Skip to main content

Membuat Ruang Bermain Anak di Rumah Semakin Nyaman

Faiz dan Fira sangat senang bermain. Baik bermain di luar rumah maupun bermain di dalam rumah. Meskipun Faiz dan Fira bermain di dalam rumah, kalian semua merasa tenang dan nyaman ya, Nak.  Ummi selalu membuat anak-anak ummi ini, merasakan kenyamanan saat kalian bermain. Apalagi sewaktu bermain di dalam rumah. Ummi sangat memperhatikan adanya pertukaran udara yang baik, agar kalian semua mendapatkan udara yang sehat dan bersih.

Pertukaran udara yang sehat dan bersih bisa didapatkan dari berbagai cara. Misalnya adanya jendela dan ventilasi yang bagus di ruang bermain anak. Tujuannya tidak lain, adalah agar ketika anak-anak sedang bermain, anak-anak akan mendapatkan udara yang sehat dan bersih. Udara di dalam ruang bermain tidak boleh lembab ataupun kotor. Ummi pernah mendapatkan ruang bermain di salah satu tempat makan di Tangerang, sangat lembab. Jika kondisi ruangan bermain anak tidak terdapat jendela atau ventilasi, bisa loh ditempatkan sebuah kipas angin. Saat ini banyak sekali tersedia kipas angin air murah yang dapat dibeli dengan mudah secara online.



Ruang bermain utama Faiz dan Fira berada di ruang depan, ruang yang juga untuk menerima tamu. Jadi sudah pasti, sirkulasi udaranya sangat bagus. Ruangan tersebut berada di ruang depan, langsung menerima udara dari pintu, jendela dan ventilasi. Selain itu, ummi juga masih menambahkan kipas angin agar Faiz dan Fira tidak merasakan kegerahan ketika musim panas datang. Kipas angin juga selalu diperhatikan kebersihannya. Jika kipas angin sudah bersarang debu, sebaiknya dibersihkan secara berkala, agar tidak ada debu dan kotoran yang keluar bersama udara dari kipas angin tersebut.

Faiz dan Fira juga senang bermain di ruangan tengah, ruangan antara dapur dan kamar tidur. Itu artinya, tidak ada sirkulasi udara langsung dari pintu depan. Ummi saja merasakan sesak nafas jika berada di ruang tengah. Oleh karena itu, ummi menambahkan kipas angin, agar suasana bermain Faiz dan Fira semakin nyaman dan sehat. Udara yang tidak berputar membuat bakteri senang berada di dalamnya. Udara akan terasa lembab dan membuat susah bernafas, belum lagi jika ada perabotan yang terbuat dari bubuk kayu. Akan menambah polusi udara dari aroma yang keluar dari keringat yang keluar dari lemari yang terbuat dari bubuk kayu.

Permainan yang disukai Faiz adalah permainan fisik. Permainan yang mengeluarkan gerak dari anggota tubuh. Faiz sangat senang bermain bola di dalam rumah, main lempar bola bersama nenek. Faiz juga senang sekali main lompat-lompat dari tempat yang tinggi ke tempat yang rendah. Tidak hanya itu, kadang Faiz juga bermain lari-larian dari satu ruangan ke ruangan yang lain. Nah, aktifitas bermain yang mengeluarkan gerak ini, sudah pasti mengeluarkan keringat dan sangat membutuhkan kipas angin untuk membuat badannya tidak kegerahan.



Bagaimana dengan Fira? Fira sebelas dua belas dengan kakaknya. Fira senang sekali menggerakkan kaki, tangan dan badannya saat terdengar musik yang nge-beat. Musik yang ceria, musik yang selalu membuat badannya bergerak-gerak menirukan irama musik. Fira juga senang mengikuti Faiz yang bermain lompat-lompatan, lari-larian dan menyusun lego. Fira juga paling tidak senang jika rambutnya diikat, meskipun sudah panjang. Duh, ummi tidak bisa membayangkan gerahnya seperti apa, jika tidak ada kipas angin.

Kipas angin sekarang banyak sekali type dan modelnya. Ada yang harganya murah ada yang harganya mahal. Kipas angin juga ada yang diletakkan di dinding, ada yang berdiri, ada yang duduk dan ada banyak variasinya. Bagaimana? apakah ruang bermain anak-anak sudah memiliki sirkulasi udara yang baik? Apa? sedang mencari kipas angin juga? ssst, sekarang ada cara belanja kipas angin air murah yang praktis. Tinggal duduk, sediakan internet dan gadget, kemudian cari dech MatahariMall untuk mencari kipas angin. Barang diantar ke rumah, menunggu sembari bermain bersama anak-anak.


Comments

Popular posts from this blog

Transpulmin Balsam untuk Batuk Bayi Fira

Haaai, apa kabar? hari ke -6 di bulan Ramadhan pada bulan Juni 2015. Cuaca masih kurang bersahabat dengan mi, bi , kakak Faiz dan tentu saja bayi Fira. Cuaca panas membuat tanah menjadi kering dan tertiup angin sehingga udara menjadi sangat kotor. Mi sering melihat lo, angin menbawa debu yang tidak tipis, namun tebal, bagaimana jika debu tebal tersebut masuk ke mulut, hidung dan mata kita?
Batuk Mudah Menular, lho. Sudah dipastikan, jika masuk ke dalam mulut, mulut akan terasa gatal, batuk berdahak yang disebabkan oleh debu-debu yang berhamburan masuk ke dalam mulut tadi. Jika masuk ke dalam hidung, akan terjadi bersin yang diakibatkan debu yang menempel pada bulu-bulu hidung, terjadilah influenza. Jika debu masuk ke dalam mata, aduuh itu yang paling menyakitkan karena akan membuat iritasi berupa kemerahan pada mata.
Alhamdulillah, bayi Fira selalu di rumah, namun apakah itu menjamin bayi Fira tidak tertulat batuk? mi, abi dan kakak Faiz selalu beraktivitas di luar rumah. Menghadapi d…

Persiapan Tes Masuk Sekolah Dasar

Dua tahun lalu, ummi mencari artikel mengenai seluk beluk tes masuk sekolah. Dua tahun lalu, Faiz akan lulus TK B, di mana pihak TK memberikan penjelasan, bahwa kemampuan akademis Faiz cukup untuk masuk SD. Hunting sekolah dasar di sekitar tempat tinggal pun di mulai. Artikel di google yang ummi temukan, juga cukup menjawab pertanyaan klise, soal tesnya bagaimana?
Sekolah pertama, pihak sekolah merasa ragu, karena usia Faiz waktu itu baru 5,8 bulan. Pihak sekolah meminta Faiz untuk mengikuti tes masuk pada hari yang ditentukan.  Dua hari sebelum tes, ummi menyiapkan soal-soal membaca, menghitung dan menulis. Soal-soal tersebut, ummi ambil dari artikel di google dan sebagian dari buku-buku mewarnai, di mana ada latihan menulis dan berhitung. Faiz lulus dan hari pertama masuk sekolah, Faiz sudah menangis mencari ummi. Hari kedua, hari ketiga, seminggu, dua minggu Faiz masih bersemangat ke sekolah, namun meminta agar ummi, masih menunggu di depan pintu kelas. Mencoba masuk ke sekolah ya…

5 Sekolah Dasar Pilihan di Sekitar Cipondoh

Memilih sekolah untuk Faiz, pertimbangannya adalah, sekolah yang tidak terlalu jauh dari rumah dan memilih sekolah dengan tetap mempertimbangkan kualitasnya. Tahun 2015 kemarin, mi dan bi sudah memilihkan dua sekolah untuk Faiz dan akhirnya hanya menjadi pilihan saja. Sebetulnya, nama Faiz sudah tercatat di dua sekolah tersebut. Di sekolah pertama, Faiz bersekolah dua bulan, di sekolah ke dua, hanya satu bulan saja.
Ada Faktor yang mengakibatkan Faiz urung bersekolah dan menjadi keputusan berat untuk mi dan bi menarik Faiz dari sekolah. Tahun 2016 ini, Faiz menyatakan sudah siap dan tidak akan mengulangi hal yang mengakibatkan mi dan bi menarik Faiz dari sekolah.  
Tahun ini, ada satu sekolah yang diinginkan Faiz, namun sayang sekali sekolah tersebut sudah menutup pendaftarannya. Di bulan Januari ini malah sudah menerima angusuran pertama. Tidaki bisa dibuka, waiting list begitu? katanya tidak bisa, sudah tutup. Okelah kalau begitu.
Berikut, mi rangkum 5 sekolah dasar pilihan di seki…