Skip to main content

Mengajak Faiz dan Fira ke Puspitek, Serpong

Hallo apa kabar anak-anak ummi? Faiz gimana Faiz? tadi sekolah gak upacara ya? cuaca mendung ya. Fira juga kata kakak Faiz sudah ingin sekolah. Kata kakak Faiz, Fira ngerengek minta sekolah. Baiklah, nanti ummi buat sekolah sendiri di rumah, ya, Nak.

Ummi mau cerita nich, jalan-jalannya kita kemaren. Kemaren kalian ke mana saja? tidak jadi ke mana-mana ya? cuma satu tempat yang bisa direalisasikan. Semuanya karena keterbatasan waktu dan manajemen waktu yang luar biasa harus fleksibel.

Ummi sudah plan, berangkat ke Puspitek, Serpong pada pagi hari. Rencananya pukul 8 pagi sudah on the way gitu. Sudah lama sekali, ummi tidak bertemu saudara ummi, namanya Bude Anung. Bude Anung mengantar anaknya yang mengikuti Olympiade Matematika pada event ISMOC. Hari Senin pagi sudah pulang ke Yogyakarta, jadi hari Minggu ummi mengajak abi dan kalian ke Puspitek.



Perkiraan ummi jarak Puspitek dari rumah, kurang lebih satu jam. Ternyata salah. Hampir 3 jam setelah berangkat dari rumah puul 11, akhirnya sampai di Puspitek Serpong. Jalanan ke arah Puspitek, Serpong sebetulnya tinggal lurus saja. Namanya membawa anak-anak ya, ada saja permintaannya. Pertama mampir ke McD Summarecon, Faiz dan Fira makan. Kedua, mampir di Waroeng Spesial Sambal di Gading Serpong. Ummi dan abi juga butuh makan. Kebetulan di Waroeng SS ada mushola, jadi sekalian sholat dzuhur.

Perjalananan menuju Puspitek Serpong diguyur hujan. Sampai di Puspitek Serpong pukul 14.00 lebih. Ummi menghubungi bude Anung, takutnya tidak diijinin masuk ke dalam Puspitek. Tenyata, satpam yang menjaga pintu gerbang, ramah dan sangat baik. Menunjukkan Graha Widya Bakti tempat acara ISMOC berlangsung. 

Pandangan pertama untuk Puspitek Serpong adalah, wooooow. Banyak sekali pepohonan dan semilir angin yang sejuk serta suasana yang adem sekali, tenang dan nyaman sekali untuk sekedar duduk-duduk. Gedung Graha Widya Bakti berada tidak jauh dari gerbang masuk. Ada papan petunjuk yang memudahkan menemukan gedung tersebut.

Fira kebetulan tertidur sawaktu sampai di depan gedung. Ya sudah, ummi bawa saja menggunakan kain. Kakak Faiz juga ikut masuk, sedangkan abi mencari parkiran. Acara berlangsung di lantai 1. Ummi menghubungi bude Anung, menginformasikan kalau ummi sudah sampai. Melihat ke lantai atas, ternyata banyak sekali peserta Olympiade yang didampingi oleh peserta.

Anaknya bude Anung menjadi salah satu finalis Olympiade Math wakil dari SMP Yogyakarta. Ummi saja baru bertemu sama anaknya bude Anung nich. Alhamdululillahnya, sewaktu kita datang, acara sedang break, jadi bisa bertemu deh, dengan bude dan anaknya. Jadi, bisa ngobrol dengan leluasa.

Gaya banget bujang ummi nich, seneng ya?


Peserta ISMOC mulai dari SD hingga SMA dengan bidang studi Math dan Fisika. Pukul 16 nanti, rencananya akan diumumkan juaranya. Sebelum pukul 16, peserta dan pendamping diminta masuk ke dalam ruangan, karena tamu undangan akan hadir.

Ya sudah, ummi mengajak Faiz turun ke lantai bawah. Fira masih tidur dipangkuan abi. Abi yang tertidur juga ;(. Sebelum keluar dari tempat parkir Puspitek, Serpong abi beli kopi dan pop mie untuk Faiz. Udaranya tidak begitu dingin sich, sejuk dan segar saja. 

Melihat-lihat sebentar lingkungan Puspitek, kemudian adzan ashar mengumandang. Keluar dari gedung Puspitek, abi melihat ada pintu masuk yang bertuliskan Puspitek. Abi memutuskan menyeberang dan masuk ke dalam wilayah Puspitek yang lain. Menemukan papan petunjuk bertuliskan Masjid Bahrul Ulum. Alhamdulillah bisa sholat ashar di situ.

Masjid Bahrul Ulum berada tidak jauh dari tempat masuk tadi. Ummi merasa familiar nich dengan masjid tersebut. Faiz juga senang sekali melihat masjid yang dekat dengan danau. Faiz dan abi turun untuk sholat dan ummi menunggu Fira yang sedang tertidur.

Semakin dipandang, semakin ummi yakin pernah melihat Masjid Bahrul Ulum di televisi. Tapi ya sudahlah, Faiz tidak mengijinkan ummi mengambil foto masjid tersebut dengan baik. Akhirnya setelah sholat, pulang dech kita. 



Sampai di bibir jalan ke arah jalan utama, ada protokol yang menghentikan kendaraan dari arah Bogor. Ternyata ada pejabat baru keluar dari Puspitek Serpong. Nomor polisinya A1, ummi dan abi main tebak-tebakan, siapa nich? mungkinkah tamu undangan yang disampaikan di acara ISMOC tadi?

Di perjalanan bude Anung menginformasikan, anaknya mendapatkan medali perunggu. Alhamdulillah, selamaat. Seneng sekali ummi punya saudara yang menjuarai Olympiade Math se-Nasional. Faiz yang sempat berfoto juga dengan anaknya bude, terlihat senang. Biasanya Faiz kan cuek ya, kali ini lain auranya. Contohnya ketika Prof. Yo yang sedang menjelaskan dan mencontohkan perkalian math yang simple. Faiz ingin sekali naik ke lantai atas. Kemudian, sewaktu panitia memanggil peserta SD untuk berbaris, Faiz bergerak akan menuju ke arah suara. 

Yaaah, semoga setelah bertemu saudara ummi di Puspitek, Serpong, Faiz mendapatkan semangat baru. Semangat untuk bersekolah. Semangat untuk belajar dan semangat untuk mencintai bidang yang disukainya. Jika satu bidang sudah disukai, menjalaninya juga nyaman dan mengalir saja. Seperti anaknya bude yang mengalir saja, ketika ditunjuk mengikuti Olyampiade Math ini. 

Bude tidak memberikan les-les khusus yang mengeluarkan banyak biaya. Bude hanya memebrikan fasilitas di rumah, memberikan ruang untuk belajar matematika. Anak bude sudah menunjukan kebolehannya mengerjakan matematika sejak kelas 5 SD. Pengalamannya sudah pernah mengikuti turnamen di Palembang. 

Faiz tidak harus mencontoh harus pintar matematika atau lainnya. Ummi hanya mementingkan, Faiz menyukai dan konsisten untuk melakukan proses belajarnya. Ummi percaya, kecerdasan pada setiap anak adalah berbeda. Bisa jadi, kecerdasan yang lebih dominan pada Faiz adalah kecerdasan kinestetiknya, gerak badannya yang menonjol. Jadi atlet mungkin. 

Yup, akhirnya kita bisa masuk ke Puspitek ya. Bangga karena sudah sering lewat, tapi gak pernah masuk. Abi katanya sich pernah waktu penelitian, cuma lupa katanya. Heheee. ya sudahlah ya, Nak. Gak sempat mengambil banyak foto, Fira juga bobo. Semoga lain kali, bisa datang ke Puspitek lagi ya, dengan kesempatan yang lainnya. Mungkin ketika Faiz atau Fira mau penelitian? ehhee.
Teman-teman yang sudah pernah main ke Puspitek, ceritain dong, kemarin belum sempat seaching, boleh ke mana saja jika berada di dalam Puspitek, Serpong.

Comments

  1. fira cerdas ya, dia merengek minta sekolah.. padahal cuaca sedang tdk mendukung

    ReplyDelete
  2. memang tanda2nya apa mbak kalau faiz punya kecerdasan kinestik?

    ReplyDelete
  3. sama sih, paling sering lewat aja.. jarang ke sana tuh

    ReplyDelete
  4. nanti alvin diajak kesana juga ya Faiz

    ReplyDelete
  5. Aku juga kalo ke sana cuma lewat aja mbak, belom pernah sempat masuk. Huhuhu.

    Salam,
    Shera.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Transpulmin Balsam untuk Batuk Bayi Fira

Haaai, apa kabar? hari ke -6 di bulan Ramadhan pada bulan Juni 2015. Cuaca masih kurang bersahabat dengan mi, bi , kakak Faiz dan tentu saja bayi Fira. Cuaca panas membuat tanah menjadi kering dan tertiup angin sehingga udara menjadi sangat kotor. Mi sering melihat lo, angin menbawa debu yang tidak tipis, namun tebal, bagaimana jika debu tebal tersebut masuk ke mulut, hidung dan mata kita?
Batuk Mudah Menular, lho. Sudah dipastikan, jika masuk ke dalam mulut, mulut akan terasa gatal, batuk berdahak yang disebabkan oleh debu-debu yang berhamburan masuk ke dalam mulut tadi. Jika masuk ke dalam hidung, akan terjadi bersin yang diakibatkan debu yang menempel pada bulu-bulu hidung, terjadilah influenza. Jika debu masuk ke dalam mata, aduuh itu yang paling menyakitkan karena akan membuat iritasi berupa kemerahan pada mata.
Alhamdulillah, bayi Fira selalu di rumah, namun apakah itu menjamin bayi Fira tidak tertulat batuk? mi, abi dan kakak Faiz selalu beraktivitas di luar rumah. Menghadapi d…

Persiapan Tes Masuk Sekolah Dasar

Dua tahun lalu, ummi mencari artikel mengenai seluk beluk tes masuk sekolah. Dua tahun lalu, Faiz akan lulus TK B, di mana pihak TK memberikan penjelasan, bahwa kemampuan akademis Faiz cukup untuk masuk SD. Hunting sekolah dasar di sekitar tempat tinggal pun di mulai. Artikel di google yang ummi temukan, juga cukup menjawab pertanyaan klise, soal tesnya bagaimana?
Sekolah pertama, pihak sekolah merasa ragu, karena usia Faiz waktu itu baru 5,8 bulan. Pihak sekolah meminta Faiz untuk mengikuti tes masuk pada hari yang ditentukan.  Dua hari sebelum tes, ummi menyiapkan soal-soal membaca, menghitung dan menulis. Soal-soal tersebut, ummi ambil dari artikel di google dan sebagian dari buku-buku mewarnai, di mana ada latihan menulis dan berhitung. Faiz lulus dan hari pertama masuk sekolah, Faiz sudah menangis mencari ummi. Hari kedua, hari ketiga, seminggu, dua minggu Faiz masih bersemangat ke sekolah, namun meminta agar ummi, masih menunggu di depan pintu kelas. Mencoba masuk ke sekolah ya…

5 Sekolah Dasar Pilihan di Sekitar Cipondoh

Memilih sekolah untuk Faiz, pertimbangannya adalah, sekolah yang tidak terlalu jauh dari rumah dan memilih sekolah dengan tetap mempertimbangkan kualitasnya. Tahun 2015 kemarin, mi dan bi sudah memilihkan dua sekolah untuk Faiz dan akhirnya hanya menjadi pilihan saja. Sebetulnya, nama Faiz sudah tercatat di dua sekolah tersebut. Di sekolah pertama, Faiz bersekolah dua bulan, di sekolah ke dua, hanya satu bulan saja.
Ada Faktor yang mengakibatkan Faiz urung bersekolah dan menjadi keputusan berat untuk mi dan bi menarik Faiz dari sekolah. Tahun 2016 ini, Faiz menyatakan sudah siap dan tidak akan mengulangi hal yang mengakibatkan mi dan bi menarik Faiz dari sekolah.  
Tahun ini, ada satu sekolah yang diinginkan Faiz, namun sayang sekali sekolah tersebut sudah menutup pendaftarannya. Di bulan Januari ini malah sudah menerima angusuran pertama. Tidaki bisa dibuka, waiting list begitu? katanya tidak bisa, sudah tutup. Okelah kalau begitu.
Berikut, mi rangkum 5 sekolah dasar pilihan di seki…