Skip to main content

DIY Jam Dinding untuk Belajar Angka dan Waktu

DIY [Do It Yourself] ini sudah lama mi membuatnya. Sejak lama, ummi memang ingin sekali membuatkan jam dinding dari kertas dan membuat angka-angkanya dari kertas warna-warni. DIY  jam dinding sebagai media untuk belajar angka dan waktu. Meskipun Faiz sudah mengenal angka, tidak ada salahnya kembali mengulang dan sekalian belajar waktu dengan lebih baik lagi.

DIY Jam Dinding




DIY jam dinding ini, kolaborasi antara ummi dan abi, awalnya. Ummi minta tolong abi, untuk membuat lingkaran dan menggunting kertas warna-warni tersebut. Setelah ummi selesai memasak, ummi menuliskan angka-angkanya pada lingkaran kecil yang berwarna-warni. Untuk jarum penunjuk, pendek dan panjangnya, ummi mengambil dari karton susu formula Fira.

Alat yang dibutuhkan DIY Jam Dinding

  1. Kertas karton warna hitam dan putih
  2. Kertas lipas warna-warni
  3. Guting
  4. Spidol hitam
  5. Lem
  6. Karet

Tralaaa laaa, jadikah DIY Jam dinding jadi, ummi membawa ke kamar tidur, dan Faiz senang sekali. Akhirnya umminya yang selalu sibuk dengan panci dan sapu ini, bisa juga membuat DIY jam dinding. Faiz langsung memainkan jarum panjang dan pendeknya. Jam dua ketika jarum pendek di angka 2 dan jarum panjang di angka 12.

DIY Jam Dinding


DIY jam dinding ini, juga dilirik oleh Fira, Fira juga senang memainkan jarum penunjuknya yang bisa diputar-putar itu. Tidak hanya itu saja, Fira melepas bulatan-bulan kecil yang berisi angka-angka. Yaaaah, rusak dech, tapi ummi sudah merekamnya dalam gambar, lumayan lah untuk kenang-kenangan. Faiz juga sudah mengerti angka dasar pada jam dinding, sudah mengenal waktu dan sudah dapat membaca jam. Lain kali, ummi akan membuatkan DIY yang lebih seru ya. [2016:02]

Comments

  1. Replies
    1. Alhamdulillah pas rajin, semoga rajinnya enggak main lagi, hehee

      Delete
  2. Kreatif. ^^ Bisa dipraktekin ma si kecil juga deh

    ReplyDelete
  3. kebetulan saat ini anak saya lagi belajar membaca jam, sepertinya cara ini bisa saya praktekkan di rumah :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul Mbak, apalagi kalau bisa mengerjakannya bareng-bareng.

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Transpulmin Balsam untuk Batuk Bayi Fira

Haaai, apa kabar? hari ke -6 di bulan Ramadhan pada bulan Juni 2015. Cuaca masih kurang bersahabat dengan mi, bi , kakak Faiz dan tentu saja bayi Fira. Cuaca panas membuat tanah menjadi kering dan tertiup angin sehingga udara menjadi sangat kotor. Mi sering melihat lo, angin menbawa debu yang tidak tipis, namun tebal, bagaimana jika debu tebal tersebut masuk ke mulut, hidung dan mata kita?
Batuk Mudah Menular, lho. Sudah dipastikan, jika masuk ke dalam mulut, mulut akan terasa gatal, batuk berdahak yang disebabkan oleh debu-debu yang berhamburan masuk ke dalam mulut tadi. Jika masuk ke dalam hidung, akan terjadi bersin yang diakibatkan debu yang menempel pada bulu-bulu hidung, terjadilah influenza. Jika debu masuk ke dalam mata, aduuh itu yang paling menyakitkan karena akan membuat iritasi berupa kemerahan pada mata.
Alhamdulillah, bayi Fira selalu di rumah, namun apakah itu menjamin bayi Fira tidak tertulat batuk? mi, abi dan kakak Faiz selalu beraktivitas di luar rumah. Menghadapi d…

Persiapan Tes Masuk Sekolah Dasar

Dua tahun lalu, ummi mencari artikel mengenai seluk beluk tes masuk sekolah. Dua tahun lalu, Faiz akan lulus TK B, di mana pihak TK memberikan penjelasan, bahwa kemampuan akademis Faiz cukup untuk masuk SD. Hunting sekolah dasar di sekitar tempat tinggal pun di mulai. Artikel di google yang ummi temukan, juga cukup menjawab pertanyaan klise, soal tesnya bagaimana?
Sekolah pertama, pihak sekolah merasa ragu, karena usia Faiz waktu itu baru 5,8 bulan. Pihak sekolah meminta Faiz untuk mengikuti tes masuk pada hari yang ditentukan.  Dua hari sebelum tes, ummi menyiapkan soal-soal membaca, menghitung dan menulis. Soal-soal tersebut, ummi ambil dari artikel di google dan sebagian dari buku-buku mewarnai, di mana ada latihan menulis dan berhitung. Faiz lulus dan hari pertama masuk sekolah, Faiz sudah menangis mencari ummi. Hari kedua, hari ketiga, seminggu, dua minggu Faiz masih bersemangat ke sekolah, namun meminta agar ummi, masih menunggu di depan pintu kelas. Mencoba masuk ke sekolah ya…

Serunya Faiz Ngedate Bareng Legendaddy at Happy Beach

Happy Date with Legendaddy at Happy Beach, sebuah acara yang digelar oleh LACTOGEN 3 ActivGro dengan tema happy beach-taman bermain bertemakan pantai terluas di pusat perbelanjaan yang tercatat dalam Rekor MURI. Acara yang diselenggarakan di Tribeca Central Park Mall, Jakarta Barat, pada tanggal 6-7 Juni 2015. Acara ini dimeriahkan dengan rangkaian aktivitas bermain dan belajar bagi pasangan ayah dan anak seperti happy sand, happy creation, happy stacking, happy zoo, happy story dan masih banyak lagi. Puncak acara berlangsung pada hari Minggu, 7 Juni 2015 dengan menghadirkan Rini Hildayani, M.Si dan Choky Sitohang sebagai pembicara dalam diskusi bertemakan "Peran Ayah dalam Mengotimalkan Keceriaan Anak"
Serunya Persiapan Sebelum Keberangkatan
Mi memilih hari Minggu, tanggal 7 Juni 2015 untuk hadir pada Happy Date with Legendaddy at Happy beach. Seru sekali persiapannya, karena mi harus menyiapkan baju untuk ganti untuk Faiz dan Abi, menyiapkan makanan untuk baby Fira. Mi tida…