Skip to main content

Padu Padan Dress dengan Legging untuk Anak-Anak

Saya mau ngomongin salah satu pakaian anak perempuan nich. Semuanya pasti setuju kan, bahwa pakaian anak perempuan itu tidak pernah berhenti inovasinya. Banyak sekali model pakaian anak perempuan, salah satunya adalah dress.

Pengertian dress sendiri adalah pakaian terusan dari atasan sampai rok. Sedangkan untuk ukuran bisa bermacam-macam, ukuran yang panjang, ukuran yang pendek, atau ukuran yang sampai batas lutut. 

DRESS SALAH SATU PAKAIAN ANAK PEREMPUAN


Sebagai seorang perempuan, saya juga suka sekali menggenakan dress. Tapi karena koleksi pakaian di dalam lemari belum bisa memadu padankan dress dengan pakaian lainnya, ya sudahlah. Saatnya mendandani anak perempuan yang gemesin ini. Kenalkan namanya Fira, dia salah satu dari tokoh di blog BukuHarianAnak-Anak.

Badan Fira lumayan tinggi untuk anak seusianya. Usianya saat ini sudah satu tahun lebih enam bulan. Ada beberapa koleksi dress di dalam lemari pakaiannya. Dress baju anak perempuan, unyu-unyu, warnanya sudah kek permen. Tapi saya cenderung memilihkan pakaian untuk Fira yang berwarna merah.

Mungkin karena Faiz, kakaknya saya pilihkan warna merah juga, jadi keblablasan ya. Tapi oke juga kok, anak perempuan menggunakan pakaian berwarna merah, tinggal padu padankan dengan cardigan atau legging warna berbeda, pink atau merah marun contohnya.

Dress pada umumnya memiliki panjang persis di lutut atau sedikit di bawah lutut. Jika ada koleksi dress Fira yang masih dikenakan dan di atas lutut itu artinya, saya masih senang melihat Fira mengenakan dress tersebut. Noted ya, bukan Fira yang pilih dressnya, karena Fira belum bisa memilih ***hehee.

Anak perempuan akan terlihat cantik mengenakan dress, bentuk tubuhnya, meskipun masih anak-anak sudah terlihat cantik. Apalagi dengan banyaknya model serta aksesoris yang menyertainya. Sudah pasti menggunakan dress juga simple, meskipun arti kesederhanaan menggunakan dress untuk anak-anak saat ini harus lebih diperhatikan.

TAMBAHKAN LEGGING


Hal yang harus diperhatikan adalah dari  faktor keamanan dan kesopanan ketika anak perempuan, apalagi yang masih kecil mengenakan dress. Saya selalu menambahkan legging atau celana pop, waktu bayi untuk melengkapi padu padan dress. Alasannya, karena anak-anak, apalagi masih kecil, suka duduk sembarangan, suka asal membuka kaki di mana-mana. 



Coba bayangkan, jika hanya menggunakan celana dalam saja, atau menggunakan diapers saja, duduk di lantai yang ada semut atau kotoran, mana saya tahu? itu dari segi keamanan dari alam. Kemudian, dari faktor kesopanan, memadu padankan dress dengan legging juga terlihat sopan, anak kecil yang suka asal buka kaki ketika duduk, tidak menunjukan pemandangan bagian dalamnya.

Memang terlihat sedikit repot ketika mengenakan dress dan legging. Namun dari segi keamanan dan kesopanan, itu tidak seberapa ya, apalagi jika anak saya nantinya sudah main dengan lawan jenisnya di luar rumah. Saya tidak tahu juga, ketika saya lengah, siapa saja yang bersamanya, apakah ada orang dewasa yang menghampirinya?

Oleh karena itu, membiasakan menambahkan legging pada padu padan dress harus dilakukan sedini mungkin. Fira sudah saya biaskan untuk menggunakan legging jika mengenakan dress atau rok. Jujur dech, melihat penampilannya yang cantik menggunakan dress dan legging, saya kepingin. [2016:02]


Comments

  1. Seneng banget memang kalo udah ngeliat koleksi baju anak cewek , modelnya bermacam2 dan ngegemesin..apalagi kalo pakai dress dan leging yang warna warni hihi lucu yaa :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mbak, lucu-lucu baju anak perempuan, makasih sudah berkunjung

      Delete
  2. Saya sepakat Mbak. Entah sudah berapa kali saya membatin, bagaimana anak tak dalam bahaya jika sering posisi kaki terbuka sedemikian lebar ketika duduk....
    Iya.. legging jawabnya.
    (Maklum tak punya anak cewek... jd tak kepikiran)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mbak Susi anaknya cowo dua ya, hehee...legging cukup menutup, karena bahannya tidak terlalu tebal dan berat y

      Delete
  3. Legging bisa jadi perlindungan untuk si kecil yg belum paham aurat ya mbak.

    ReplyDelete
  4. waktu alfi seumuran Fira juga suka pakai dress gitu Mbak, tapi sekarang ga mau karna sudah bisa milih sendiri. :)

    ReplyDelete
  5. waktu alfi seumuran Fira juga suka pakai dress gitu Mbak, tapi sekarang ga mau karna sudah bisa milih sendiri. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. sebelum Fira pilih sendiri, aku pilihin heheee...makasih kunjungannya ya, Mbak

      Delete
  6. jadi berhayal punya anak cewek, pasti asyik bisa di dandani :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah, cewe satu ini susah kalau didandani, mau cari tips ach

      Delete
  7. iyaa beneran Mak harus dibiasakan..
    soalnya khawatir, suka banyak tuh anak2 kecil perempuan pake dress, ehh ntu nya kliatan di sela2 cd nya dooooh...

    ReplyDelete
    Replies
    1. duh miris sekali ya, padahal anak-anak kan suka main di mana-mana, takutnya aps ada orang dewasa asing kan rawan,

      Delete
  8. Semakin cantik dan imut ya mba jika di padu padankan. Baju untuk anak perempuan kecil memang sangat unik

    ReplyDelete
  9. Anak2ku yg perempuan juga aku biasakan pake legging sejak kecil jadi terbiasa ketika udia baligh disuruh pake jilbab

    ReplyDelete
    Replies
    1. sudah diajari pelan-pelan untuk pakai jilbab, Mbak. Tujuannya ya, biar ketika usia baligh udah nyaman pakai jilbabnya

      Delete
  10. Firaa....kapan kapan main sama Fara yaaa

    ReplyDelete
  11. postingannya mantep nih. memang sedari kecil biasakan pakaidaleman atau legging biar auratnya ga kemana2.apalagi anak2 duduk jugakemana2

    ReplyDelete
  12. Saya juga membiasakan memakai legging buat si kecil. Apalagi banyak legging lucu yang dia suka. Alhamdulillah dia gak pernah keberatan, walau di dalam rumah lebih suka pakai dalaman saja. Gerah katanya:D

    ReplyDelete
  13. Yaps...demi keamanan, yaa, Mbak, ada baiknya anak dipakaikan dengan celana luar atau legging selain celana dalam

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Transpulmin Balsam untuk Batuk Bayi Fira

Haaai, apa kabar? hari ke -6 di bulan Ramadhan pada bulan Juni 2015. Cuaca masih kurang bersahabat dengan mi, bi , kakak Faiz dan tentu saja bayi Fira. Cuaca panas membuat tanah menjadi kering dan tertiup angin sehingga udara menjadi sangat kotor. Mi sering melihat lo, angin menbawa debu yang tidak tipis, namun tebal, bagaimana jika debu tebal tersebut masuk ke mulut, hidung dan mata kita?
Batuk Mudah Menular, lho. Sudah dipastikan, jika masuk ke dalam mulut, mulut akan terasa gatal, batuk berdahak yang disebabkan oleh debu-debu yang berhamburan masuk ke dalam mulut tadi. Jika masuk ke dalam hidung, akan terjadi bersin yang diakibatkan debu yang menempel pada bulu-bulu hidung, terjadilah influenza. Jika debu masuk ke dalam mata, aduuh itu yang paling menyakitkan karena akan membuat iritasi berupa kemerahan pada mata.
Alhamdulillah, bayi Fira selalu di rumah, namun apakah itu menjamin bayi Fira tidak tertulat batuk? mi, abi dan kakak Faiz selalu beraktivitas di luar rumah. Menghadapi d…

Persiapan Tes Masuk Sekolah Dasar

Dua tahun lalu, ummi mencari artikel mengenai seluk beluk tes masuk sekolah. Dua tahun lalu, Faiz akan lulus TK B, di mana pihak TK memberikan penjelasan, bahwa kemampuan akademis Faiz cukup untuk masuk SD. Hunting sekolah dasar di sekitar tempat tinggal pun di mulai. Artikel di google yang ummi temukan, juga cukup menjawab pertanyaan klise, soal tesnya bagaimana?
Sekolah pertama, pihak sekolah merasa ragu, karena usia Faiz waktu itu baru 5,8 bulan. Pihak sekolah meminta Faiz untuk mengikuti tes masuk pada hari yang ditentukan.  Dua hari sebelum tes, ummi menyiapkan soal-soal membaca, menghitung dan menulis. Soal-soal tersebut, ummi ambil dari artikel di google dan sebagian dari buku-buku mewarnai, di mana ada latihan menulis dan berhitung. Faiz lulus dan hari pertama masuk sekolah, Faiz sudah menangis mencari ummi. Hari kedua, hari ketiga, seminggu, dua minggu Faiz masih bersemangat ke sekolah, namun meminta agar ummi, masih menunggu di depan pintu kelas. Mencoba masuk ke sekolah ya…

5 Sekolah Dasar Pilihan di Sekitar Cipondoh

Memilih sekolah untuk Faiz, pertimbangannya adalah, sekolah yang tidak terlalu jauh dari rumah dan memilih sekolah dengan tetap mempertimbangkan kualitasnya. Tahun 2015 kemarin, mi dan bi sudah memilihkan dua sekolah untuk Faiz dan akhirnya hanya menjadi pilihan saja. Sebetulnya, nama Faiz sudah tercatat di dua sekolah tersebut. Di sekolah pertama, Faiz bersekolah dua bulan, di sekolah ke dua, hanya satu bulan saja.
Ada Faktor yang mengakibatkan Faiz urung bersekolah dan menjadi keputusan berat untuk mi dan bi menarik Faiz dari sekolah. Tahun 2016 ini, Faiz menyatakan sudah siap dan tidak akan mengulangi hal yang mengakibatkan mi dan bi menarik Faiz dari sekolah.  
Tahun ini, ada satu sekolah yang diinginkan Faiz, namun sayang sekali sekolah tersebut sudah menutup pendaftarannya. Di bulan Januari ini malah sudah menerima angusuran pertama. Tidaki bisa dibuka, waiting list begitu? katanya tidak bisa, sudah tutup. Okelah kalau begitu.
Berikut, mi rangkum 5 sekolah dasar pilihan di seki…