Skip to main content

Berbelanja Perlengkapan Bayi Baru Lahir


perlengkapan bayi baru lahir

Sebelum melahirkan bayi Fira, mi dan bi sudah menyiapkan jauh-jauh hari. Alasannya, jika membeli mendekati hari kelahiran, nanti kapan nyuci baju barunya, nanti kapan membeli kekurangannya lagi, nanti kapan beresin kamarnya.

Segalanya telah mi persiapkan dan uti juga mengirimi perlengkapan bayi, ada tiga kardus yang dikirim bersamaan dengan kue lebaran. Yup, bayi Fira ini rencananya akan dilahirkan setelah hari lebaran. Oleh karena itu, lebaran tahun 2014, mi , bi dan Faiz tidak pulang ke Cilacap.

Sebelumnya mi memastikan, dari perlengkapan bayi baru lahir, yang dikirim uti, apa saja yang masih bagus untuk dikenakan. Jadi, mi membeli secukupnya saja, seperlunya saja, karena yang paling penting untuk dibeli adalah, keperluan bayi setelah berusia satu tahun. Setelah itu, perlengkapan seperti baju, celana akan lama dipakainya.

Lalu, apa saja sich perlengkapan bayi baru lahir yang mi beli?

Kelambu Bayi


Kelambu bayi sangat penting untuk dimiliki. Fungsinya, selain untuk menghindari serangan nyamuk jahat pada kulit bayi yang lembuuut sekali, juga sebagai penanda batas antara bayi dan orang dewasa. 

Jaman Faiz, mi membeli kelambu yang modelnya seperti payung, jadi ketika tidak digunakan akan menguncup seperti payung. Model yang seperti ini, ada resikonya, karena ujung-ujungnya terdapat besi yang runcing, untuk menegakkan kelambunya.

perlengkpaan bayi baru lahir

Jadi, untuk bayi Fira, mi memilih model kelambu yang menjadi satu dengan kasur. Jika tidak dipergunakan, kelambu dapat dilipat. Nah, perlengkapan bayi baru lahir ini, hanya dipergunakan kurang lebih dua hingga tiga bulan saja.

Bedong


Bedong merupakan kain yang lebar yang fungsinya untuk membungkus tubuh bayi baru lahir, agar selalu hangat dan membuat bayi tertidur nyenyak. Perlengkapan bayi baru lahir ini, merupakan perlengkapan yang memang wajib dibeli. Karena bedong ini sering sekali diganti, dan terkena air kencing.

Mi membeli bedong bayi dua macam, tiga sich, tapi yang satu tidak jadi dibuka. Bedong yang satu pack, dijadikan kado, karena kebetulan banyak juga, teman-teman mi yang sedang mengandung juga.

Bedong yang mi beli, atas pilihan abi. Abi menyarankan untuk membeli dengan kualitas bahan yang halus dan bagus. Kalau menurut mi, sebetulnya yang biasa saja, tapi ya sudahlah, abi juga yang membayar.

perlengkapan bayi baru lahir


Mi membeli bedong dua pack, satu pack isi tiga dan satu pack lagi yang isinya setengah lusin. Tiga bedong dengan warna soft dan polos dan lainnya bedong dengan gambar-gambar animal. Lucu-lucu dech.

Alas Ompol


Alas ompol merupakan perlengkapan bayi baru lahir yang harus disediakan. Bisa sich menggunakan sprei yang dipotong-potong menjadi beberapa. Ini dilakukan oleh uti dulu, sewaktu mas davin lahir di tahun 2008. Uti membuat alas ompol dari kain sprei dan beberapa kain yang dibeli. Uti membuat alas ompol, banyak sekali. Dari mas Davin, Faiz, Vander, Fariq hingga Fira.

Kali ini mi membeli alas ompol secara perdana, untuk bayi Fira. Alas ompolnya dari bahan katun yang lembut, bercorak garis-garis berwarna gitu, seperti selimut pada umumnya.

Mi membeli satu lusin alas ompol, tapi terlalu kecil dan tidak lebar seperti yang uti buat untuk mas Davin. Alas ompol, memang sebaiknya berbahan lembut dan halus serta nyaman. Karena, alas ompol ini dipergunakan untuk memberi alas bayi, jika tidak menggunakan diapers.

Baju Atasan


Baju atasan merupakan perlengkapan bayi baru lahir yang bisa dibeli atau menggunakan baju bekas kakaknya. Semuanya tergantung kebutuhan, jika dirasa butuh, ya beli, jika dirasa tidak butuh, sebaiknya tidak perlu memaksakan. Toh, perlengkapan seperti ini, hanya bertahan satu bulan saja, selanjutnya, tubuh bayi akan membesar dan membutuhkan baju yang besar lagi atau ukurannya naik.

Baju atasan yang dibutuhkan adalah, baju atasan lengan panjang, baju atasan lengan pendek dan baju atasan kutung atau tanpa lengan. Mi membeli masing-masing setengah lusin. 

Oiya, sewaktu membeli perlengkapan baju untuk Faiz bayi, bajunya banyak yang kekecilan dan hanya dipergunakan beberapa minggu saja. Sebaiknya, untuk membeli perlengkapan bayi baru lahir, khususnya baju sebaiknya langsung pada ukuran 3-6 bulan. Jika membeli yang new born, ya...paling hanya beberapa hari atau minggu saja, tergantung besarnya bayi. Sayang kalau menurut mi.

Celana


Celana juga seperti baju atasan. Mi membeli celana pop dan celana panjang. Kalau untuk celana pop dan celana panjang, mi membeli banyak. Celana pop dapat dipakai lama, begitu pula dengan celana panjang.

Mi lebih menyukai celana panjang yang tidak tertutup di bagian kaki. Alasannya, jika kaki bayi sudah berkembang, celana panjang masih dapat dipergunakan. Jika celana panjang yang tertutup pada bagian kaki, sudah tidak muat, kan tidak dapat dipakai.

Topi, kaos tangan dan kaos kaki


Perlengkapan bayi baru lahir ini, biasanya dijual satu paket. Jadi, warna dan nuansanya akan sama dari topi, kaos tangan hingga kaos kaki. Mi menyukai warna lembut dan tidak terlalu ramai hiasannya. Nanti fokusnya malah ke aksesorisnya, bukan ke bayinya, heheee.

Mi membeli beberapa untuk bayi Fira, meskipun ternyata di perlengkapan yang turun menurun, masih banyak, mi ingin buat bayi perempuan. Sebelumnya, uti belum memiliki cucu perempuan, jadi rata-rata, warna perlengkapan bayinya umum. 

perlengkapan bayi baru lahir


Sama dengan baju new born, perlengkapan bayi yang satu ini juga sebentar sekali dipakainya. Fira contohnya, sama sekali tidak mau menggunakan topi bayi, kaos tangannya seringnya digigit kemudian, tangannya menjadi telanjang.

Baju Setelan


Baju setelah sah sah saja dibeli. Mi menyiapkan baju setelah dengan pemikiran akan dipergunakan, jika pulang dari rumah sakit setelah dilahirkan, kemudian untuk pergi-pergi. Lebih nyaman dan lucu, jika menggunakan baju satu set. Atas dan bawah sama corak dan warnanya. 

perlengkapan bayi baru lahir


perlengkapan bayi baru lahir

Mi membeli ada beberapa baju setelah untuk Fira. Em, sampai usia Fira satu tahun lebih tiga bulan, amsih ada baju setelan yang masih dipakai. Itu karena mi membelinya untuk usia 9-12 bulan. Enggak mau rugi, ummi yak.

Selimut Bayi


Perlu tidak perlu membeli selimut bayi. Mi membeli yang ada untuk tutup kepalanya, ternyata di perlengkapan turun menurun ada juga, malahan masih baru, ternyata kakak mi, baru saja membeli dan terpakainya juga sebentar.

Selimut bayi model ini, biasanya dipakai untuk melakukan perjalanan. Fira sekali saja menggunakan, jadi masih bagus sekali selimut bayinya.

Kaos Dalam


Mi membeli kaos dalam cuma tiga biji. Iyaaaaah, karena kata uti, ada banyak kaos dalam pada perlengkapan turun menurun, irit banget yah.

Kaos dalam sebelutnya suka suka saja dibeli, sama seperti gurita. Mi membeli beberapa gurita dan dipakainya hanya beberapa kali saja. Kalau mi ingin memakaikan untuk Fira, mi pakaikan.

Memilih kaos dalam juga harus yang lembut dan jangan yang berbahan kasar atau menyebabkan gesekan pada kulit ya. Jika perlu, tidak mengunakan kaos dalam, mi melihat di luar negeri juga tidak menggunakan kaos dalam. Semuanya tergantung kebutuhan ya.

Popok Kain


Kenapa terakhir? Fira hanya memakai beberapa saja dari popok yang mi beli. Memakainya juga sampai satu hingga dua minggu, selebihnya sudah menggunakan celana pop. Alasannya, hiiii dingin, sering terbuka jika menggunakan popok kain.

Memilih popok kain juga harus lembut dan nyaman bahannya. Mi lebih suka yang berwarna putih sebetulnya, tapi jarang ada yang murni putih, ya udah ada beberapa yang berwarna dan bergambar kartun.

Handuk dan Washlap


Kedua perlengkapan bayi baru lahir ini sifatnya wajib. Tidak mungkin kan, memakaikan handuk lama atau washlap lama pala kulit bayi yang halus dan lembut tersebut?

Atau jika mengharapkan kado dari sanak family dan teman-teman boleh juga sich. Karena kado paling mudah untuk dibungkus adalah handuk bayi, heheeee. Tapi mandinya nanti menunggu, ada yang ngado handuk, lah bagaimana kalau ngadonya baju bayi semua? kaaan jadi wajib sifatnya membeli handuk dan washlap.

Sepertinya itu dulu ya, cerita tentang perlengkapan bayi baru lahir yang mi beli. Mi jadi kangen ketika mi pertama kali mengenakan popok kain dan gurita ke Faiz, gagal terus. Jangankan memakaikan popok kain dan gurita, saat Faiz masih kecil, yang memakaikan bedong ke Faiz adalah akung.

Jadi memakaikan bedong ke Fira adalah perdana buat mi. Semuanya serba perdana dech untuk bayi Fira, memandikan sendiri, mengurus tali pusat sendiri, semuanya karena memang karena keadaan kok. Jadi yang berencana membeli perlengkapan bayi baru lahir, sebaiknya bijaklah berbelanja ya. Selamat menantikan kelahiran si kecil, dan selamat atas kelahiran si kecil. [2012:12]

Comments

  1. Anak ke tigaku ini niatnya pengen aku beliin yg baru semua :D. Waktu anak pertama dibeliin mertua semua. Kali ini pengen beli sendiri

    ReplyDelete
  2. Bedong mungkin jangka waktunya nggak lama ya mbak Astin karena bayi sekarang nggak mau kalau dibedong, baru dibedong sebentar aja tangannya sudah lepas... :)

    ReplyDelete
  3. Melihat perlengkapan bayi Mbak Astin, duh, saya kok merebak ya. Ingat masa manis saat mempersiapkan perlengkapan bayi sendiri. Ingat kerempongan, deg2an, tapi bahagia tak terkira :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehee, iya Mbak Evi, deg-degan tapi bahagia tak terkira, elus elus lagi bedong Fira,

      Delete
  4. Kangen punya bayi lagi gak hehehe AStin udah sembuh?

    ReplyDelete
  5. Wajib banget semua perlengkapan bayi ini ya. Aku dulu juga mempersiapkan semuanya sebelum lahiran anak pertama, untuk anak kedua dan ketiga pake punya kakaknya aja, kalo kurang baru beli lagi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul, Mbak, jadi belanja seperlunya saja y

      Delete
  6. bermanfaat mba..jadi yang butuh..bisa terbatu dengan list yang perlu dibeli...dulu aku sempat browsing..juga..apa aja yang diperlukan pertamakali..

    ReplyDelete
  7. Borong ke pasar sebelum lahiran. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. waa tidak, kalau borong jadi kalap nanti

      Delete
  8. Kaos kaki aku stok yg banyak. Ujung2nya pasti beda2. Maklum repot sendirian.

    ReplyDelete
    Replies
    1. heheee, ini sekarang nich, kaos kaki pada entah kemana pasangannya

      Delete
  9. waah pas lagi mau cari kado buat cucu dr ponakan sm anak temen nih... jadi catetan buat pilih2 kado deh

    ReplyDelete
    Replies
    1. itu yang pink cakep buat kado, eh cewe dink

      Delete
  10. Sama kalo bs g usah beli bnyk2 ya.. bayi cepet gede plus dpt dr kado hehe

    ReplyDelete
  11. Wah banyak juga ya perlengkapan yang dibutuhkan. Thanks for sharing, bermanfaat..

    ReplyDelete
    Replies
    1. ini belum seberapa banyak, masih ada lagi keknya

      Delete
  12. kusave dulu ah...moga moga berguna suatu saat nanti, aw aw barang bayi mang lucu kiyut gituh

    ReplyDelete
    Replies
    1. nah naaaah, naaaah...belanja yang bijak ya, hehe

      Delete
  13. kangen belanja perlengkapan bayi ih

    ReplyDelete
  14. Dulu, waktu aku masih bayi, barang yang paling penting itu alas ompol mbak. Soalnya ompolku itu buanyaknya masyaallah hahaha XDDD

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aaaich masih inget apa dikasih tahu? hehee...

      Delete
  15. makasi ya mbak Astin dapat pencerahan ini setelah baca postinganmu. Semoga aku bisa memiliki persiapan baik seperti kamu deh :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. aamiiin, sehat-sehat selalu ya Mbakmil

      Delete
  16. Bisa dijadikan contekan, nih.
    Yg kelambu emg kudu ati2 besinya tkt kena bayinya ya.

    Oooo klo beli baju bayi berarti cepet ga dipake jg ya cz anaknya keburu gedhe.
    Hehehe belajar dulu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul, kalau mau mah beli banyaknya yang 6 - 12 tahun ke atas...

      Delete
  17. Aku belum belanja ginian. Masih 7bln, ntar aja deh... Sekarang mau nyatet dulu listnya =>

    ReplyDelete
  18. Iya Mbak, dicatet sembari dipilah lagi, hehe.

    ReplyDelete
  19. panduan lengkap buat ibu baru ya kak

    ReplyDelete
  20. Mau kembangin berjualan atau kembangin jualan kami.
    yuk join di http://mutubiz.com/tr.php?mc=uk&pc=mn
    dan nikmati beragam kemudahan dalam berjualan.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Transpulmin Balsam untuk Batuk Bayi Fira

Haaai, apa kabar? hari ke -6 di bulan Ramadhan pada bulan Juni 2015. Cuaca masih kurang bersahabat dengan mi, bi , kakak Faiz dan tentu saja bayi Fira. Cuaca panas membuat tanah menjadi kering dan tertiup angin sehingga udara menjadi sangat kotor. Mi sering melihat lo, angin menbawa debu yang tidak tipis, namun tebal, bagaimana jika debu tebal tersebut masuk ke mulut, hidung dan mata kita?
Batuk Mudah Menular, lho. Sudah dipastikan, jika masuk ke dalam mulut, mulut akan terasa gatal, batuk berdahak yang disebabkan oleh debu-debu yang berhamburan masuk ke dalam mulut tadi. Jika masuk ke dalam hidung, akan terjadi bersin yang diakibatkan debu yang menempel pada bulu-bulu hidung, terjadilah influenza. Jika debu masuk ke dalam mata, aduuh itu yang paling menyakitkan karena akan membuat iritasi berupa kemerahan pada mata.
Alhamdulillah, bayi Fira selalu di rumah, namun apakah itu menjamin bayi Fira tidak tertulat batuk? mi, abi dan kakak Faiz selalu beraktivitas di luar rumah. Menghadapi d…

Persiapan Tes Masuk Sekolah Dasar

Dua tahun lalu, ummi mencari artikel mengenai seluk beluk tes masuk sekolah. Dua tahun lalu, Faiz akan lulus TK B, di mana pihak TK memberikan penjelasan, bahwa kemampuan akademis Faiz cukup untuk masuk SD. Hunting sekolah dasar di sekitar tempat tinggal pun di mulai. Artikel di google yang ummi temukan, juga cukup menjawab pertanyaan klise, soal tesnya bagaimana?
Sekolah pertama, pihak sekolah merasa ragu, karena usia Faiz waktu itu baru 5,8 bulan. Pihak sekolah meminta Faiz untuk mengikuti tes masuk pada hari yang ditentukan.  Dua hari sebelum tes, ummi menyiapkan soal-soal membaca, menghitung dan menulis. Soal-soal tersebut, ummi ambil dari artikel di google dan sebagian dari buku-buku mewarnai, di mana ada latihan menulis dan berhitung. Faiz lulus dan hari pertama masuk sekolah, Faiz sudah menangis mencari ummi. Hari kedua, hari ketiga, seminggu, dua minggu Faiz masih bersemangat ke sekolah, namun meminta agar ummi, masih menunggu di depan pintu kelas. Mencoba masuk ke sekolah ya…

5 Sekolah Dasar Pilihan di Sekitar Cipondoh

Memilih sekolah untuk Faiz, pertimbangannya adalah, sekolah yang tidak terlalu jauh dari rumah dan memilih sekolah dengan tetap mempertimbangkan kualitasnya. Tahun 2015 kemarin, mi dan bi sudah memilihkan dua sekolah untuk Faiz dan akhirnya hanya menjadi pilihan saja. Sebetulnya, nama Faiz sudah tercatat di dua sekolah tersebut. Di sekolah pertama, Faiz bersekolah dua bulan, di sekolah ke dua, hanya satu bulan saja.
Ada Faktor yang mengakibatkan Faiz urung bersekolah dan menjadi keputusan berat untuk mi dan bi menarik Faiz dari sekolah. Tahun 2016 ini, Faiz menyatakan sudah siap dan tidak akan mengulangi hal yang mengakibatkan mi dan bi menarik Faiz dari sekolah.  
Tahun ini, ada satu sekolah yang diinginkan Faiz, namun sayang sekali sekolah tersebut sudah menutup pendaftarannya. Di bulan Januari ini malah sudah menerima angusuran pertama. Tidaki bisa dibuka, waiting list begitu? katanya tidak bisa, sudah tutup. Okelah kalau begitu.
Berikut, mi rangkum 5 sekolah dasar pilihan di seki…