Skip to main content

Jangan ke Sekolah Faiz, ya Mi!!!

Anak-anak memang memiliki permintaan dan cerita yang seru dan menggemaskan ya. Kali ini cerita menggemaskan dari Faiz tentang sekolahnya. Sekolahnya memang mengijinkan orang tua murid, untuk datang sebelum, sewaktu jam istirahat untuk mengantarkan bekal makanan anak-anaknya.

Jadi, ummi mempergunakan kesempatannya tersebut, semenjak awal Faiz masuk sekolah untuk datang dan membawa bekal makanan Faiz. Alhamdulillah sich, kenaikan berat badan Faiz, lumayan signifikan. Daripada kalau cuma dibawaain, sepulang sekolah, kotak makan tersebut masih utuh. 



Datang sewaktu jam istirahat sekolah Faiz, ada banyak manfaatnya juga. Selain itu tadi, kenaikan berat badan, karena memang makannya jadi banyak. Trus, Faiz juga jadi lancar menceritakan hal yang terjadi di sekolah. Trus, ummi jadi ngerti, mana anak-anak yang memiliki keaktifan di atas rata-rata ;). Ada beberapa anak di kelas Faiz, yang ummi sudah melihat keaktifannya membuat gaduh, membuat nangis anak orang, membuat kesel yang melihat ;(



Kesempatan untuk memiliki quality time yang intim, bersama Faiz sekarang sudah gak bisa di jam istirahat sekolah. Selesai uts kemarin, Faiz sudah meminta ke ummi, "Ummi gak usah datang lagi, ke sekolah Faiz ya!". Dalam hati, wah anakku sudah mandiri nich ;) sudah tidak mau ditunggu. Dalam hati lagi, wah anakku lagi seneng main berantem-beranteman nich, dia pingin bebas tanpa pengawasan dariku. Dalam hati lagi, waah seneng nich, Faiz sudah gak mau ditunggu, ummi bisa nyantai kek di pantai sepanjang hari ;(

Sebagai orangtua yang memiliki pengalaman anak sulit lepas untuk ditinggal di sekolah. Ummi tetap datang ke sekolah Faiz sewaktu jam istirahat sekolah. Datang tidak seperti biasa, lima belas menit saat istirahat berlangsung. Melipir ke jendela kaca kelas Faiz, melihat Faiz sedang bermain bersama temannya, menyantap roti kemasan yang dibeli tadi pagi.

Sengaja ummi bersembunyi supaya tidak terlihat Faiz. Lah, kok ternyata Faiz melihat ke arah jendela kaca dan langsung dech ke luar kelas. Wajahnya cemberut tidak suka, langsung mendorong badan ummi menjauh dari kelas Faiz ;( sedih banget tahu, ummi digituin, hiks...hehee.

"Ummi, ngapain ke sini?, pulaang!"

"Ummi cuma ngasih uang, Faiz gak bawa uangkan?" ibu macam apa coba ummi ini?

"Ya, udah langsung pulang, ya!" Faiz masih mendorong badan ummi, supaya tidak masuk ke kelas Faiz.

"Faiz, lagi main apa sich?" Ummi tetap kepo, hiks.

"Udah, mi, ummi jangan ke sekolah Faiz, ya"

Hm...okay boy, ummi langsung ke tempat parkir, trus pulang ke rumah dengan mengembang kempiskan bibir. Senyum iya, sedih iya, gemes iya.

Pagi tadi, sewaktu menyiapkan keperluan Faiz untuk sekolah, ummi tetep ngomong;

"Ummi ke sekolah Faiz ya, nanti?"

"Gak, jangan ke sekolah Faiz"

"Iya, tapi dimakan ya, bekalnya."

Lalu doa teruntai dari bibir ummi, semangat ya, Nak sekolahnya. Kamu keren;)

To do list for Ummi :
  1. Tetap sajikan sarapan bergizi untuk Faiz
  2. Membekali Faiz dengan bekal yang simple dan sehat
  3. Menyediakan makanan yang disuka, untuk makan siang sepulang sekolah
  4. Sambut Faiz sepulang sekolah dengan bertanya " mau makan sekarang?"
  5. Menemani makan, sembari bertanya hal-hal yang terjadi di sekolah.

Comments

  1. Seneng ya mbak si kecil udah ngga minta ditungguin ,tapi kadang ngga tega juga ninggalin mereka.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Mbak. Ini kesempatan dia buat belajar berani dan mandiri ;)

      Delete
  2. Faiz kereeeen...jadi ibu itu emang banyak khawatirnya ya hiks...to do list saya jg banyak nih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mbak, walaupun sudah berusaha pasrah tapi tetap saja ada khawatirnya

      Delete
  3. faiz udah mandiri, uyyy. Udah gede ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Doanya ya Mbak, suapaya Faiz selalu sehat dan pintar

      Delete
  4. jadi inget dulu pas sd masih ditungguin mama, gara-gara pindah ke sekolah baru dan sayanya memang pemalu.

    setelah saya berdaptasi pun mama masih sering dateng ke sekolah, padahal saya sudah bilang jangan.

    memang sayangnya orangtua ke anak besar banget.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waah, kalau Faiz bukan gara gara pindah sekolah, PDnya kurang, tapi sekarang sudah lebih mandiri

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Transpulmin Balsam untuk Batuk Bayi Fira

Haaai, apa kabar? hari ke -6 di bulan Ramadhan pada bulan Juni 2015. Cuaca masih kurang bersahabat dengan mi, bi , kakak Faiz dan tentu saja bayi Fira. Cuaca panas membuat tanah menjadi kering dan tertiup angin sehingga udara menjadi sangat kotor. Mi sering melihat lo, angin menbawa debu yang tidak tipis, namun tebal, bagaimana jika debu tebal tersebut masuk ke mulut, hidung dan mata kita?
Batuk Mudah Menular, lho. Sudah dipastikan, jika masuk ke dalam mulut, mulut akan terasa gatal, batuk berdahak yang disebabkan oleh debu-debu yang berhamburan masuk ke dalam mulut tadi. Jika masuk ke dalam hidung, akan terjadi bersin yang diakibatkan debu yang menempel pada bulu-bulu hidung, terjadilah influenza. Jika debu masuk ke dalam mata, aduuh itu yang paling menyakitkan karena akan membuat iritasi berupa kemerahan pada mata.
Alhamdulillah, bayi Fira selalu di rumah, namun apakah itu menjamin bayi Fira tidak tertulat batuk? mi, abi dan kakak Faiz selalu beraktivitas di luar rumah. Menghadapi d…

Persiapan Tes Masuk Sekolah Dasar

Dua tahun lalu, ummi mencari artikel mengenai seluk beluk tes masuk sekolah. Dua tahun lalu, Faiz akan lulus TK B, di mana pihak TK memberikan penjelasan, bahwa kemampuan akademis Faiz cukup untuk masuk SD. Hunting sekolah dasar di sekitar tempat tinggal pun di mulai. Artikel di google yang ummi temukan, juga cukup menjawab pertanyaan klise, soal tesnya bagaimana?
Sekolah pertama, pihak sekolah merasa ragu, karena usia Faiz waktu itu baru 5,8 bulan. Pihak sekolah meminta Faiz untuk mengikuti tes masuk pada hari yang ditentukan.  Dua hari sebelum tes, ummi menyiapkan soal-soal membaca, menghitung dan menulis. Soal-soal tersebut, ummi ambil dari artikel di google dan sebagian dari buku-buku mewarnai, di mana ada latihan menulis dan berhitung. Faiz lulus dan hari pertama masuk sekolah, Faiz sudah menangis mencari ummi. Hari kedua, hari ketiga, seminggu, dua minggu Faiz masih bersemangat ke sekolah, namun meminta agar ummi, masih menunggu di depan pintu kelas. Mencoba masuk ke sekolah ya…

5 Sekolah Dasar Pilihan di Sekitar Cipondoh

Memilih sekolah untuk Faiz, pertimbangannya adalah, sekolah yang tidak terlalu jauh dari rumah dan memilih sekolah dengan tetap mempertimbangkan kualitasnya. Tahun 2015 kemarin, mi dan bi sudah memilihkan dua sekolah untuk Faiz dan akhirnya hanya menjadi pilihan saja. Sebetulnya, nama Faiz sudah tercatat di dua sekolah tersebut. Di sekolah pertama, Faiz bersekolah dua bulan, di sekolah ke dua, hanya satu bulan saja.
Ada Faktor yang mengakibatkan Faiz urung bersekolah dan menjadi keputusan berat untuk mi dan bi menarik Faiz dari sekolah. Tahun 2016 ini, Faiz menyatakan sudah siap dan tidak akan mengulangi hal yang mengakibatkan mi dan bi menarik Faiz dari sekolah.  
Tahun ini, ada satu sekolah yang diinginkan Faiz, namun sayang sekali sekolah tersebut sudah menutup pendaftarannya. Di bulan Januari ini malah sudah menerima angusuran pertama. Tidaki bisa dibuka, waiting list begitu? katanya tidak bisa, sudah tutup. Okelah kalau begitu.
Berikut, mi rangkum 5 sekolah dasar pilihan di seki…