Wednesday, 29 August 2018

Lucu dan Menggemaskan Melihat Perlombaan 17 Agustus di Sekolah Fira



[Kegiatan Anak] : Merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia di Sekolah


Alhamdulillah tahun ini Firaku sudah belajar sekolah di Pendidikan Usia Dini yang dekat sekali dengan rumah. Alasanku menyekolahkan di dekat rumah, namanya juga Fira masih beljaar, iya kan. Tak perlulah sekolah yang jauh dan yang terlalu lama, kasihan kalau kaget dengan pola yang berubah.

dress code acara Agustusan di sekolah Fira


Sekolah di tahun ajaran baru dimulai dari bulan Juli 2018. Jadi, sudah pasti dong, sampai bisa menikmati agenda nasional dari sekolah untuk memperingati hari kemerdekaan Indonesia yang diadakan setiap bulan Agustus.

Membaca postingan teman ummi yang ada di website Emak Blogger, tentang perlombaan 17 Agustus, ummi jadi pingin cerita juga. Sekolah Fira juga mengadakan perlombaan untuk ibu dan anak-anaknya untuk memperingati hari kemerdekaan.


Wah seru sekali dong, ibu-ibu ikut berpartisipasi mengikuti perlombaan 17 Agustusan di sekolah anaknya. Kebayang gimana ibu-ibu pada senang dan langsung berdiskusi tentang perlombaan tersebut. Acara perayaan peringatan hari kemerdekaan Indonesia diadakan pada Hari Kamis, tanggal 16 Agsutus 2018 di halaman sekolah.

Perlombaan yang diadakan untuk ibu-ibu adalah memasak nasi goreng. Waaah, ibu-ibu langsung berteriak senang dan bersiap merancang bumbu-bumbu hebatnya untuk masak nasi goreng. Ummi dan ibu lainnya langsung menanyakan kepada ibu yang memiliki masakan terbaiknya.

Lomba memasak dan menghias nasi goreng diikuti oleh ibu ibu secara pribadi, bukan group. Jadi, memasak dan menghias nasi gorengnya dari rumah. Nasi goreng buatan ummi hanya bermodalkan bawang merah dan bawang putih yang diiris, garam, kecap dan sebagai tambahan sosis, bakso, nugget atau telur dadar dan ceplok. Duh, ummi kurang kreatif soal rasa dari nasi goreng.

Lomba Memasak dan Menghias Nasi Goreng


Ibu dan memasak memang tidak dapat dipisahkan. Menjadi ibu sudah umum sebaiknya menyiapkan masakan untuk anggota keluarganya. Kalaupun terkendala dan tidak ada kesempata, masih boleh dong, membeli makanan dari luar. 

Alhamdulillah ummi juga seperti itu, kadang menyiapkan makanan untuk keluarga dengan memasak sendiri dari dapur sendiri. Namun, di saat sedang tidak bisa memasak, ya membeli makanan dari luar juga menjadi alternatif, karena ummi sedang tidak punya asisten rumah tangga.  

Oleh karena itu, ummi harus putar otak bagaimana membuat nasi goreng pada umumnya. Bumbunya apa dan bagaimana cara membuat bumbu supaya rasanya lebih umum. Ummi membuat konsep tumpeng nasi goreng merah putih in the jungle

Nasi Goreng Tumpeng


Nasi goreng merah putih ummi buat dari nasi goreng putih dan nasi goreng merahnya dari tomat. Tumpeng untuk memberikan kesan sebuah perayaan dan in the jungle, karena stock nugget di rumah sisanya berbentuk nugget animal

Sudah dech tinggal bagaimana mengkreasikan garnish dan tumpeng nasi goreng dalam wadah makanan. Waktunya hanya 1 jam mulai dari kakak Faiz pergi ke sekolah, jadi buru-buru sekali mengerjakan tumpeng nasi goreng merah putih.

Alhamdulillah meskipun tumpeng nasi goreng merah putih tidak keluar menjadi juara di sekolah Fira, namun menjadi juara di rumah. Semua menikmati nasi goreng sampai bertanya lagi, masih ada sisa nasi goreng ndak? hehehee. 

Lomba Memakai Kemeja untuk Anak TK


Perlombaan untuk anak-anak lebih mengasah motorik halus dan kasarnya. Lomba pertama adalah lomba memakai kemeja untuk anak TK. Dari lomba mengenakan kemeja, mulai dari membuka lipatan kemeja, melepas kancing, memakai kemejanya dan mengaitkan kancing.

Mulai sekarang, Fira belajar ya, melepas dan mengaitkan kancing kemeja. Sepanjang perjalanannya Fira, memakai kaos, celana legging, dress Insya Allah sudah terbiasa dan mampu menyelesaikannya. Tapi, kalau kemeja, rasanya belum mahir karena belum punya kemeja kecuali kemeja sekolah.

Lomba Membawa Kelereng Mengunakan Sendok untuk Anak PAUD


Lomba berikutnya adalah lomba membawa kelereng menggunakan sendok. Sendoknya bukan digigit di bibir mulut, melainkan dipegang menggunakan tanggan. Alasannya adalah lebih safety dipegang tangan. Fira ikut nih lomba membawa kelereng menggunakan sendok. Hihi, anak-anak Paud kali ini yang mengikuti perlombaannya. Lucu dan menggemaskan sekali.

Fira mengikuti perlombaan membawa kelereng


Ini adalah pengalaman Fira mengikuti perlombaan, jadi ummi sangat gemas dengan mimik lucunya membawa sendok. Jalannya pelaaaaan dan malah menunggu temannya. Saat kelerengnya jatuh, malah seneng mengejar kelereng tersebut. 

Lomba Memasukkan Pensil ke dalam Botol


Lomba berikutnya yang membuat ibu-ibu gemas adalah lomba memasukkan pensil ke dalam botol. Kebetulan Fira juga ikut dan ummi hanya mendokumentasikan saja Ummi memberi komando dan cara menyelesaikan lombanya saja, tanpa membantu dengan mendorong atau mengarahkan botol supaya bisa dimasukkan pensil.

Fira mengikuti perlombaan memasukkan pensil ke dalam botol


Ummi memberikan kesempatan kepada Fira untuk menyelesaikan sendiri setiap perlombaan yang diikuti. Tujuannya supaya Fira tidak mudah menyerah dan berusaha mencari jalan keluar sendiri di setiap hal yang sulit. Kebayang gemesnya saat ada ibu-ibu yang memberitahu anaknya jawaban dari sebuah pertanyaan yang dilontarkan oleh gurunya. Atau ada ibu yang membantu anaknya saat mengikuti lomba. 

Lomba Menyuapi Ibu dengan Mata tertutup


Lomba berikutnya adalah lomba yang diikuti oleh anak dan ibunya. Anak dan ibu duduk berhadapan pada sebuah kursi. Mata anaknya ditutup mengunakan kain, sedangkan ibunya tidak. Lomba dimulai dengan mengupas kulit pisang dan menyuapi ibu dengan mata tertutup.


Acara suap-suapan nih


Lucu sekali, ada anak yang tidak mau ikut dengan alasan takut gelap. Ada anak yang mau ikut tapi tidak mau ditutup matanya, ada yang mau ikut tapi ibunya yang langsung mengambil pisang dan dimakan sampai habis dan ada yang berkali-kali mengintip melalui sela-sela kain penutup, itulah Fira.

Lomba Makan Kerupuk untuk Semua Anak PAUD dan TK


Lomba yang paling melegenda di setiap perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia adalah lomba makan kerupuk. Dari dulu, lomba makan kerupuk selalu menjadi lomba paling massal untuk dilombakan dan paling seru.

Kerupuk diikat menggunakan tali dan digantung pada sebuah tali panjang. Semua anak-anak mulai dari PAUD dan TK mengikuti, bahkan sampai adek-adeknya juga mengikuti. Duh serunya, melihat anak-anak menggemaskan ini menikmati kerupuk yang bergoyang-goyang untuk digigit supaya habis.

Cara mengikutinya adalah tangan diletakkan di belakang, jadi hanya gerakan kepala dan badan saja yang boleh, tapi nyatanya ada saja yang malah makan kerupuk mengunakan tangan. Awalnya Fira melakukan dengan tangan di belakang, melihat teman-temannya tidak seperti dia, keki juga nich. Sampai akhirnya dia hanya terdiam, setelah ditanya, jawabannya paling bikin ummi unyel-unyel kepada, "Kan, Fira gak suka kerupuk, Ummi!". Duh, makin anehlah nih anak.

Makan Bersama Guru, Anak Murid dan Orang Tua Murid


Acara terakhir adalah menyantap makanan yang sudah disediakan. Aaaak, ummi suka sekali dengan acara yang dikemas oleh sekolah Fira ini nih. Apalagi acara terakhir adalah makan-makan bersama. Makanannya adalah makanan yang disiapkan oleh POMG dan sumbangan dari para orang tua murid.

Menunya adalah nasi goreng, nasi putih, urab, bihun goreng, jengkol pedas dan ada es syrup. Acara makan bersama seperti ini, tentunya menambah nilai keakraban sesama orang tua, guru dan orang tua dan juga anak-anak yang pastinya senang melihat kebersamaan tersebut.

Bagaimana nich perayaan hari kemerdekaan Indonesia di sekolah Fira, seru ya. Tahun depan pasti lebih seru lagi pastinya, karena akan lebih baik persiapannya dan perlombaannya lebih seru. Seperti itulah cerita perayaan untuk memperignati hari kemerdekaan Indonesia di sekolah Fira. Bagaimana  perayaan hari kemerdekaan di sekolah teman-teman?

Post Trigger untuk #KEBloggingCollab Kelompok Dian Sastro. 

4 comments:

  1. Web yang mendidik, bagus untuk anak dlm memperluas pengetahuan. http://yamahawaterpurifier.com

    ReplyDelete
  2. Anak-anak seneng banget ya dengan adanya lomba seperti ini :)

    ReplyDelete
  3. Itu yang anak laki-laki masukin paku kedalam botol, kok malah dimasukin pakunya pakai tangan :D hahaah

    ReplyDelete
  4. ibu-ibunya juga pada ikutan lomba, ya

    ReplyDelete

Haaai, Terima Kasih ya sudah mengunjungi Buku Harian Anak-Anak


Yuk jejakkan komentar, supaya saya juga dapat berkunjung balik. Terima kasih ^-^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...