Skip to main content

Mengajari Anak Makan Sendiri? Gimana Caranya, Ya?

[Adv] Sebagian orang tua muda memiliki satu kebingungan kecil yang sering dihadapi. Salah satunya adalah mengajarkan anak untuk makan sendiri. Biasanya ibu-ibu akan menjadi gemes ya, kalau melihat balitanya mulai makan sendiri. Gemesnya bukan karena lucu, tapi karena makannya lama dan pastinya, berantakan sekali.

Agar makanan tidak berantakan dan menambah pekerjaan baru untuk ibunya, biasanya nich si ibu langsung mengambil alih, untuk langsung menyuapi anaknya saja, agar makannya cepat selesai dan tidak ada tumpahan makanan lagi. :(. Apakah hal yang diambil si ibu tadi, cukup benar? ternyata tidak. Balita memerlukan belajar makan sendiri untuk menstimulasi perkembangan syaraf dan fisiknya, lho.



Fira, anak kedua saya juga sedang senang-senangnya memegang sendok sendiri. Memasukan makanannya sendiri ke dalam mulutnya. Fira juga suka sekali menampis makanan yang saya suapkan. Jadi, sudah beberapa waktu yang lalu, saya memang memberikan kemandirian kepada Fira. Saya meletakkan satu piring nasi dan lauk di atas meja kecil, memperhatikan Fira dan jika makannya masih sedikit, karena biasanya makanan tersebut dimain-mainin saja, baru dech saya suapin.

Baca juga : Fira Sedang Asyik Belajar Makan Sendiri

Berikut beberapa tips untuk mengajarkan anak makan sendiri, coba disimak ya:

Mulai dengan Belajar Memegang


Cobalah untuk memulai dengan belajar memegang sesuatu. Biasakan untuk memberikan stimulasi belajar memegang pada bayi, ketika usia 8 hingga 10 bulan. Ada banyak sekali makanan yang dapat digunakan, untuk mengajarkan bayi makan sendiri. Makanan yang mudah digenggam bisa berupa biskuit bayi, potongan buah apel, potongan buah wortel rebus dan aneka jenis makanan lainnya. Namun perlu diingat ya, makanan tersebut jangan terlalu keras dan berisiko membuat balita tersedak.

Mempelajari Pegang Sendok


Supaya balita tertarik untuk memegang sendok dan belajar makan, saya biasanya berburu peralatan makan khusus untuk anak di MatakariMall. Di sela-sela aktifitas saya sebagai seorang ibu rumah tangga, pasti saya selalu menyempatkan untuk belanja online di MatahariMall. 

Belanja di MatahariMall tidak hanya praktis, namun belanja di situ membuat saya menjadi lebih hemat, lho. Banyak sekali perlengkapan anak-anak yang lucu dan siap untuk digunakan. Jadi tidak perlu repot untuk keluar rumah dan mencari di mall dech. Untuk perlengkapan balita juga paling juara di MatahariMall.

Bagaimana Cara Memegang Cangkir


Memegang gelas memang masih agak sulit untuk balita. Fira juga selalu saya bantu ketika dia sedang memegang gelas plastik. Lah kan plastik? ndak mungkin pecahkan? takutnya tersedak atau airnya tumpah ruah ke baju dan lantai, meski saya memberikannya sedikit-sedikit. Balita akan lebih mudah jika menggunakan cangkir pasti lebih mudah ya, karena kalau cangkir kan ada pegangannya. Sekarang ini kan banyak sekali produk mug bayi yang dilengkapi dengan pegangan di kedua sisinya dan tutup mug yang tidak mudah tumpah.

Gambar diambil dari MatahariMall


Sambil bersantai atau bermain, anak-anak akan menjadi tenang dan anteng memegang sendiri dan memasukan air minumnya sampai habis. Anak senang, ibu juga tenang. Kunci sukses mengajarkan anak makan sendiri pastinya berasal dari ketelatenan orangtuanya, ya. Anak-anak yang sudah diajarkan untuk makan sendiri sejak usia balita, akan tumbuh menjadi pribadi yang cepat mempelajari hal baru di kemudian hari. [2016:03]

Comments

  1. kalo anak lagi belajar makan pasti pada belepotan ya :D

    ReplyDelete
  2. Saya belum punya anak, Mba.
    Tapi suka bgt lihat anak kecil yg belajar makan.
    Mereka lahap tapi belepotan :)

    ReplyDelete
  3. iya sama kayak Aisyah, sekarang senangnya makan sendiri, pegang sendok dan minum sendiri. AWalnya ya gitu deh belepotan hihihi

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Transpulmin Balsam untuk Batuk Bayi Fira

Haaai, apa kabar? hari ke -6 di bulan Ramadhan pada bulan Juni 2015. Cuaca masih kurang bersahabat dengan mi, bi , kakak Faiz dan tentu saja bayi Fira. Cuaca panas membuat tanah menjadi kering dan tertiup angin sehingga udara menjadi sangat kotor. Mi sering melihat lo, angin menbawa debu yang tidak tipis, namun tebal, bagaimana jika debu tebal tersebut masuk ke mulut, hidung dan mata kita?
Batuk Mudah Menular, lho. Sudah dipastikan, jika masuk ke dalam mulut, mulut akan terasa gatal, batuk berdahak yang disebabkan oleh debu-debu yang berhamburan masuk ke dalam mulut tadi. Jika masuk ke dalam hidung, akan terjadi bersin yang diakibatkan debu yang menempel pada bulu-bulu hidung, terjadilah influenza. Jika debu masuk ke dalam mata, aduuh itu yang paling menyakitkan karena akan membuat iritasi berupa kemerahan pada mata.
Alhamdulillah, bayi Fira selalu di rumah, namun apakah itu menjamin bayi Fira tidak tertulat batuk? mi, abi dan kakak Faiz selalu beraktivitas di luar rumah. Menghadapi d…

Persiapan Tes Masuk Sekolah Dasar

Dua tahun lalu, ummi mencari artikel mengenai seluk beluk tes masuk sekolah. Dua tahun lalu, Faiz akan lulus TK B, di mana pihak TK memberikan penjelasan, bahwa kemampuan akademis Faiz cukup untuk masuk SD. Hunting sekolah dasar di sekitar tempat tinggal pun di mulai. Artikel di google yang ummi temukan, juga cukup menjawab pertanyaan klise, soal tesnya bagaimana?
Sekolah pertama, pihak sekolah merasa ragu, karena usia Faiz waktu itu baru 5,8 bulan. Pihak sekolah meminta Faiz untuk mengikuti tes masuk pada hari yang ditentukan.  Dua hari sebelum tes, ummi menyiapkan soal-soal membaca, menghitung dan menulis. Soal-soal tersebut, ummi ambil dari artikel di google dan sebagian dari buku-buku mewarnai, di mana ada latihan menulis dan berhitung. Faiz lulus dan hari pertama masuk sekolah, Faiz sudah menangis mencari ummi. Hari kedua, hari ketiga, seminggu, dua minggu Faiz masih bersemangat ke sekolah, namun meminta agar ummi, masih menunggu di depan pintu kelas. Mencoba masuk ke sekolah ya…

5 Sekolah Dasar Pilihan di Sekitar Cipondoh

Memilih sekolah untuk Faiz, pertimbangannya adalah, sekolah yang tidak terlalu jauh dari rumah dan memilih sekolah dengan tetap mempertimbangkan kualitasnya. Tahun 2015 kemarin, mi dan bi sudah memilihkan dua sekolah untuk Faiz dan akhirnya hanya menjadi pilihan saja. Sebetulnya, nama Faiz sudah tercatat di dua sekolah tersebut. Di sekolah pertama, Faiz bersekolah dua bulan, di sekolah ke dua, hanya satu bulan saja.
Ada Faktor yang mengakibatkan Faiz urung bersekolah dan menjadi keputusan berat untuk mi dan bi menarik Faiz dari sekolah. Tahun 2016 ini, Faiz menyatakan sudah siap dan tidak akan mengulangi hal yang mengakibatkan mi dan bi menarik Faiz dari sekolah.  
Tahun ini, ada satu sekolah yang diinginkan Faiz, namun sayang sekali sekolah tersebut sudah menutup pendaftarannya. Di bulan Januari ini malah sudah menerima angusuran pertama. Tidaki bisa dibuka, waiting list begitu? katanya tidak bisa, sudah tutup. Okelah kalau begitu.
Berikut, mi rangkum 5 sekolah dasar pilihan di seki…