Skip to main content

Membeli Aksesoris Rambut Untuk Bayi perempuan

Memiliki bayi perempuan memang menggemaskan sekali, mulai dari wajahnya yang unik, perlengkapan berpakaian hingga aksesoris rambutnya. Gak sabar sekali untuk mendandani mulai dari menggenakan pita, jepit dan bandana.

Sudah terbayang semenjak berada di dalam kandungan, bayi perempuan ini bakalan menggenakan baju warna ini, senada dengan baju yang mi pakai. Rambutnya akan diberikan bandana, jepit dan pita senada dengan warna baju. Haduuuh respot banget mikirnya ketika mi nulis ini sekarang.

Bayi Fira berusia satu bulan, mi nge-Mall dan mencari bandana untuk bayi Fira. Dapat sich, beli tiga... satu warna pink, satu warna merah dan putih. Ukurannya beda ada yang kecil dan ada yang besar. Pikir mi, yang besar untuk bayi Fira besar nanti.

Walah ternyata, dua yang berwarna merah dan putih itu kekecilan, apaan ini? mi gak paham ukuran kepala bayi Fira, yang pada usia satu bulan sudah semakin ndut. Jadi...tidak terpakai, sayang sekali ya sayang.

Nah, itu cerita pertama. Cerita yang kedua seperti ini.



Rambut bayi Fira itu seprti rambut mi, kalau abi bilang rambut singa yang ke atas, ngejegrak dan bikin gemes tangan pingin nano nanoin itu rambut. Mulai dari ciput buat bayi yang dibeli jauh sekali di Cilacap, eeeheeem hingga jepit dan bandana dibeli.

Apa yang terjadi, bayi Fira semakin terlihat cantik dan mi makin tersaingi. Uhuuuk. Klak klik bayi Fira diambil fotonya untuk kenang-kenangan ceritanya, belum sampai selesai sesi pemotretannya, tangan bayi Fira sudah melepaskan dengan tragis aksesoris rambutnya.

Bandana pernah menutupi mata dan bayi Fira menjadi histeris. Ciput apalagi, dikenyotin hiasan pitanya, aduuuh... nah kalau jepit yang nota benenya adalah barang yang tidak lunak, kan berbahaya sekali ya moms.

Lalu? oleh karena itu, mi mencoba untuk introspeksi diri, bahwa:

Belilah aksesoris rambut dengan bijak, agar tidak menyesal di kemudian hari. Kok bisa begitu, iya karena ternyata mi hanya menginginkan bayi Fira mengenakan, bukan menyamankan bayi Fira. Alhamdulillah sich, aksesoris yang dibeli untuk bayi Fira tidak sampai dikunyah sama kakak Faiz sich.

Saran mi ketika membeli aksesoris untuk bayi perempuan, ya seperti ini.
  1. Jangan kalap mata
  2. Bijak dengan menilai kewajaran ketika membeli
  3. Bahan yang aman untuk bayi menurut usianya
  4. rumput tetangga selalu terlihat hijau
  5. Tanya dulu ke bayinya..dedek suka? geleng belum tentu tidak mau, heheeee.
Salam
@astinas

Comments

Popular posts from this blog

Transpulmin Balsam untuk Batuk Bayi Fira

Haaai, apa kabar? hari ke -6 di bulan Ramadhan pada bulan Juni 2015. Cuaca masih kurang bersahabat dengan mi, bi , kakak Faiz dan tentu saja bayi Fira. Cuaca panas membuat tanah menjadi kering dan tertiup angin sehingga udara menjadi sangat kotor. Mi sering melihat lo, angin menbawa debu yang tidak tipis, namun tebal, bagaimana jika debu tebal tersebut masuk ke mulut, hidung dan mata kita?
Batuk Mudah Menular, lho. Sudah dipastikan, jika masuk ke dalam mulut, mulut akan terasa gatal, batuk berdahak yang disebabkan oleh debu-debu yang berhamburan masuk ke dalam mulut tadi. Jika masuk ke dalam hidung, akan terjadi bersin yang diakibatkan debu yang menempel pada bulu-bulu hidung, terjadilah influenza. Jika debu masuk ke dalam mata, aduuh itu yang paling menyakitkan karena akan membuat iritasi berupa kemerahan pada mata.
Alhamdulillah, bayi Fira selalu di rumah, namun apakah itu menjamin bayi Fira tidak tertulat batuk? mi, abi dan kakak Faiz selalu beraktivitas di luar rumah. Menghadapi d…

Persiapan Tes Masuk Sekolah Dasar

Dua tahun lalu, ummi mencari artikel mengenai seluk beluk tes masuk sekolah. Dua tahun lalu, Faiz akan lulus TK B, di mana pihak TK memberikan penjelasan, bahwa kemampuan akademis Faiz cukup untuk masuk SD. Hunting sekolah dasar di sekitar tempat tinggal pun di mulai. Artikel di google yang ummi temukan, juga cukup menjawab pertanyaan klise, soal tesnya bagaimana?
Sekolah pertama, pihak sekolah merasa ragu, karena usia Faiz waktu itu baru 5,8 bulan. Pihak sekolah meminta Faiz untuk mengikuti tes masuk pada hari yang ditentukan.  Dua hari sebelum tes, ummi menyiapkan soal-soal membaca, menghitung dan menulis. Soal-soal tersebut, ummi ambil dari artikel di google dan sebagian dari buku-buku mewarnai, di mana ada latihan menulis dan berhitung. Faiz lulus dan hari pertama masuk sekolah, Faiz sudah menangis mencari ummi. Hari kedua, hari ketiga, seminggu, dua minggu Faiz masih bersemangat ke sekolah, namun meminta agar ummi, masih menunggu di depan pintu kelas. Mencoba masuk ke sekolah ya…

5 Sekolah Dasar Pilihan di Sekitar Cipondoh

Memilih sekolah untuk Faiz, pertimbangannya adalah, sekolah yang tidak terlalu jauh dari rumah dan memilih sekolah dengan tetap mempertimbangkan kualitasnya. Tahun 2015 kemarin, mi dan bi sudah memilihkan dua sekolah untuk Faiz dan akhirnya hanya menjadi pilihan saja. Sebetulnya, nama Faiz sudah tercatat di dua sekolah tersebut. Di sekolah pertama, Faiz bersekolah dua bulan, di sekolah ke dua, hanya satu bulan saja.
Ada Faktor yang mengakibatkan Faiz urung bersekolah dan menjadi keputusan berat untuk mi dan bi menarik Faiz dari sekolah. Tahun 2016 ini, Faiz menyatakan sudah siap dan tidak akan mengulangi hal yang mengakibatkan mi dan bi menarik Faiz dari sekolah.  
Tahun ini, ada satu sekolah yang diinginkan Faiz, namun sayang sekali sekolah tersebut sudah menutup pendaftarannya. Di bulan Januari ini malah sudah menerima angusuran pertama. Tidaki bisa dibuka, waiting list begitu? katanya tidak bisa, sudah tutup. Okelah kalau begitu.
Berikut, mi rangkum 5 sekolah dasar pilihan di seki…