Skip to main content

Bersabar Saat Memperlakukan Anak

Malam ini, menulis lagi untuk merekam jejak jejak anak-anak pada buku harian anak anak. Rasanya baru kemarin melihat Faiz berlari-larian karena tidak ingin ditinggal saya untuk bekerja. Rasanya baru kemarin Faiz mengelus perut saya yang sedang hamil Fira.

Malam ini, setelah mengantar Fira berobat ke dokter. Berobat karena abinya kasihan melihat putri cantiknya itu pilek dan batuk dan sedang tidak suka nasi. Awalnya saya ragu, alasannya, Fira bertolak belakang dengan kakaknya. Sulit sekali saat minum obat.

Ternyata ada satu hal lagi yang bertolak belakang. Menangis meraung-raung di dalam kamar periksa. Sudah dua kali ini, Fira dibawa ke dokter. Menangis dan meraung lagi. Awalnya saya ingin menunggu sampai Fira nyaman, baru dokter memeriksanya. Tapi bu dokter meminta saya untuk merebahkan badan Fira. Sedih.



Sampai di rumahpun, ketika memberikan Fira obat. Tangisan dan tolakan dari Fira. Kakaknya menyemangati adiknya. Tapi tetap saja, tiga suap obat tidak seratus persen masuk ke dalam mulutnya. FAIL?

Hanya doa dari saya, agar pilek dan batuk Fira yang cukup mengganggunya segera diangkat. Fira dapat berlarian dengan bebas tanpa harus ada cairan hangat dari hidungnya. 

Malam ini pun, adalah malam pertama Faiz menjalankan keinginan dan niatnya untuk tidur sendirian. Di kasurnya, bukan di dalam kamar utama kami. Kaget? enggak, niatnya sudah sering sekali dilontarkan. Faiz mempersiapkan baju ganti untuk mandi besok pagi. Jam weker diset pukul 3 pagi.

Malam ini, di mana saya ingin tidur lebih awal, tidur dengan nyenyak, tapi harus rela untuk menemani Faiz terlebih dulu. Memang sich, dia tidak meminta. Tapi Faiz yang anak umian, kata akung dan utinya. Faiz yang tidak dapat lepas dari uminya meskipun hanya sekejap. Faiz yang akan memukulkan tangannya ke badan saya, ketika saya hilang dari pandangannya.





Ach...ingatan saya kembali mengenang masa kecil Faiz. Faiz sudah terlelap dan bermimpi akan impiannya. Sebenarnya saya TIDAK TEGA, Faiz tidur sendirian. Sebenarnya saya ingin mengatakan LAIN KALI SAJA. Saya hanya dapat menarik kasur di bawah tempat tidurnya. Menemaninya berdoa dan menemaninya hingga Faiz terlelap baru pindah ke kamar.

Pikiran sayapun langsung bergejolak, menemaninya atau pindah kamar. Hmmmmmm, ya Allah jika saya tetap menemaninya dan bangun lebih awal dari Faiz, dia juga tidak tahu kalau tidurnya ditemani. Dengan begitu rasa percaya dirinya serta jiwa pemberaninya sudah afdolkan ya? mungkin untuk malam pertama ini, saya akan menemaninya. Itu keputusan saya. Uminya yang cengeng ternyata *hiks, how dong...Love you, my son.

Comments

  1. sabar terus tiada henti ya mbak, dalam segala apapun mmg harus bersabar apalagi sbg ibu. Saya juga pernah mengalami hal yg sama :-)

    ReplyDelete
  2. Semoga cepat sembuh ya untuk fira. Bicara soal mulai tidur terpisah, saya juga deg degan nih.. sepertinya malah saya yang susah rela tidur pisah sama navaro :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah, memang diperlukan ketegaran seorang ibu ya, Mbak. Salam buat Navaro

      Delete
  3. Wah jadi inget waktu ketemu Faiz pas acara Srikandi Blogger, nih Astin. Insya Allah Faiz bisa tidur sendiri.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaaa...dududuuh, Faiz masih seperti itu tuuh. Tapi sudah lebih dewasalah..hehee

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Transpulmin Balsam untuk Batuk Bayi Fira

Haaai, apa kabar? hari ke -6 di bulan Ramadhan pada bulan Juni 2015. Cuaca masih kurang bersahabat dengan mi, bi , kakak Faiz dan tentu saja bayi Fira. Cuaca panas membuat tanah menjadi kering dan tertiup angin sehingga udara menjadi sangat kotor. Mi sering melihat lo, angin menbawa debu yang tidak tipis, namun tebal, bagaimana jika debu tebal tersebut masuk ke mulut, hidung dan mata kita?
Batuk Mudah Menular, lho. Sudah dipastikan, jika masuk ke dalam mulut, mulut akan terasa gatal, batuk berdahak yang disebabkan oleh debu-debu yang berhamburan masuk ke dalam mulut tadi. Jika masuk ke dalam hidung, akan terjadi bersin yang diakibatkan debu yang menempel pada bulu-bulu hidung, terjadilah influenza. Jika debu masuk ke dalam mata, aduuh itu yang paling menyakitkan karena akan membuat iritasi berupa kemerahan pada mata.
Alhamdulillah, bayi Fira selalu di rumah, namun apakah itu menjamin bayi Fira tidak tertulat batuk? mi, abi dan kakak Faiz selalu beraktivitas di luar rumah. Menghadapi d…

Persiapan Tes Masuk Sekolah Dasar

Dua tahun lalu, ummi mencari artikel mengenai seluk beluk tes masuk sekolah. Dua tahun lalu, Faiz akan lulus TK B, di mana pihak TK memberikan penjelasan, bahwa kemampuan akademis Faiz cukup untuk masuk SD. Hunting sekolah dasar di sekitar tempat tinggal pun di mulai. Artikel di google yang ummi temukan, juga cukup menjawab pertanyaan klise, soal tesnya bagaimana?
Sekolah pertama, pihak sekolah merasa ragu, karena usia Faiz waktu itu baru 5,8 bulan. Pihak sekolah meminta Faiz untuk mengikuti tes masuk pada hari yang ditentukan.  Dua hari sebelum tes, ummi menyiapkan soal-soal membaca, menghitung dan menulis. Soal-soal tersebut, ummi ambil dari artikel di google dan sebagian dari buku-buku mewarnai, di mana ada latihan menulis dan berhitung. Faiz lulus dan hari pertama masuk sekolah, Faiz sudah menangis mencari ummi. Hari kedua, hari ketiga, seminggu, dua minggu Faiz masih bersemangat ke sekolah, namun meminta agar ummi, masih menunggu di depan pintu kelas. Mencoba masuk ke sekolah ya…

5 Sekolah Dasar Pilihan di Sekitar Cipondoh

Memilih sekolah untuk Faiz, pertimbangannya adalah, sekolah yang tidak terlalu jauh dari rumah dan memilih sekolah dengan tetap mempertimbangkan kualitasnya. Tahun 2015 kemarin, mi dan bi sudah memilihkan dua sekolah untuk Faiz dan akhirnya hanya menjadi pilihan saja. Sebetulnya, nama Faiz sudah tercatat di dua sekolah tersebut. Di sekolah pertama, Faiz bersekolah dua bulan, di sekolah ke dua, hanya satu bulan saja.
Ada Faktor yang mengakibatkan Faiz urung bersekolah dan menjadi keputusan berat untuk mi dan bi menarik Faiz dari sekolah. Tahun 2016 ini, Faiz menyatakan sudah siap dan tidak akan mengulangi hal yang mengakibatkan mi dan bi menarik Faiz dari sekolah.  
Tahun ini, ada satu sekolah yang diinginkan Faiz, namun sayang sekali sekolah tersebut sudah menutup pendaftarannya. Di bulan Januari ini malah sudah menerima angusuran pertama. Tidaki bisa dibuka, waiting list begitu? katanya tidak bisa, sudah tutup. Okelah kalau begitu.
Berikut, mi rangkum 5 sekolah dasar pilihan di seki…