Skip to main content

Menjadi Smart Mom and Happy Kids Bersama Samsung Galaxy Tab A


Sebuah pilihan bijak memilih Samsung Galaxy Tab A dan dengan penggunaan yang bijak pula, terekam cerita pengalaman saya bersama anak dalam kegiatan sehari-hari. Tidak hanya pengalaman saja, namun selalu ada manfaat yang menyertainya, sehingga menjadikan hari-hari lebih bermakna bersama Samsung Galaxy Tab A keluaran 2016, yang baru dilaunching dua minggu yang lalu.

Kampanye #BeTabAFamily Samsung Galaxy Tab A menambah semarak suasana launching apalagi bertepatan dengan hari keluarga nasional. Tablet yang dilengkapi dengan Kids Mode 4.0 selalu menjadi nilai tambah untuk dimiliki oleh para ibu muda, seperti saya ini. Alasannya sangat khas, dengan adanya tambahan fitur parental control akan memudahkan saya untuk mengontrol durasi anak dapat bermain tabletnya. Aplikasi apa saja yang dijalankan oleh si anak. Bagi anak sendiri, salah satu manfaat yang paling dasar adalah, anak memiliki permainan yang menyenangkan.




Be A Smart Moms with Samsung Galaxy Tab A 2016


Memiliki satu balita dan satu batita, tentu bukan hal yang mudah untuk membagi perhatian dan waktu. Keduanya memiliki minat dan keinginan yang sangat berbeda. Apalagi mereka berbeda jenis kelamin. Saya ingin menjadi smart moms, ingin memberikan perhatian yang sama dalam waktu yang bersamaan juga. 

Tapi saya pernah kewalahan saat mereka tiba-tiba meminta perhatian sendiri-sendiri. Sang kakak minta ditemani bermain di ruang depan sedangkan sang adik, merengek minta tidur di dalam kamar tidur. Bisa sich, keduanya ada pada ruangan yang sama, dengan melakukan aktifitas yang mereka inginkan. 

Akhirnya saya membujuk sang adik untuk tiduran di ruang depan, menemani sang kakak yang sedang bermain. Awalnya sang adik, tenang, nyaman namun sulit sekali untuk memejamkan matanya. Lama-lama bosan dan rewel lagi. Sang adik, kalau sudah mengantuk ya harus tiduran di kasur, diberikan mainan yang ringan atau dibacakan buku, tetap menolak.

Dua minggu ini, keseharian saya menjadi seorang ibu rumah tangga menjadi sangat terbantu dengan kehadiran Samsung Galaxy Tab A. Tablet dengan design yang ramping dan tipis (8.7 mm, 289 gr) dengan tekstur tampilan yang anti slip, mengajak Fira untuk bermain dan belajar. Kakaknya asyik dan tenang bermain dengan mainan real life kesukaannya, sedangkan Fira asyik duduk di dekat kakaknya menjelajah Kids Mode. Fira akan tenang menonton video dan game yang disukainya meskipun dalam keadaan mengantuk atau bangun tidur.


Pekerjaan rumah tangga clear dan aktifitas blogging saya dapat dijalankan. Saya dapat menyelesaikan pekerjaan rumah, melakukan hobby dengan tetap mengawasi anak-anak. Kakak Faiz dengan mainan kesukaannya dan Fira asyik mengupgrade kecerdasan audio-visual, linguistik, music dan lain sebagainya dengan bermain bersama Kids Mode Samsung Galaxy Tab A. 


Salah satu aplikasi yang saya install pada Kids Mode adalah TOM. Game kucing yang dapat menirukan suara yang dapat ditangkap olehnya menjadi game paling disukai oleh Fira. Fira dapat memanggil kakaknya, dapat mengulang kata-kata yang sudah dipahami pada usianya yang ke 1, 9 bulan. Saya juga ikut bersuara di dekat Samsung Galaxy Tab A dan kemudian ditirukan oleh si TOM. Saat TOM menirukan inilah, Fira akan tertawa terbahak-bahak sampai matanya tidak terlihat.

Dari game TOM dalam Kids Mode ini, Fira belajar berbicara, belajar mendengarkan, belajar mengucapkan kata-kata baru. Dari game TOM dalam Kids Mode Samasung Galaxy Tab ini, saya dapat mengikuti perkembangan bahasa dan perkembangan berinteraksi Fira. Terlebih ada Parentral Control yang membatasi waktu bermain dan membatasi konten yang dapat dilihat.

Happy Kids Dengan Samsung Galaxy Tab A


Dalam satu bulan, ada dua hingga tiga kali melakukan perjalanan dari Tangerang ke Jakarta Utara pulang pergi bersama seluruh anggota keluarga. Dengan kendaraan sedan, dengan kapasitas tempat yang terbatas, saya dan anak-anak sering berebut tempat. Faiz dan Fira menjadi anak yang kadang-kadang. Kadang bertahan berada di bangku dekat abinya yang menyetir kadang Fira yang ingin mendekati abinya, kadang ingin berkumpul semua di jok belakang.

Selama perjalanan pasti ada lebih dari lima kali insiden melompat dari jok belakang ke jok depan atau sebaliknya pada masing-masing anak. Mereka berdua sulit sekali untuk dapat duduk diam dan menikmati perjalanan. Kegiatan bernyanyi hanya dapat bertahan dari depan rumah hingga depan komplek saja. Selebihnya mereka berdua seperti sedang berada di lapangan yang sangat luas.

Berada di sebuah ruangan yang sempit lagi, seperti kamar hotel budget yang menawarkan tempat beristirahat saja, hanya memberikan pilihan untuk anak-anak berlarian, tertarik satu benda, dimainkan kemudian berhamburan saling kejar mengejar dalam ruangan yang sempit. Diberikan tontonan dari TV yang ada, sama halnya memberikan plastik kosong, mereka akan mencari hal-hal yang menarik lainnya.

Perjalanan yang saya harapkan dapat membahagiakan untuk anak-anak dan saya, hanya harapan saja. Meminta anak-anak untuk diam, sama saja memulai mereka untuk merajuk, mulai meminta yang aneh-aneh, mulai merengut dan mulai marah-marah tidak jelas. Kakak Faiz sudah lebih mengerti, bahwa berada di dalam kendaraan yang sedang melaju, harus duduk tenang. Tapi untuk Fira, hal tersebut masih belum dapat dimengerti, jadi ya menyulut emosi kakaknya juga.

Gambar di atas sangat berbahaya, ini cikal mula kerusuhan anak-anak di mobil


Fira dapat tenang memainkan alat musik di Kids Mode Samsung Galaxy Tab A

Saat emosi kakak Faiz sudah tersulut, sudah dech, bakalan ramainya minta ampun tuh di dalam mobil. Kakak Faiz yang jadi ngambek, marah dan Fira yang menjadi rewel dan meminta sesuatu yang tidak jelas. Diberikan minuman salah, diberikan makanan salah, diberikan mainan juga salah.  Perjalanan jadi not happy, anak-anak jadi moody. Apalagi saat kondisi jalanan macet, abinya yang menyetir mengantuk, duh jangan terulang lagi dech yang seperti ini.

Suara saya sampai habis memperingatkan anak-anak untuk tidak berlai-lari dalam ruangan kamar hotel budget. Saya sampai tidak mampu untuk menyebut bahwa barang ini namanya ini, telepon sebaiknya tidak diangkat untuk dimainkan, kamar mandi kuncinya di mana, supaya Fira tidak masuk dan bermain air di kamar mandi hotel. Sampai tempat sampah ditarik-tarik untuk dinaikan ke atas tempat tidur, mungkin hanya terjadi di kamar hotel budget yang saya dan keluarga sewa, satu minggu yang lalu.

Sebelum bermain dengan Samsung Galaxy Tab A, Faiz dan Fira berlarian ke seluruh penjuru kamar hotel


Fira tenang bermain TOM di Samsung Galaxy Tab A


Samsung Galaxy Tab A dalam tas dikeluarkan dan saya tawarkan untuk Fira. Awalnya emoh karena memang sudah terbiasa bercanda di dalam mobil bersama kakaknya saat dalam perjalanan. Saya putar video kesukaan Fira ChuChuTV yang memutar Nursery Rythmes. Fira meraih Samsung Galaxy Tab A, matanya bergerak gerak dan berkedip-kedip dan lama-lama Fira tertidur cantik. Melihat Fira tertidur, kakaknya juga ikut tertidur dalam perjalanan Tangerang ke Jakarta Utara.

Di bawah ini adalah video yang telah saya upload ke Youtube, cara untuk menambahkan aplikasi yang edukatif pada Kids Mode Samsung Galaxy Tab A. Ditonton ya, 


Begitu pula saat Samsung Galaxy Tab A sudah ada di tangan Fira. Fira mengajak kakaknya untuk bermain game TOM. Mereka berdua saling mengeluarkan suara dan menjawab pertanyaan dari saya atau abinya tepat di depan Samsung Galaxy Tab A agar si TOM dapat menirukan suara mereka. Sayang WiFi di hotel ternyata sangat lama dan Fira sempat ngambek.

Tenang saja, Samsung Galaxy Tab A berada pada jaraingan 4G dan tetap lancar saat digunakan menggunakan kuota data apapun. Oh iya, kegemaran saya dan anak-anak adalah mengambil gambar. Faiz sedang senang mengambil gambar dan mencoba untuk memperbaiki pengambilan gambarnya. Fira juga sedang senang diambil gambarnya, Fira bergaya dan setelahnya selalu ingin melihat gambar yang sudah diambil.

Selama dalam perjalanan ataupun menginap di hotel, saya membawa USB on The Go untuk menyimpan foto-foto yang mungkin ingin dilihat oleh anak-anak. Terlebih Samsung Galaxy Tab A ini sangat mungkin untuk diberikan tambahan kapasitas memori hingga 200 GB. Dengan kapasitas sebesar itu, saya dapat menyimpan video Nursery Rhymes, foto anak-anak, aplikasi belajar dan game mereka.

Terima Kasih Samsung Galaxy Tab A,


Manfaat dari lahirnya sebuah teknologi yang semakin mengerti kebutuhan ibu dan anak, pasti membawa kebaikan. Samsung Galaxy Tab A dengan kelebihan-kelebihannya memberikan kesempatan kepada saya menjadi smart moms yang peka pada kreatifitas anak-anak. Samsung Galaxy Tab A memberikan manfaat untuk Faiz dalam pelajaran toleransi, untuk tidak mengganggu adiknya bermain bersama Samsung Galaxy Tab A. Kecerdasan majemuk Fira juga semakin terasah dan terstimulasi dengan satu modern tablet tersebut.






Samsung Galaxy Tab A telah menjadi #BeTabAFamily dalam setiap kesempatan saya bersama anak-anak. Bagiamana dengan pengalaman teman-teman bersama anak-anak dalam penggunaan tablet? sharing yuk dan jika teman-teman tertarik dengan kampanye dari Samsung Galaxy Tab A, teman-teman dapat melihat di berbagai akun social media Samsung, seperti berikut :

Twitter : @samsung_ID
Instagram : @samsung_ID
Facebook : Samsung Mobile Indonesia

Sponsored by : 




Comments

  1. Anak2 sekarang sudah pada kenal gadget, aku juga pemakai samsung.. tapi bukan galaxy tab a dan belum ada kids modenya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Samsung gadgetnya canggih dan bagus ya MBak, jadi pingin tambah koleksi Samsung dech,

      Delete
  2. Asiik ya Fira & Faiz, bisa mainan game favorit tanpa membuat ortu khawatir ;)

    ReplyDelete
  3. Wua lengkap banget reviewnya mb astin
    Klo aku baru punya yang tab s ni, klo dari segi layar gedenya segitunjuga

    ReplyDelete
  4. Kalau saya belum berpindah nih mbak soalnya belum nemu hp yang pas dan cocok .

    ReplyDelete
  5. Asik banget ya samsung bikin anak anteng namun tetap ada yg bisa diambil manfaatnya utk anak

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Transpulmin Balsam untuk Batuk Bayi Fira

Haaai, apa kabar? hari ke -6 di bulan Ramadhan pada bulan Juni 2015. Cuaca masih kurang bersahabat dengan mi, bi , kakak Faiz dan tentu saja bayi Fira. Cuaca panas membuat tanah menjadi kering dan tertiup angin sehingga udara menjadi sangat kotor. Mi sering melihat lo, angin menbawa debu yang tidak tipis, namun tebal, bagaimana jika debu tebal tersebut masuk ke mulut, hidung dan mata kita?
Batuk Mudah Menular, lho. Sudah dipastikan, jika masuk ke dalam mulut, mulut akan terasa gatal, batuk berdahak yang disebabkan oleh debu-debu yang berhamburan masuk ke dalam mulut tadi. Jika masuk ke dalam hidung, akan terjadi bersin yang diakibatkan debu yang menempel pada bulu-bulu hidung, terjadilah influenza. Jika debu masuk ke dalam mata, aduuh itu yang paling menyakitkan karena akan membuat iritasi berupa kemerahan pada mata.
Alhamdulillah, bayi Fira selalu di rumah, namun apakah itu menjamin bayi Fira tidak tertulat batuk? mi, abi dan kakak Faiz selalu beraktivitas di luar rumah. Menghadapi d…

Persiapan Tes Masuk Sekolah Dasar

Dua tahun lalu, ummi mencari artikel mengenai seluk beluk tes masuk sekolah. Dua tahun lalu, Faiz akan lulus TK B, di mana pihak TK memberikan penjelasan, bahwa kemampuan akademis Faiz cukup untuk masuk SD. Hunting sekolah dasar di sekitar tempat tinggal pun di mulai. Artikel di google yang ummi temukan, juga cukup menjawab pertanyaan klise, soal tesnya bagaimana?
Sekolah pertama, pihak sekolah merasa ragu, karena usia Faiz waktu itu baru 5,8 bulan. Pihak sekolah meminta Faiz untuk mengikuti tes masuk pada hari yang ditentukan.  Dua hari sebelum tes, ummi menyiapkan soal-soal membaca, menghitung dan menulis. Soal-soal tersebut, ummi ambil dari artikel di google dan sebagian dari buku-buku mewarnai, di mana ada latihan menulis dan berhitung. Faiz lulus dan hari pertama masuk sekolah, Faiz sudah menangis mencari ummi. Hari kedua, hari ketiga, seminggu, dua minggu Faiz masih bersemangat ke sekolah, namun meminta agar ummi, masih menunggu di depan pintu kelas. Mencoba masuk ke sekolah ya…

5 Sekolah Dasar Pilihan di Sekitar Cipondoh

Memilih sekolah untuk Faiz, pertimbangannya adalah, sekolah yang tidak terlalu jauh dari rumah dan memilih sekolah dengan tetap mempertimbangkan kualitasnya. Tahun 2015 kemarin, mi dan bi sudah memilihkan dua sekolah untuk Faiz dan akhirnya hanya menjadi pilihan saja. Sebetulnya, nama Faiz sudah tercatat di dua sekolah tersebut. Di sekolah pertama, Faiz bersekolah dua bulan, di sekolah ke dua, hanya satu bulan saja.
Ada Faktor yang mengakibatkan Faiz urung bersekolah dan menjadi keputusan berat untuk mi dan bi menarik Faiz dari sekolah. Tahun 2016 ini, Faiz menyatakan sudah siap dan tidak akan mengulangi hal yang mengakibatkan mi dan bi menarik Faiz dari sekolah.  
Tahun ini, ada satu sekolah yang diinginkan Faiz, namun sayang sekali sekolah tersebut sudah menutup pendaftarannya. Di bulan Januari ini malah sudah menerima angusuran pertama. Tidaki bisa dibuka, waiting list begitu? katanya tidak bisa, sudah tutup. Okelah kalau begitu.
Berikut, mi rangkum 5 sekolah dasar pilihan di seki…