Friday, 3 March 2017

Bermain Warna dengan Membuat Monster Pemakan Warna

Haloha apa kabar teman-teman Faiz dan Fira?

Liburan Sabtu Minggu rencananya mau pergi ke mana nich? kalau Faiz dan Fira kemungkinan akan istirahat saja di rumah. Minggu kemarin Faiz dan Fira sudah liburan di kota sebelah. Sudah mengikuti serangkaian acara resepsi pernikahan tante-nya.

Jadi, acara bermain untuk mengikuti program #30harimain bersama Morinaga, main apa dong? sesuai dengan jadwal yang sudah ummi buat untuk 30 hari ke depan. Permainan-permainan yang ummi pilih dari ide bermain di website Morinaga Play Plan adalah yang sesuai dengan usia dan kenyamanan Fira.

Sengaja ummi pilihkan yang sesuai dengan usia Fira, supaya anaknya enjoy dan mampu menerima pesan yang disampaikan melalui permainan tersebut. Tahun lalu, kakak Faiz yang bermain menggunakan ide bermain di website Morinaga, sekarang giliran adik kecil ini yang bermain.

Belajar Mengenal Warna untuk Balita


Fira berusia 2 tahun 7 bulan saat ini. perkembangan motorik kasar dan halusnya sudah terlihat sangat bagus. Gerakannya untuk jump, run, dan lain-lain sudah sampai tahap nubruk-nubrukin sesuatu. Kadang berlompat dari tempat tidur ke tempat tidur yang lainnya. Berlari dari area dapur ke kamar tidur bahkan berlari dari halaman rumah ke halaman rumah tetangga.

Motorik halus Fira seperti memegang pensil dan melakukan sesuatu seperti melipat baju, juga dapat dilakukan dengan baik. Melipat baju adalah pemandangan yang disuka dan selalu ditiru dari ummi. Bagaimana untuk mengenal warna? balita Fira memiliki aktifitas menonton youtube di televisi. Ummi selalu putarkan ChuchuTv yang memutarkan lagu-lagu nursery ryhmes. Dari Twinkel-twinkel little star sampai color song.

Pengenalan warna berbahasa Inggris melalui Chuchutv. Mengenal warna greeen, blue, white sampai brown. Sampai ummi tes untuk mengetahui sampai di mana kemampuan Fira mengenal warna dalam bahasa Indonesia, ternyata masih menjawab menggunakan orange, yellow dan black. 



So, ummi akan mengejar ketertinggalan pengenalan warna Fira dengan bermain Monster Pemilah Warna dari ide bermain Morinaga. Dengan bermain biasanya anak-anak akan semakin leluasa untuk memasukkan apa yang diterima ke dalam otak dan merekamnya dengan baik.

Selain itu, ummi juga selalu mengupdate pengenalan warna dari apa yang ditemui. Misalnya ketika sedang berpakaian. 

"Fira pakai baju warna apa?"

Fira akan menjawab, "Warna Pink!"

"Betul warna pink. Warna merah muda. Merah ada banyak. Ada merah muda, merah tua seperti baju ummi ini, trus seperti apa lagi hayo?"

Anaknya mikir sebentar dan kemudian "Seperti cabe dan tomat"

Monster Pemilah Warna


Tujuan bermain monster pemilah warna adalah mengenalkan warna kepada Fira. Selain itu, dengan bermain monster pemilah warna, Fira akan terasah kecerdasan logika matematikanya. Mau tahu apa saja bahan dan peralatan yang dibutuhkan dan proses bermainnya? yuk yuk sini ummi berikan semuanya.

Bahan-bahan dan perlatannya


Bahan-bahan yang dibutuhkan :
  1. Kantong kertas sebanyak 3 buah atau disesuaikan dengan kebutuhan.
  2. Kertas warna digunakan untuk membuat wajah monster.
  3. Gunting.
  4. Lem.
  5. Spidol untuk menggambar mata monster.
  6. Lego berwarna-warni/ mainan yang biasa dimaikan anak-anak yang berbentuk tidak terlalu besar dan berwarna-warni. Fira mengunakan bentuk sayur dan buah karena legonya disimpan di dalam galon aqua, susah euy mengeluarkannya.
Cara Membuatnya seperti ini nich, 


Buatlah gambar monster yang lucu-lucu ya di kertas warna.



Letakkan monster di atas kantong kertas dan jiplak mulutnya. Setelah itu gunting mulut monster yang telah dijiplak di kantong kertas.


Sembari menunggu Fira bangun, untuk menempelkan monster ke kantong kertas. Ummi mendokumentasikan semua bahan dan peralatan untuk ditulis di sini.



Bermain Monster Pemilah Warna


Ummi menunggu Fira yang sedang tidur. Memperhatikan semua bahan yang sudah siap untuk dimainkan. Berkali-kali ummi melihatnya, berharap Fira akan merasakan pengalaman yang berbeda. Setelah menunggu lama, akhirnya Fira bangun dan melewati perlengkapan si Monster itu tadi.

Mata bangun tidurnya melirik ke arah Monster. Ummi mengajaknya melihat, tapi Fira bilang,

"Takuuuut, ada Monster" sembari membenamkan mukanya di tempat tidur.

Ulalaaaa. Fira memang sudah sering melihat monster-monster lucu di Youtube. Tapi anaknya enggak sampai histeris. Setelah mandi, Fira malah mendekati peralatan monster itu sendiri, tanpa di suruh. Mengambil lem dan membalik muka monster yang terbuat dari kertas warna untuk kemudian diberi lem.

Wow, good job Fira. Tanpa ada instruksi, langsung mengambil peran yang paling bisa dilakukan oleh Fira. Menempel mengunakan lem, memang menjadi aktifitas yang menyenangkan selama beberapa waktu ini.

Ummi lalu mendekat dan mengarahkan si muka monster ini diletakkan di kantong kertas. Yaaap, done monster kertas, waktumu sekarang untuk diberikan makan oleh Fira.

Awalnya mah, random gitu memasukkan si purple ke yellow. Eh, si merah ke kuning atau memasukkan semua warna ke monster ungu. Ummi biarkan saja terlebih dulu, sampai Fira memasukkan semua makanan ke si monster.





Lalu ummi contohkan, 

"Fira, monster merah pingin makan apel merah, cobaaaa..kasih apel merahnya. Jangan sampai monsternya kelaparan"

Fira mengambil apel merah dan memasukkan ke dalam monater merah. Sampai monster-monster lainnya dengan warna yang berbeda.



Bagaimana seru banget kan, mainnya. Tidak hanya mengenalkan warna kepada Fira. Tapi sekaligus memberikan prioritas dan kesabaran. Membilang makanan yang sudah diberikan kepada monster sudah berapa. Berapa banyak monster ungu, kuning dan merah memakan makanan. Monster mana yang paling banyak makan.

Yuk, para orang tua untuk lebih banyak bermain bersama dengan anak-anak. Jadikan orang tua adalah sahabat dari anak-anaknya. Waktu anak-anak adalah sangat istimewa bersama kedua orang tuanyua. Jika salah satu dari orang tua sedang tidak memiliki kesempatan, bergantianlah untuk bermain bersama anak-anak.

Sementara ini memang abi sedang sibuk sekali. Fira hanya main dengan ummi. Tapi beruntung abi masih mampu menyediakan waktu di pagi hari sebelum beraktifitas. 

Salam
Astin

No comments:

Post a Comment

Haaai, Terima Kasih ya sudah mengunjungi Buku Harian Anak-Anak


Yuk jejakkan komentar, supaya saya juga dapat berkunjung balik. Terima kasih ^-^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...