Skip to main content

Bermain Warna dengan Membuat Monster Pemakan Warna

Haloha apa kabar teman-teman Faiz dan Fira?

Liburan Sabtu Minggu rencananya mau pergi ke mana nich? kalau Faiz dan Fira kemungkinan akan istirahat saja di rumah. Minggu kemarin Faiz dan Fira sudah liburan di kota sebelah. Sudah mengikuti serangkaian acara resepsi pernikahan tante-nya.

Jadi, acara bermain untuk mengikuti program #30harimain bersama Morinaga, main apa dong? sesuai dengan jadwal yang sudah ummi buat untuk 30 hari ke depan. Permainan-permainan yang ummi pilih dari ide bermain di website Morinaga Play Plan adalah yang sesuai dengan usia dan kenyamanan Fira.

Sengaja ummi pilihkan yang sesuai dengan usia Fira, supaya anaknya enjoy dan mampu menerima pesan yang disampaikan melalui permainan tersebut. Tahun lalu, kakak Faiz yang bermain menggunakan ide bermain di website Morinaga, sekarang giliran adik kecil ini yang bermain.

Belajar Mengenal Warna untuk Balita


Fira berusia 2 tahun 7 bulan saat ini. perkembangan motorik kasar dan halusnya sudah terlihat sangat bagus. Gerakannya untuk jump, run, dan lain-lain sudah sampai tahap nubruk-nubrukin sesuatu. Kadang berlompat dari tempat tidur ke tempat tidur yang lainnya. Berlari dari area dapur ke kamar tidur bahkan berlari dari halaman rumah ke halaman rumah tetangga.

Motorik halus Fira seperti memegang pensil dan melakukan sesuatu seperti melipat baju, juga dapat dilakukan dengan baik. Melipat baju adalah pemandangan yang disuka dan selalu ditiru dari ummi. Bagaimana untuk mengenal warna? balita Fira memiliki aktifitas menonton youtube di televisi. Ummi selalu putarkan ChuchuTv yang memutarkan lagu-lagu nursery ryhmes. Dari Twinkel-twinkel little star sampai color song.

Pengenalan warna berbahasa Inggris melalui Chuchutv. Mengenal warna greeen, blue, white sampai brown. Sampai ummi tes untuk mengetahui sampai di mana kemampuan Fira mengenal warna dalam bahasa Indonesia, ternyata masih menjawab menggunakan orange, yellow dan black. 



So, ummi akan mengejar ketertinggalan pengenalan warna Fira dengan bermain Monster Pemilah Warna dari ide bermain Morinaga. Dengan bermain biasanya anak-anak akan semakin leluasa untuk memasukkan apa yang diterima ke dalam otak dan merekamnya dengan baik.

Selain itu, ummi juga selalu mengupdate pengenalan warna dari apa yang ditemui. Misalnya ketika sedang berpakaian. 

"Fira pakai baju warna apa?"

Fira akan menjawab, "Warna Pink!"

"Betul warna pink. Warna merah muda. Merah ada banyak. Ada merah muda, merah tua seperti baju ummi ini, trus seperti apa lagi hayo?"

Anaknya mikir sebentar dan kemudian "Seperti cabe dan tomat"

Monster Pemilah Warna


Tujuan bermain monster pemilah warna adalah mengenalkan warna kepada Fira. Selain itu, dengan bermain monster pemilah warna, Fira akan terasah kecerdasan logika matematikanya. Mau tahu apa saja bahan dan peralatan yang dibutuhkan dan proses bermainnya? yuk yuk sini ummi berikan semuanya.

Bahan-bahan dan perlatannya


Bahan-bahan yang dibutuhkan :
  1. Kantong kertas sebanyak 3 buah atau disesuaikan dengan kebutuhan.
  2. Kertas warna digunakan untuk membuat wajah monster.
  3. Gunting.
  4. Lem.
  5. Spidol untuk menggambar mata monster.
  6. Lego berwarna-warni/ mainan yang biasa dimaikan anak-anak yang berbentuk tidak terlalu besar dan berwarna-warni. Fira mengunakan bentuk sayur dan buah karena legonya disimpan di dalam galon aqua, susah euy mengeluarkannya.
Cara Membuatnya seperti ini nich, 


Buatlah gambar monster yang lucu-lucu ya di kertas warna.



Letakkan monster di atas kantong kertas dan jiplak mulutnya. Setelah itu gunting mulut monster yang telah dijiplak di kantong kertas.


Sembari menunggu Fira bangun, untuk menempelkan monster ke kantong kertas. Ummi mendokumentasikan semua bahan dan peralatan untuk ditulis di sini.



Bermain Monster Pemilah Warna


Ummi menunggu Fira yang sedang tidur. Memperhatikan semua bahan yang sudah siap untuk dimainkan. Berkali-kali ummi melihatnya, berharap Fira akan merasakan pengalaman yang berbeda. Setelah menunggu lama, akhirnya Fira bangun dan melewati perlengkapan si Monster itu tadi.

Mata bangun tidurnya melirik ke arah Monster. Ummi mengajaknya melihat, tapi Fira bilang,

"Takuuuut, ada Monster" sembari membenamkan mukanya di tempat tidur.

Ulalaaaa. Fira memang sudah sering melihat monster-monster lucu di Youtube. Tapi anaknya enggak sampai histeris. Setelah mandi, Fira malah mendekati peralatan monster itu sendiri, tanpa di suruh. Mengambil lem dan membalik muka monster yang terbuat dari kertas warna untuk kemudian diberi lem.

Wow, good job Fira. Tanpa ada instruksi, langsung mengambil peran yang paling bisa dilakukan oleh Fira. Menempel mengunakan lem, memang menjadi aktifitas yang menyenangkan selama beberapa waktu ini.

Ummi lalu mendekat dan mengarahkan si muka monster ini diletakkan di kantong kertas. Yaaap, done monster kertas, waktumu sekarang untuk diberikan makan oleh Fira.

Awalnya mah, random gitu memasukkan si purple ke yellow. Eh, si merah ke kuning atau memasukkan semua warna ke monster ungu. Ummi biarkan saja terlebih dulu, sampai Fira memasukkan semua makanan ke si monster.





Lalu ummi contohkan, 

"Fira, monster merah pingin makan apel merah, cobaaaa..kasih apel merahnya. Jangan sampai monsternya kelaparan"

Fira mengambil apel merah dan memasukkan ke dalam monater merah. Sampai monster-monster lainnya dengan warna yang berbeda.



Bagaimana seru banget kan, mainnya. Tidak hanya mengenalkan warna kepada Fira. Tapi sekaligus memberikan prioritas dan kesabaran. Membilang makanan yang sudah diberikan kepada monster sudah berapa. Berapa banyak monster ungu, kuning dan merah memakan makanan. Monster mana yang paling banyak makan.

Yuk, para orang tua untuk lebih banyak bermain bersama dengan anak-anak. Jadikan orang tua adalah sahabat dari anak-anaknya. Waktu anak-anak adalah sangat istimewa bersama kedua orang tuanyua. Jika salah satu dari orang tua sedang tidak memiliki kesempatan, bergantianlah untuk bermain bersama anak-anak.

Sementara ini memang abi sedang sibuk sekali. Fira hanya main dengan ummi. Tapi beruntung abi masih mampu menyediakan waktu di pagi hari sebelum beraktifitas. 

Salam
Astin

Comments

Popular posts from this blog

Transpulmin Balsam untuk Batuk Bayi Fira

Haaai, apa kabar? hari ke -6 di bulan Ramadhan pada bulan Juni 2015. Cuaca masih kurang bersahabat dengan mi, bi , kakak Faiz dan tentu saja bayi Fira. Cuaca panas membuat tanah menjadi kering dan tertiup angin sehingga udara menjadi sangat kotor. Mi sering melihat lo, angin menbawa debu yang tidak tipis, namun tebal, bagaimana jika debu tebal tersebut masuk ke mulut, hidung dan mata kita?
Batuk Mudah Menular, lho. Sudah dipastikan, jika masuk ke dalam mulut, mulut akan terasa gatal, batuk berdahak yang disebabkan oleh debu-debu yang berhamburan masuk ke dalam mulut tadi. Jika masuk ke dalam hidung, akan terjadi bersin yang diakibatkan debu yang menempel pada bulu-bulu hidung, terjadilah influenza. Jika debu masuk ke dalam mata, aduuh itu yang paling menyakitkan karena akan membuat iritasi berupa kemerahan pada mata.
Alhamdulillah, bayi Fira selalu di rumah, namun apakah itu menjamin bayi Fira tidak tertulat batuk? mi, abi dan kakak Faiz selalu beraktivitas di luar rumah. Menghadapi d…

Persiapan Tes Masuk Sekolah Dasar

Dua tahun lalu, ummi mencari artikel mengenai seluk beluk tes masuk sekolah. Dua tahun lalu, Faiz akan lulus TK B, di mana pihak TK memberikan penjelasan, bahwa kemampuan akademis Faiz cukup untuk masuk SD. Hunting sekolah dasar di sekitar tempat tinggal pun di mulai. Artikel di google yang ummi temukan, juga cukup menjawab pertanyaan klise, soal tesnya bagaimana?
Sekolah pertama, pihak sekolah merasa ragu, karena usia Faiz waktu itu baru 5,8 bulan. Pihak sekolah meminta Faiz untuk mengikuti tes masuk pada hari yang ditentukan.  Dua hari sebelum tes, ummi menyiapkan soal-soal membaca, menghitung dan menulis. Soal-soal tersebut, ummi ambil dari artikel di google dan sebagian dari buku-buku mewarnai, di mana ada latihan menulis dan berhitung. Faiz lulus dan hari pertama masuk sekolah, Faiz sudah menangis mencari ummi. Hari kedua, hari ketiga, seminggu, dua minggu Faiz masih bersemangat ke sekolah, namun meminta agar ummi, masih menunggu di depan pintu kelas. Mencoba masuk ke sekolah ya…

Serunya Faiz Ngedate Bareng Legendaddy at Happy Beach

Happy Date with Legendaddy at Happy Beach, sebuah acara yang digelar oleh LACTOGEN 3 ActivGro dengan tema happy beach-taman bermain bertemakan pantai terluas di pusat perbelanjaan yang tercatat dalam Rekor MURI. Acara yang diselenggarakan di Tribeca Central Park Mall, Jakarta Barat, pada tanggal 6-7 Juni 2015. Acara ini dimeriahkan dengan rangkaian aktivitas bermain dan belajar bagi pasangan ayah dan anak seperti happy sand, happy creation, happy stacking, happy zoo, happy story dan masih banyak lagi. Puncak acara berlangsung pada hari Minggu, 7 Juni 2015 dengan menghadirkan Rini Hildayani, M.Si dan Choky Sitohang sebagai pembicara dalam diskusi bertemakan "Peran Ayah dalam Mengotimalkan Keceriaan Anak"
Serunya Persiapan Sebelum Keberangkatan
Mi memilih hari Minggu, tanggal 7 Juni 2015 untuk hadir pada Happy Date with Legendaddy at Happy beach. Seru sekali persiapannya, karena mi harus menyiapkan baju untuk ganti untuk Faiz dan Abi, menyiapkan makanan untuk baby Fira. Mi tida…