Skip to main content

Fira Menggowes Sepeda Roda Tiga

Hai hallo apa kabar teman-teman Faiz dan Fira? sedang apa nich sore-sore begini? di sudut sini, hujan turun dengan derasnya. Padahal, kakak Faiz sudah pingin sekali membawa Fira untuk bersepeda di lapangan, samping rumah.

Iya, Fira sedang senang-senangnya menggowes sepeda roda tiga-nya lagi. Setelah beberapa lama, Fira ngambek menggendarai sepeda roda tiganya. Apa pasal? karena sewaktu Fira mengendarai sepeda roda tiganya, Fira terjatuh. Entah bagaimana kejadiannya. Mulai saat itu, Fira sama sekali enggak mau menyentuh sepeda roda tiganya.

Sepeda Roda Tiga


Sepeda roda tiga ini, ummi beli di toko sepeda. Waktu itu, ummi berkeliling ke beberapa toko sepeda di daerah tempat tinggal Fira. Ada tiga toko mainan anak, yang menjual sepeda roda tiga. Namun, beberapa pilihan tidak begitu menarik untuk dibeli. Salah satu alasannya adalah bahan sepeda roda tiganya kurang kuat.

Ummi juga mencari di toko sepeda di daerah Taman Royal. Satu toko sepeda menjual lebih mahal harga sepeda roda tiga yang ummi temui di toko mainan anak. Fix, gak bakal ummi beli di toko tersebut. Kemudian ummi mengambil jalam memutar untuk pulang ke rumah. Eh, kok ketemu toko sepeda lagi. Kebetulan ada sepeda roda tiga berwarna pink.

Dadaaah, ini sepeda roda tiga saat pertama kali dibeli


Setelah bertanya-tanya dan pemilik toko sepeda tersebut bertanya untuk anak usia berapa? dipilihkan sepeda roda tiga buatan China. Lah kok, kenapa menawarkan sepeda buatan negara lain? salah satu alasannya adalah kualitas buatan China lebih bagus dibandingkan buatan Indonesia. Pemilik toko menunjukkan, bahwa kualitas sepeda tersebut sangat bagus dengan menaiki dan meloncat-loncat di atasnya.

Seep dech, ummi membeli sepeda roda tiga dengan bahan dasar besi. Usianya sudah hampir 2 tahun lebih semenjak dibeli. Kadang terkena sinar matahari langsung, kadang terkena air hujan. Penampilannya masih bagus, cuma bagian sedalnya yang terlihat kotor karena terkena air hujan. Trus, sepeda roda tiga ini juga suka dinaikin kakak Faiz dan teman-temannya. Hm, memang benar ya, harga memang membawa rupa.

Lagu Kring-Kring Gowes-Gowes


Satu minggu yang lalu. Di sebuah sore, ummi kembali mengajak Fira untuk menggowes sepedanya. Kasihan melihat Fira yang sampai usianya 2 tahun 7 bulan ini, gowesannya belum lancar. (enggak ada sich parameter usia segini bisa naik sepeda..hehee). Iya, kasihan karena sepeda roda tiganya enggak pernah dipakai. 

Fira juga senang menyanyikan lagu kring-kring gowes-gowes. Jadi ada gunanya juga Fira menyanyikan lagu tersebut. Ummi jadi mengajak Fira dengan nyanyian lagu sepeda itu. Eh, anaknya mau juga.

Waaah, ummi senang sekali sewaktu Fira mau menyentuh sepeda roda tiganya. Apalagi mau duduk di sadelnya, kemudian kakinya diletakkan di pedal sepeda roda tiga warna pink itu. Ummi membantu mendorong sepeda roda tiganya, karena kaki Fira belum kuat untuk menggowes pedalnya.

Alhamdulillah. Ummi senang sekali, sepeda yang ummi sengaja belikan supaya Fira mau berlatih menggowes, akhirnya dipakai lagi, horaaay. 

Fira menggowes sepeda roda tiganya dengan bantuan dorongan tangan ummi. Dari arah depan rumah, sampai ke lapangan. Beruntung tinggal di pojokan, karena ada lahan yang luas untuk Fira belajar menggowes sepeda. Kondisi jalanan waktu itu, juga tidak begitu ramai anak-anak yang mengendarai sepeda. Jadi, asyik banget dech. 

Menggowes Sepeda Roda Tiga Sendiri


Tadi siang, sembari ummi menyuapi Fira semangkuk nasi dan kuah tumis sayur pacoy. Ummi ajak Fira menggowes sepeda roda tiganya di garasi rumah. Fira bersemangat loh, menaiki sepeda roda tiganya. Ummi bilang, supaya hati-hati, takut terjatuh lagi, nanti ngambek lagi.

Berhubung ummi repot dengan mangkuk dan sendok. Ummi memberikan kepercayaan kepada Fira, untuk mencoba menggowes sepeda roda tiganya, sendiri. Tanpa dorongan dari ummi. 

Ummi memberikan arahan dari jauh. Setelah kedua kaki berada di pedal. Kaki yang berada paling tinggi itulah yang digunakan untuk menggowes terlebih dahulu. Coba tekan dan turunkan kaki yang sebelah ini.

Tralaaa, beberapa kali melakukan latihan gowesan, Fira sudah mampu mempelajari bagaimana cara sepeda roda tiganya dapat berjalan, tanpa dorongan dari orang lain.


Kakak Faiz yang berada di dalam rumah, langsung ke luar rumah dan berkata "Fira bisa???". Hehhee, asyiiik, Fira sendiri juga bilang kalau aku bisaaaa. 

Sedikit cerita tentang kakak Faiz. Dulu, kakak Faiz bisa mengendarai sepeda roda dua di usia 4 tahun. Jadi, mulai sekarang, ummi ingin mengenalkan bagaimana cara menggowes sepeda terlebih dulu. Bagaimana proses sepeda itu bekerja. Bagaimana caranya supaya sepedanya dapat melaju dan berhenti. 

Karena, menggendarai sepeda banyak sekali manfaatnya loh, untuk anak-anak. Selain melatih keberanian, juga sebagai bentuk sosialisasi dengan teman-temannya yang lain. Ada masanya anak-anak pasti akan bermain sepeda. Nah, supaya Fira dapat berbaur dengan teman-temannya yang bersepeda, Fira harus berkenalan dengan sepeda dulu. 

Siang tadi, beberapa kali Fira menggowes dan memundurkan sepeda roda tiganya. Ummi lihat gerakan kakinya sudah cukup luwes. Gerakan badannya juga sudah mulai menyatu dengan gerakan sepeda roda tiganya. Em, mungkinkah Fira sudah menguasai teknik untuk menggerakan sepeda ya? lihat dech, video yang ummi rekam ini. Hihiii ummi bahagia banget, Fira mau naik sepedanya saja, ummi sudah seneng, apalagi ini. Fira sudah mengowes sepeda roda tiganya sendiri. Hihii, good job, Nak. 



Berhubung siang tadi panasnya menyengat sekali. Ummi juga sudah pingin masuk ke dalam rumah. Akhirnya sesi latihan gowes sepeda roda tiga selesai dulu. Berharap sore hari bisa latihan lagi, eh ternyata hujan turun dengan derasnya. Fira juga tertidur nyenyak nich. Mimpi indah ya, Nak. Mimpi bisa mengowes sepeda roda duaaa. Asyiik dech, nanti ummi, abi, kakak dan Fira bersepeda ria yaaak.

Comments

  1. wah Fira sepedanya bagus ya, pinkyyy.. hehehe yang semangat ya Fira sayang gowesnya.. tapi hati2 lho, ntar jatuh.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Transpulmin Balsam untuk Batuk Bayi Fira

Haaai, apa kabar? hari ke -6 di bulan Ramadhan pada bulan Juni 2015. Cuaca masih kurang bersahabat dengan mi, bi , kakak Faiz dan tentu saja bayi Fira. Cuaca panas membuat tanah menjadi kering dan tertiup angin sehingga udara menjadi sangat kotor. Mi sering melihat lo, angin menbawa debu yang tidak tipis, namun tebal, bagaimana jika debu tebal tersebut masuk ke mulut, hidung dan mata kita?
Batuk Mudah Menular, lho. Sudah dipastikan, jika masuk ke dalam mulut, mulut akan terasa gatal, batuk berdahak yang disebabkan oleh debu-debu yang berhamburan masuk ke dalam mulut tadi. Jika masuk ke dalam hidung, akan terjadi bersin yang diakibatkan debu yang menempel pada bulu-bulu hidung, terjadilah influenza. Jika debu masuk ke dalam mata, aduuh itu yang paling menyakitkan karena akan membuat iritasi berupa kemerahan pada mata.
Alhamdulillah, bayi Fira selalu di rumah, namun apakah itu menjamin bayi Fira tidak tertulat batuk? mi, abi dan kakak Faiz selalu beraktivitas di luar rumah. Menghadapi d…

Persiapan Tes Masuk Sekolah Dasar

Dua tahun lalu, ummi mencari artikel mengenai seluk beluk tes masuk sekolah. Dua tahun lalu, Faiz akan lulus TK B, di mana pihak TK memberikan penjelasan, bahwa kemampuan akademis Faiz cukup untuk masuk SD. Hunting sekolah dasar di sekitar tempat tinggal pun di mulai. Artikel di google yang ummi temukan, juga cukup menjawab pertanyaan klise, soal tesnya bagaimana?
Sekolah pertama, pihak sekolah merasa ragu, karena usia Faiz waktu itu baru 5,8 bulan. Pihak sekolah meminta Faiz untuk mengikuti tes masuk pada hari yang ditentukan.  Dua hari sebelum tes, ummi menyiapkan soal-soal membaca, menghitung dan menulis. Soal-soal tersebut, ummi ambil dari artikel di google dan sebagian dari buku-buku mewarnai, di mana ada latihan menulis dan berhitung. Faiz lulus dan hari pertama masuk sekolah, Faiz sudah menangis mencari ummi. Hari kedua, hari ketiga, seminggu, dua minggu Faiz masih bersemangat ke sekolah, namun meminta agar ummi, masih menunggu di depan pintu kelas. Mencoba masuk ke sekolah ya…

5 Sekolah Dasar Pilihan di Sekitar Cipondoh

Memilih sekolah untuk Faiz, pertimbangannya adalah, sekolah yang tidak terlalu jauh dari rumah dan memilih sekolah dengan tetap mempertimbangkan kualitasnya. Tahun 2015 kemarin, mi dan bi sudah memilihkan dua sekolah untuk Faiz dan akhirnya hanya menjadi pilihan saja. Sebetulnya, nama Faiz sudah tercatat di dua sekolah tersebut. Di sekolah pertama, Faiz bersekolah dua bulan, di sekolah ke dua, hanya satu bulan saja.
Ada Faktor yang mengakibatkan Faiz urung bersekolah dan menjadi keputusan berat untuk mi dan bi menarik Faiz dari sekolah. Tahun 2016 ini, Faiz menyatakan sudah siap dan tidak akan mengulangi hal yang mengakibatkan mi dan bi menarik Faiz dari sekolah.  
Tahun ini, ada satu sekolah yang diinginkan Faiz, namun sayang sekali sekolah tersebut sudah menutup pendaftarannya. Di bulan Januari ini malah sudah menerima angusuran pertama. Tidaki bisa dibuka, waiting list begitu? katanya tidak bisa, sudah tutup. Okelah kalau begitu.
Berikut, mi rangkum 5 sekolah dasar pilihan di seki…