seminggu, dua minggu Faiz masih bersemangat ke sekolah, namun meminta agar ummi, masih menunggu di depan pintu kelas. Mencoba masuk ke sekolah ya…

5 Sekolah Dasar Pilihan di Sekitar Cipondoh

Memilih sekolah untuk Faiz, pertimbangannya adalah, sekolah yang tidak terlalu jauh dari rumah dan memilih sekolah dengan tetap mempertimbangkan kualitasnya. Tahun 2015 kemarin, mi dan bi sudah memilihkan dua sekolah untuk Faiz dan akhirnya hanya menjadi pilihan saja. Sebetulnya, nama Faiz sudah tercatat di dua sekolah tersebut. Di sekolah pertama, Faiz bersekolah dua bulan, di sekolah ke dua, hanya satu bulan saja.
Ada Faktor yang mengakibatkan Faiz urung bersekolah dan menjadi keputusan berat untuk mi dan bi menarik Faiz dari sekolah. Tahun 2016 ini, Faiz menyatakan sudah siap dan tidak akan mengulangi hal yang mengakibatkan mi dan bi menarik Faiz dari sekolah.  
Tahun ini, ada satu sekolah yang diinginkan Faiz, namun sayang sekali sekolah tersebut sudah menutup pendaftarannya. Di bulan Januari ini malah sudah menerima angusuran pertama. Tidaki bisa dibuka, waiting list begitu? katanya tidak bisa, sudah tutup. Okelah kalau begitu.
Berikut, mi rangkum 5 sekolah dasar pilihan di seki…