Skip to main content

Menentukan 5 Pilihan Hadiah untuk Faiz di Lazada



Sudah lama saya tidak memberikan hadiah secara khusus kepada Faiz. Saya merasa rindu untuk melakukannya kembali, membungkus minuman atau makanan kesukaannya dengan kertas kado, kemudian memberikannya sebagai hadiah.

Hadiah tersebut sebagai ungkapan rasa rindu, setelah seharian saya tinggal bekerja, diluar rumah. Memang sich, saat ini saya sudah tidak bekerja, mungkin tidak ada salahnya, saya menerapkan kebiasan itu kembali.

Saat ini, Faiz sedang menyukai aktivitas bersepeda dan shalat berjamaah di mushola sebelah rumah. Sepeda kesayangannya dibawa, meskipun mushola bersebelahan dengan rumah. Ada beberapa barang yang Faiz inginkan, tapi belum saya belikan. Ada banyak kendala, sehingga susah untuk belanja di luar rumah.



Tapi ada satu hal yang memudahkan untuk mencari hadiah tersebut. Yaitu, belanja lebih seru di Lazada, tinggal buka laptop, siapkan internet, mencari barang-barang yang dibutuhkan, kemudian tunggu dech di rumah.  Praktis dan efisien serta tidak perlu keluar rumah.

Sarung Instan Anak


Satu-satunya sarung Faiz yang dimiliki, adalah sarung yang harus dilipat ke samping, digulung dan memastikan terpasang dengan kuat secara manual. Jadi ketika akan pergi ke mushola atau sholat di rumah, Faiz membutuhkan bantuan saya atau abinya. Sebetulnya, Faiz dapat melakukan sendiri, namun kadang melorot/ lepas gulungannya dan teman-teman di mushola akan meledeknya.



Pernah saya akalin dengan mengikat menggunakan tali rafia, tapi malah membuat repot ketika akan melepasnya. Jadi, akhir-akhir ini, Faiz seringnya menggunakan celana panjang untuk sholat. Celana panjang Faiz ada beberapa yang sudah mengatung di atas mata kaki. Pertumbuhan Faiz sangat cepat ya, padahal baru dibeli tahun kemarin. 

Jadi, tidak salah, jika saya sebaiknya membelikan sarung instan anak untuk Faiz. Sarung instant ini, menggunakan karet yang sudah paten, jadi seperti memakai rok saja, ketika menggunakan sarung instan ini. Tujuannya adalah memberikan kemudahan untuk Faiz melaksanakan ibadah sholat, baik di rumah maupun di mushola. Jika ibadahnya sudah semangat dan rajin, aktivitas lainnya pasti akan mengikuti.

Helm Sepeda


Teman bermain sepeda Faiz di rumah, rata-rata anak-anak laki-laki. Kemarin, saya melihat aktivitas bersepeda mereka sangat ekstrim. Ada yang jumping (mengangkat roda depan sepeda ke atas), ada yang ngepot (menyampingkan roda belakang ke samping, ketika berhenti), ada yang lepas tangan(gerakan seperti berdoa, dengan mengangkat kedua tangannya). Sepeda Faiz yang lama sudah diganti, saya memberikan himbauan kepada Faiz, untuk tidak meniru aktivitas teman-teman yang sangat berbahaya.



Aktivitas tersebut memerlukan arahan dan cara belajar yang tepat dan juga menggunakan type sepeda tertentu. Sewaktu ada pengendara sepeda yang menggunakan helm sepeda, Abi mengatakan kepada Faiz, bahwa dengan menggunakan helm khusus sepeda, bersepeda menjadi lebih nyaman dan aman.

Saya setuju sekali, hal ini untuk mengajarkan Faiz tentang arti keselamatan dan keamanan dalam mengendarai, bahkan ketika mengendarai sepeda. Abi juga suka mengajak Faiz bersepeda di luar komplek yang melewati jalan raya, tentu sudah menjadi pilihan tepat, memberikan helm, sebagai hadiah untuk melengkapi aktivitas bersepedanya.

Saya pilihkan helm sepeda berwarna biru dan hitam. Senada dengan warna sepeda Faiz kombinasi biru dan putih. 

Sandal Gunung Anak


Mengapa sandal gunung anak, menjadi salah satu pilihan hadiah untuk Faiz? Alasannya, Faiz adalah salah satu anak, yang susah diajak pergi berbelanja, sedikit rewel. Jadi, sandal yang digunakan adalah sandal japit. Sandal tersebut dibeli di toko samping rumah. Dua kali dalam tiga bulan, sandal tersebut rusak, talinya lepas dan Faiz tidak mau menggunakan kembali.



Bagaimana tidak? aktivitas bersepeda dan lari-larian, sangat tidak aman jika menggunakan sandal japit saja. Untuk pergi ke toko sepatu dan sandal, itu hal yang mustahil dilakukan saat ini. Aktivitas abinya sangat padat, jika pergi bertiga untuk membeli sandal tidak mungkin. Solusinya, belanja sandal gunung untuk Faiz di Lazada.

Sandal gunung memiliki tingkat keawetan yang tinggi, bahannya kuat dan aman ketika menggunakannya. Jadi, saya tidak perlu khawatir, ketika Faiz sedang bersepeda atau berlari-lari bersama teman-temannya, sandalnya tidak menyusahkan kakinya. Sandal gunung ini memiliki pengait dan melindungi kaki agar tidak terlepas dari sandalnya.

Lemari Penyimpanan Mainan


Tempat penyimpanan mainan Faiz ada dua tempat. Di dalam box transparan dan di rak yang terbuka, jadi debu dan kotoran dapat masuk ke dalamnya. Faiz memainkan mainannya saat malam hari, setelah lelah bermain sepeda dan belajar. Mainan kesukaan Faiz salah satunya adalah dinosaurus. Sebelumnya dinosaurus tersebut dimasukkan ke dalam box transparan, namun sudah berganti menjadi keranjang penyimpanan, untuk menggantikan penyimpanan mainan adiknya.





Beberapa hari yang lalu, saya melihat ada kotoran yang ada di dalam keranjang tersebut. Saya sedikit takut, jika kotoran tersebut berbahaya apalagi, sampai ditelan oleh adiknya. Adik Faiz memang senang bermain mainan kakaknya. Faiz juga tidak segan untuk berbagi mainan bersama sang adik.

Lemari penyimpanan mainan yang tertutup, memungkinkan menjaga mainan Faiz dari debu dan kotoran. Dengan diberikannya lemari penyimpanan yang unik, Faiz akan belajar banyak hal. Faiz sangat senang menata mainannya sendiri, hal ini menumbuhkan tanggung jawab dan kreatifitasnya dalam menata dan menjaga mainannya.

Jam Tangan Anak


Jam tangan anak, menjadi list terakhir untuk hadiah Faiz. Alasannya, beberapa kali memberikan jam tangan, memang harganya harga pasar malam, selalu ditinggal di mana saja. Jika saya memberikan hadiah berupa jam tangan, sesuai apa yang disampaikan kepada saya suatu hari,
"Mi, belikan jam tangan dong, nanti kalau sudah jam setengah enam sore, ummi gak perlu panggil Faiz. Faiz tinggal lihat jam berapa sekarang, kalau sudah setengah enam sore, Faiz pulang."


Saya menangkap hal positif dari kalimat yang Faiz sampaikan. Faiz ingin mandiri, ingin bertanggung jawab dan tidak ingin merepotkan saya, untuk memanggilnya ketika jam setengah enam sore tiba. Permintaannya itu sudah lama sekali, tapi karena saya banyak mikirnya, permintaannya masih menjadi pertimbangan tingkat tinggi.

Pilihan saya, jam tangan di Lazada, cocok untuk Faiz dan semoga Faiz dapat lebih menghargai arti sebuah waktu. Waktu itu tidak dapat diputar kembali, semakin bijak menghargai waktu, semakin bijak pula untuk menghargai kesempatan bersama orang-orang yang menyayanginya.

5 pilihan hadian untuk Faiz di atas, saya cari di Lazada, karena pengalaman berbelanja di toko tersebut sangat memuaskan. Hadiah tersebut selain sebagai ikatan penguat antara saya dan Faiz, juga untuk menghargai Faiz telah mengingat barang-barang yang saya butuhkan.

Saya tidak mau menjadi egois untuk mewujudkan keinginan membeli peralatan dapur yang sudah ada, hadiah untuk Faiz lebih penting dan berguna untuk aktivitasnya. Sarung instan, helm sepeda, sandal gunung, lemari penyimpanan mainan dan juga jam tangannya. Jadi anak sholeh ya, Nak, aamiin.

Jika teman-teman ingin membuat wistlist barang-barang apa yang dibutuhkan di Lazada, bisa klik di sini ya. 



Ini adalah sebuah acara kompetisi Blogger ShopCoupons X Lazada Indonesia. Diselenggarakan oleh ShopCoupons. Voucher Lazada disponsori oleh Lazada Indonesia.

[2016:01]

Comments

  1. Wah faiz mau punya sepeda yaa. Tante juga mau minta ah sama lazada

    ReplyDelete
  2. ih asik helm sepeda, iya sih walau cuma naik sepeda tetep harus aman dan nyaman..

    ReplyDelete
  3. pengen juga sandal gunung buat zaidan :) sarung instan zaidan udah punya tapi udah kekecilan dan alhamdulillahnya dpt hadiah sarung dr temannya yg ultah

    ReplyDelete
  4. Jam nya kece mak patut masuk wish list :)

    ReplyDelete
  5. Baju Kokonya ok juga mbak... smg jd makin sregep sembahyang...

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Transpulmin Balsam untuk Batuk Bayi Fira

Haaai, apa kabar? hari ke -6 di bulan Ramadhan pada bulan Juni 2015. Cuaca masih kurang bersahabat dengan mi, bi , kakak Faiz dan tentu saja bayi Fira. Cuaca panas membuat tanah menjadi kering dan tertiup angin sehingga udara menjadi sangat kotor. Mi sering melihat lo, angin menbawa debu yang tidak tipis, namun tebal, bagaimana jika debu tebal tersebut masuk ke mulut, hidung dan mata kita?
Batuk Mudah Menular, lho. Sudah dipastikan, jika masuk ke dalam mulut, mulut akan terasa gatal, batuk berdahak yang disebabkan oleh debu-debu yang berhamburan masuk ke dalam mulut tadi. Jika masuk ke dalam hidung, akan terjadi bersin yang diakibatkan debu yang menempel pada bulu-bulu hidung, terjadilah influenza. Jika debu masuk ke dalam mata, aduuh itu yang paling menyakitkan karena akan membuat iritasi berupa kemerahan pada mata.
Alhamdulillah, bayi Fira selalu di rumah, namun apakah itu menjamin bayi Fira tidak tertulat batuk? mi, abi dan kakak Faiz selalu beraktivitas di luar rumah. Menghadapi d…

Persiapan Tes Masuk Sekolah Dasar

Dua tahun lalu, ummi mencari artikel mengenai seluk beluk tes masuk sekolah. Dua tahun lalu, Faiz akan lulus TK B, di mana pihak TK memberikan penjelasan, bahwa kemampuan akademis Faiz cukup untuk masuk SD. Hunting sekolah dasar di sekitar tempat tinggal pun di mulai. Artikel di google yang ummi temukan, juga cukup menjawab pertanyaan klise, soal tesnya bagaimana?
Sekolah pertama, pihak sekolah merasa ragu, karena usia Faiz waktu itu baru 5,8 bulan. Pihak sekolah meminta Faiz untuk mengikuti tes masuk pada hari yang ditentukan.  Dua hari sebelum tes, ummi menyiapkan soal-soal membaca, menghitung dan menulis. Soal-soal tersebut, ummi ambil dari artikel di google dan sebagian dari buku-buku mewarnai, di mana ada latihan menulis dan berhitung. Faiz lulus dan hari pertama masuk sekolah, Faiz sudah menangis mencari ummi. Hari kedua, hari ketiga, seminggu, dua minggu Faiz masih bersemangat ke sekolah, namun meminta agar ummi, masih menunggu di depan pintu kelas. Mencoba masuk ke sekolah ya…

5 Sekolah Dasar Pilihan di Sekitar Cipondoh

Memilih sekolah untuk Faiz, pertimbangannya adalah, sekolah yang tidak terlalu jauh dari rumah dan memilih sekolah dengan tetap mempertimbangkan kualitasnya. Tahun 2015 kemarin, mi dan bi sudah memilihkan dua sekolah untuk Faiz dan akhirnya hanya menjadi pilihan saja. Sebetulnya, nama Faiz sudah tercatat di dua sekolah tersebut. Di sekolah pertama, Faiz bersekolah dua bulan, di sekolah ke dua, hanya satu bulan saja.
Ada Faktor yang mengakibatkan Faiz urung bersekolah dan menjadi keputusan berat untuk mi dan bi menarik Faiz dari sekolah. Tahun 2016 ini, Faiz menyatakan sudah siap dan tidak akan mengulangi hal yang mengakibatkan mi dan bi menarik Faiz dari sekolah.  
Tahun ini, ada satu sekolah yang diinginkan Faiz, namun sayang sekali sekolah tersebut sudah menutup pendaftarannya. Di bulan Januari ini malah sudah menerima angusuran pertama. Tidaki bisa dibuka, waiting list begitu? katanya tidak bisa, sudah tutup. Okelah kalau begitu.
Berikut, mi rangkum 5 sekolah dasar pilihan di seki…