Skip to main content

Peringkat Kelas bukan Segala-galanya

Hai hallo semua, 

Alhamdulillah kakak Faiz sudah menyelesaikan ujian tengah semesternya. Hasilnya juga langsung dibagikan. Ummi anggap, hasil ujian kakak Faiz dapat dikatakan sempurna. Sempurna untuk anak kelas 2 MI yang belajarnya hanya 2 jam.

Soal peringkat di kelas, ummi tidak begitu mengharuskan kakak Faiz masuk ke berapa besar atau menjadi peringkat pertama. Terpenting adalah, kakak Faiz paham dan mampu menjawan soal yang ditanyakan di ujian tersebut.

Tentang hadiah? ummi dan abi tidak pernah memberikan pernyataan secara langsung bahwa akan memberikan hadiah, apabila mendapat nilai sekian. Alasannya apa? enggak ada alasan, hanya, kewajiban anak sekolah ya belajar. Kewajiban anak sekolah ya mengikuti ujian dan bersungguh-sungguh mengerjakan soal yang diberikan.

Rutin datang ke sekolah untuk melihat perkembangan belajar kakak Faiz di sekolah
 

Ibu mana yang tidak mengharapkan anaknya menjadi peringkat pertama atau masuk ke sekian besar. Bohong, kalau orang tua tidak menginginkan anaknya memiliki nilai akademik yang bagus dan menduduki peringkat yang banyak diinginkan oleh banyak orang tua tersebut.

Melihat Kemampuan Anak


Menurut ummi, semuanya tergantung dengan kemampuan anak dan orang tuanya. Bagaimana kemampuan akademik si anak. Bagaimana si anak menerima materi-materi pelajarannya setiap harinya. Apakah si anak dikatakan mampu mengikuti pelajaran di sekolahnya? Apakah orang tua memiliki kemampuan untuk mensupport anaknya mendapatkan nilai akademik si anak?

Ummi selalu bertanya kepada guru kelas kakak Faiz. Ummi mengusahakan setiap minggu ada komunkasi, baik secara langsung maupun via handphone. Ummi hanya menanyakan, bagaimana perkembangan kakak Faiz di kelas. Ummi juga menanyakan kepada gurunya, apakah kakak Faiz mampu mengikuti materi pelajarannya?

Selain itu, ummi juga selalu mengecek buku pelajaran, yang terdiri dari buku paket, lks dan buku tulis. Setiap hari, selalu ada latihan di buku-buku tersebut. Dari rajin mengecek buku-buku tersebut, ummi jadi mengetahui kemampuan kakak Faiz menerima materi pelajaran di sekolah, seperti apa.

Nah, setelah mengetahui kemampuan tersebut, jadi ummi dapat mengestimasi kemampuan saat kakak Faiz ujian.  Tentunya, apabila kurang, ummi akan lebih fokus mendampingi kakak Faiz belajar menghadapi ujian. Apabila cukup, tetep dong berusaha supaya mempertahankan kemampuannya, supaya nilai ujiannya bagus.

Peringkat Kelas vs Nilai Rata-Rata


Satu lagi, peringkat dan masuk ke berapa besar itu bukan segala-galanya. Ummi selalu menanamkan kepada kakak Faiz, peringkat itu cuma angka yang menandakan kakak berada di posisi mana, di kelas tersebut. Saat melihat pembagian buku rapot, selalu melihat ke nilai rata-rata. Bisa jadi, dengan nilai rata-rata yang sama, peringkatnya berbeda dengan kelas sebelah atau bahkan di sekolah lain.

Seperti saat kakak Faiz menerima buku rapot saat kenaikan kelas, ummi cukup takjub dengan nilai rata-rata kakak Faiz yang tinggi tapi tidak berada di 10 besar. Saat bertanya ke kelas sebelah, dengan nilai rata-rata terpaut 1, anak tersebut menduduki peringkat 3 besar. Ummi sengaja mengajak Faiz saat melihat nlai rata-rata tersebut, berharap semoga Faiz tidak kecil hati.  

#ODOPOKT14
 

Comments

  1. Tetap memberikan support pada anak jauh lebih penting ya, mbak. Peringkat bukan segalanya :)

    ReplyDelete
  2. setuju mbak, peringkat bukan segalanya.. yang penting gimana anak mencintai belajar, punya jiwa berupaya yang tinggi.. pembelajar sejati yang selalu memperbaiki diri.. orangtua adalah pendukung terbaik anak.. all the best for ur family

    ReplyDelete
  3. Saat mengambil rapot, saya tak pernah menanyakan peringkat anak..Yang saya tanyakan kemajuan pembelajaran dia di sekolah. Kadang ada guru yang langsung kasih tahu. Tapi, saya tak pernah nanya lebih dulu. Nah, ternyata waktu lulusan SD dia malah UN nya bagus..saya benar-benar nggak nyangka...Karena saya cuma kasih semangat saja, nggak mengharuskan target tertentu.

    ReplyDelete
  4. Semangat terus ya kakak Faiz. Peringkat kelas bukan jaminan hidup sukses. Yang penting paham dengan yang dipelajari di sekolah, berakhlak mulia dan taat ibu ayah dan guru😊

    ReplyDelete
  5. Jadi anak tak perlu diiming2 hadiah agar rajin belajar, yah. Kan itu sudah tugasnya. Penanaman konsep ini sedari dini sangat bagus, mbak

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Transpulmin Balsam untuk Batuk Bayi Fira

Haaai, apa kabar? hari ke -6 di bulan Ramadhan pada bulan Juni 2015. Cuaca masih kurang bersahabat dengan mi, bi , kakak Faiz dan tentu saja bayi Fira. Cuaca panas membuat tanah menjadi kering dan tertiup angin sehingga udara menjadi sangat kotor. Mi sering melihat lo, angin menbawa debu yang tidak tipis, namun tebal, bagaimana jika debu tebal tersebut masuk ke mulut, hidung dan mata kita?
Batuk Mudah Menular, lho. Sudah dipastikan, jika masuk ke dalam mulut, mulut akan terasa gatal, batuk berdahak yang disebabkan oleh debu-debu yang berhamburan masuk ke dalam mulut tadi. Jika masuk ke dalam hidung, akan terjadi bersin yang diakibatkan debu yang menempel pada bulu-bulu hidung, terjadilah influenza. Jika debu masuk ke dalam mata, aduuh itu yang paling menyakitkan karena akan membuat iritasi berupa kemerahan pada mata.
Alhamdulillah, bayi Fira selalu di rumah, namun apakah itu menjamin bayi Fira tidak tertulat batuk? mi, abi dan kakak Faiz selalu beraktivitas di luar rumah. Menghadapi d…

Persiapan Tes Masuk Sekolah Dasar

Dua tahun lalu, ummi mencari artikel mengenai seluk beluk tes masuk sekolah. Dua tahun lalu, Faiz akan lulus TK B, di mana pihak TK memberikan penjelasan, bahwa kemampuan akademis Faiz cukup untuk masuk SD. Hunting sekolah dasar di sekitar tempat tinggal pun di mulai. Artikel di google yang ummi temukan, juga cukup menjawab pertanyaan klise, soal tesnya bagaimana?
Sekolah pertama, pihak sekolah merasa ragu, karena usia Faiz waktu itu baru 5,8 bulan. Pihak sekolah meminta Faiz untuk mengikuti tes masuk pada hari yang ditentukan.  Dua hari sebelum tes, ummi menyiapkan soal-soal membaca, menghitung dan menulis. Soal-soal tersebut, ummi ambil dari artikel di google dan sebagian dari buku-buku mewarnai, di mana ada latihan menulis dan berhitung. Faiz lulus dan hari pertama masuk sekolah, Faiz sudah menangis mencari ummi. Hari kedua, hari ketiga, seminggu, dua minggu Faiz masih bersemangat ke sekolah, namun meminta agar ummi, masih menunggu di depan pintu kelas. Mencoba masuk ke sekolah ya…

5 Sekolah Dasar Pilihan di Sekitar Cipondoh

Memilih sekolah untuk Faiz, pertimbangannya adalah, sekolah yang tidak terlalu jauh dari rumah dan memilih sekolah dengan tetap mempertimbangkan kualitasnya. Tahun 2015 kemarin, mi dan bi sudah memilihkan dua sekolah untuk Faiz dan akhirnya hanya menjadi pilihan saja. Sebetulnya, nama Faiz sudah tercatat di dua sekolah tersebut. Di sekolah pertama, Faiz bersekolah dua bulan, di sekolah ke dua, hanya satu bulan saja.
Ada Faktor yang mengakibatkan Faiz urung bersekolah dan menjadi keputusan berat untuk mi dan bi menarik Faiz dari sekolah. Tahun 2016 ini, Faiz menyatakan sudah siap dan tidak akan mengulangi hal yang mengakibatkan mi dan bi menarik Faiz dari sekolah.  
Tahun ini, ada satu sekolah yang diinginkan Faiz, namun sayang sekali sekolah tersebut sudah menutup pendaftarannya. Di bulan Januari ini malah sudah menerima angusuran pertama. Tidaki bisa dibuka, waiting list begitu? katanya tidak bisa, sudah tutup. Okelah kalau begitu.
Berikut, mi rangkum 5 sekolah dasar pilihan di seki…