Tuesday, 18 September 2018

Resep Tahu Sayur Mixed Udang untuk Anak Tidak Suka Seafood



[Makanan Anak] : Tahu Sayur Mixed Udang


Fira, 4 tahun lebih beberapa hari, sampai hari ini tidak suka sama sekali dengan olahan seafood. Ikan, cumi, udang langsung ditutup mulutnya saat saya memberi olahan dari jenis seafood tersebut. Flash back ke masa MPASI, rasanya saya sudah mengenalkan beberapa jenis ikan. Memang, sejak mengenalkan MPASI dengan bahan seafood, Fira agak menolak. Namun upaya dari mamak-makan yang punya bayi, main masukin saja kan ke dalam mulutnya. Bayi belum bisa protes, to. Sekaranglah saat Fira sudah bisa protes, sudah bisa memilih dan ngomong, ya harus dicari solusinya, kenapakah? bagaimana caranya supaya Fira tetap mengkonsumsi olahan seafood. Begitu.

Tahu mixed sayuran tanpa udang dengan taburan bawang goeng




Rasa was-was, takut Fira kekurangan protein dari seafood kadang menghantui. Meski selama ini, selalu memberi protein hewani dari jenis lain, tapi tetep dong, penasaran sekali kenapa sich, makanan yang gurih, enak dan kaya kandungan nutrisi dan gizi kok Fira sama sekali ndak mau. Sudah dicoba beberapa kali, ikan dikukus, ikan dibakar, udang ditepungin, disuapin sembari bermain mainan yang disuka, tetep ikan yang sudah lembut itu, tetap dikeluarin dan dia berkata "No".


Kandungan Seafood


Olahan ikan dan udang yang diberikan untuk Fira mungkin masih bertekstur dan berasa seafood. Jadi saat berada di mulut Fira, anaknya kerasa terus dikeluarin lagi. Duh, masa alasannya karena ndak suka teksturnya yang kadang memang agak lebih menonjol dibandingkan sayur dan nasi. Padahal kan olahan seafood ini mengandung  lemak 5%, protein 15 %, vitamin mineral 5% dan juga mengandung asam amino essensial dan Omega 9 yang masih sangat dibutuhkan untuk tumbuh dan kembangnya Fira, kan. 

Solusi untuk mengatasi hal tersebut, hari ini Fira dibuatkan menu dari bahan makanan yang paling disuka. Tahu. Yup, Fira suka sekali tahu, mau tahu digoreng, tahu disemur maupun tahu dipepes, Fira suka. So, menu hari ini adalah Tahu Sayur mixed udang. Udang dipilih karena sekalian untuk campuran masakan orang dewasa di rumah, hehehe. Beli udang di pasar 1 ons 10.000, mahal banget ya. 

Alasan mencari menu yang berbahan seafood, karena kami itu doyan sekali Seafood. Sering makan di tenda seafood dan Fira hanya menyantap tahu, hanya karena Fira ndak suka olahan seafood. Meski, potongan ikan sudah dibejek, dilumatkan dan dimasukkan ke tengah nasi yang paling dalam, tetep saja dikeluarkan. Sedih kan, masa yang lain makan seafood, Fira team hore saja. Ndak tega, maak. 

Resep Tahu Sayur Mixed Udang


Cara memasak Tahu Sayur mixed Udang cukup praktis, mudah, cepat dengan tambahan doa, supaya Fira mau menghabiskan makanannya. Ndak muluk-muluk dech, mau mengunyah sampai habis satu suapan makanan yang berisi udang saja, sudah Alhamdulillah.


Sarapan Fira pagi tadi, Alhamdulillah tersisa 1 suapan saja


Untuk bahan-bahannya sebagai berikut :

  1. Tahu sebanyak 6 buah, direbus kemudian dilumatkan, sebagai bahan utama
  2. Udang, 1 ons saya bagi dua, dicuci bersih kemudian cincang halus
  3. Labu baby 1 buah, dikupas, diiris dadu kecil
  4. Wortel setengah buah, kira-kira 15 cm , diiris dadu kecil
  5. Daun bawang 2 helai, diiris tipis
  6. Air bersih
  7. Minyak goreng
  8. Bawang putih 4 buah dan garam dihaluskan sebagai bumbu halus
Cara memasaknya sebagai berikut :
  1. Panaskan minyak di wajan, sedikit saja untuk menumis bumbu halusnya
  2. Setelah bumbu wangi, masukkan udang cincang, wortel dan labu. Tumis-tumis sebentar. Beri air supaya sayuran empuk
  3. Setelah sayuran empuk, koreksi rasa
  4. Masukkan daun bawang dan tahu, tumis sampai semua tahu dan sayuran merata
  5. Angkat setelah aroma harum tercium
Tahu dipilih karena Fira suka tahu. Tahu merupakan protein nabati yang juga mengenyangkan. Sayuran, berupa labu baby, wortel dan daun bawang ditambahkan supaya ada mineral dan vitamin. Daun bawang ini membuat aroma wangi di makanan, jadi suka saja menambahkannya. Udang dicincang halus, supaya Fira tidak merasakan tekstur keras dari seafood namun tetap ada aroma udang.

Menu untuk MPASI 


Menu yang dibuat hari ini, juga bisa banget loh sebagai menu MPASI. Moms dapat menambahkan karbohidrat dan mengganti sayuran dengan sayuran lainnya. Tahu yang dipilih, tahu yang teksturnya lembut dan enggak keras. Tahunya bisa diganti tahu sutera, tahu susu, tahu bandung yang teksturnya lembut sekali. Kebetulan chefnya @dapurastata langganan di tukang tahu. Tahunya tahu kuning tapi dalamnya super lembut. 

Untuk minyak goreng bisa diganti dengan mentega atau minyak kelapa. Oh iya, sayurannya bisa diparut menggunakan parutan keju atau diiris lebih tipis, supaya lebih cepat lunak. 

Jreng-jreeng, tiba saatnya Fira untuk sarapan. Beberapa hari yang lalu, Fira sudah pernah sich diberi menu makanan berupa tahu mixed sayuran, tanpa udang. Jadi, awalnya sudah percaya diri dech, Fira bakal mau. Di piring saji, ada nasi hitam, cokelat dan putih dan tahu sayur mixed udang. Makannya sembari nonton televisi. Alhamdulillah satu persatu sendok yang berisi nasi, tahu sayur mixed udang masuk, tanpa protes dan mengeluarkan cicangan udang. Sebetulnya saya juga masih merasa ada cincangan udang yang masih menonjol. Tapi Fira anteng-anteng saja.


So, siang ini menu makan Fira masih menu yang sama, dengan tambahan tumis buncis dan buah anggur. Semoga lebih lahap makannya ya, Fira.


Jadi, untuk ibu-ibu, mama-mama, bunda-bunda, ummi-ummi yang anaknya sedang ogah menyantap makanan. Sabar ya bu, ini bukan ujian, tapi memang rata-rata anak-anak akan menunjukan hal tersebut. Ibu-ibu perlu tenang, mencari solusi yang terbaik dan termudah. 

31 comments:

  1. aaaah kalau anak begini aku pun mau Astin hehehe. Tapi aku memang pecinta tahu sih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, akupun icip juga Mbak, lumayan lah. Jadi ndak begitu lama ngunyahnya

      Delete
  2. Kreatif sekali ni Mbak Astin, ini bahannya dibulet-buletin bisa jadi perkedel tahu juga ya buat emaknya hihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener banget, dimakan begini saja enak loh

      Delete
  3. Dah kalau mpasi nya gini, bisa-bisa diriki jg ikutan makan mbk. Hehe. Catet ah, praktekin kalok udh lahiran dan waktunya mpasi. Makasih sharenyaaaaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Siapapun suka Mbak, enak dan semua pasti suka ya. Wah seang menunggu kelahiran ya, Mbak. Sehat sehat y

      Delete
  4. Keponakanku tuh mbaa susah banget makan sayur. Kayaknya aku harus bilangin emaknya untuk dikreasikan sepetti ini. DSan yakin banget kalau anaknya akan doyan. Anak kan suka sesuatu yang unik dan menarik dalam pandangannya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bener ini ada sayurannya, dan besok-besok, sayurnya juga mau kuganti.

      Delete
  5. Jadi lapar Mbak, mau juga doong Fira .
    Fira pintaar, yg lahap ya cantik makannya :)

    ReplyDelete
  6. Tahunya jadi semakin gurih karena ada udang. Bisa tambah lahap makannya :)

    ReplyDelete
  7. udangnya bersembunyi ya jadi anak-anak bisa tetap makan seafood. Astin kalau aku suka bikin pelas udangnya dihaluskan trus tambah kelapa parut pakai telor digoreng deh

    ReplyDelete
  8. udangnya bersembunyi ya jadi anak-anak bisa tetap makan seafood. Astin kalau aku suka bikin pelas udangnya dihaluskan trus tambah kelapa parut pakai telor digoreng deh

    ReplyDelete
  9. Aku msh muter otak cari cara nyempilin prohe yang ikan ke anak2. Mrk ogah jg disempilin pake tahu gini. Yg ada emaknya yg makan haha. Mw coba jd nugget tp dimix sama ayam. Krn nugget full ikan anak2 tu emoh jg #tariknafashembuskan

    ReplyDelete
  10. Wow senangnya kalau anak lahap masakan kita ya

    ReplyDelete
  11. Ehmmmm...enyaaak. dulu Mpasi Pendar aku pake metode WHO jadi semua kucobakan. Dulu doyan semua, tapi setelah pendar balita dia mulai punya makanan yang disuka dan tidak, telur dia sama sekali ga suka meski kuolah beda. Solusinya kubuat campuran pepes dll, klonseafood dia favorit semua

    ReplyDelete
  12. Ini sungguh meninspirasi buat Yasmin dan Bundanya. Lagi ada permasalahan tentang makan nih, Bund.

    ReplyDelete
  13. Siapa bilang bayi ga bisa protes mba? Hehehe bayi ku protes melulu nuh ga mau makan hehehe.. but thanks buat sharing resep tahu sayur nya, aku akan coba next time tapi tanpa udang karena masih kecil ^^

    ReplyDelete
  14. Ini mah aku doyan hahahaha. Miqdad suka ngemil tahu bacem

    ReplyDelete
  15. Aku mo nyimpen resepnya ah. Anakku nggak suka sea food, makanya kadang kuakali dengan membalutnya dalam bentuk nugget :D

    ReplyDelete
  16. Kalauada udang, wanginya jadi makin menggoda. Mau cobain untuk Maryam, ah.

    ReplyDelete
  17. Harus kreatif ya ibunya supaya anakpunmau menyantap yg kita hidangkan. Kebayang tahu udang, jadi laper nih hehehe

    ReplyDelete
  18. anak saya sih suka segala jenis makanan, cuma mungkin penyajian saya yang salah kali ya. makasih resepnya bun, ternyata kudu diiris halus ya biar anak mau makan dan gak pake ngunyah lama lama hehe itu kali ya masalah utama mereka males makan, ngunyahnya lama banget

    ReplyDelete
  19. Aku nyoba bikin olahan tahu buat anak2 tp gak dimakan. Ujung2nya emaknya yang ngabisin. Anak2 doyan nya tempe. Lha emak bingung bikin olahan tempe. Ada resep yg sama tempe gs mba asti hehehe selama ini cm digoreng tok

    ReplyDelete
  20. Wah makan udang + tahu kalau aku sih pasti jadi makan terus!

    ReplyDelete
  21. Jadi ingat zaman anak-anak MPASI. Aisyah suka banget makan ikan belu tapi kalau seafood malah anak-anakku kurang doyan. Udang ditepung zaman udah SD. Semoga anaknya tambah lahap makan ya Mbk.

    ReplyDelete
  22. Waaaaa ini ilmu bekel buat aku kelak kalau ada anak mba Asti, hehhehe biar kalo bingung pas MPASI tinggal loncat ke blog ini cari referensi menu. Apalagi aku juga demen ama seafood.

    ReplyDelete
  23. Padahal udang kan enak banget ya Mba Astin. Hihi. Yah itu dia kudu kreatif nih kalo jadi mamah-mamah.

    ReplyDelete
  24. Mba, ini mah emaknya juga doyan hihihi. Penggemar tahu.

    ReplyDelete
  25. This post is perfect for me!

    ReplyDelete
  26. Mau masak kayak gitu kalau besok udah punya anak :D

    ReplyDelete
  27. Boleh dicoba nih nanti resep ala kakak :)

    ReplyDelete

Haaai, Terima Kasih ya sudah mengunjungi Buku Harian Anak-Anak


Yuk jejakkan komentar, supaya saya juga dapat berkunjung balik. Terima kasih ^-^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...