Skip to main content

Ayo, Berenang di Rumah Utiku!

Jumat siang, pukul dua lebih dikit, Faiz dan Fira sampai di rumah Uti dan Akung. Menempuh perjalanan hampir delapan jam, dari Tangerang ke Cilacap, untuk berenang di rumah uti. Sudah lama, Faiz merengek ingin berenang di rumah uti, sejak uti memberitahukan, bahwa kolam yang sebetulnya, untuk kolam ikan, sudah jadi.

Membuka pintu garasi, Faiz langsung menuju belakang rumah uti. Mi juga pangling saat melihat pemandangan bagian belakang rumah uti. lahan tanah, disisakan hanya beberapa meter, karena uti membuat sebuah kolam dan menambah ukuran ruang makan, di depan kolam tersebut.

Faiz, tidak bisa langsung masuk dan berenang di dalam kolam tersebut, karena sedang diperbaiki. Awalnya kolam tersebut, menggunakan batu alam saja, dan dicat hitam. Tapi cat tersebut mengelupas dan akhirnya uti menggunakan keramik berwarna biru. Tidak lama, kolam tersebut, sudah selesai diperbaiki, dan om Afif mengisi kolam dengan air.

Ukuran kolam tersebut tidak begitu luas, tapi cukup untuk bermain air untuk cucu-cucu uti. kebetulan, hari itu, baru Faiz, Fira dan Zafran yang sudah berada di rumah Uti. Jadi, yang masuk ke dalam kolam, hanya Faiz dan Fira. Baru hari berikutnya, ada Vander yang ikut nimbrung di dalam kolam.

Kolam tersebut dibuat memang karena uti ingin cucu-cucunya bermain air di situ. Selain itu, jika uti dan akung sedang sendirian, kolam tersebut untuk pemandangan ketika sedang menikmati makan pagi. Ada air mancur dan air terjun untuk menambah keramaian kolam tersebut.

Berenang di rumah utiku


Seru sekali, waktu Faiz, Fira, Zafran dan Vander bermain air, berenang sesuka hati  di dalam kolam tersebut. Sayang, kakak Davin dan kakak Fariq belum datang, masih ada di gunung. Ayo kakak-kakak, kapan turun gunung? Faiz dan Fira menunggu, sampai selesai mobil abi diperbaiki? hihii.

Anak-anak pada dasarnya suka bermain air, jadi, membuat kolam di rumah, meskipun ukurannya tidak seberapa besar, lumayan membunuh kebosanan. Apalagi, cucu uti yang jumlahnya enam, hanya satu saja cewenya. Jadi, bisa dibayangkan ya, jika sedang berkumpul bersama. 

Apakah cucu-cucu uti bermain airnya lama? tidak, uti membolehkan Faiz dan Fira bermain air di kolam, namun dengan satu syarat. Tidak boleh terlalu lama, paling lama lima belas menit, hehee, dapat apa coba? tapi boleh setiap pagi dan sore.


berenang di rumah utiku

Teman-teman mau bermain air? ayo bermain air dan berenang di rumah utiku. Nanti seru-seruan bermain air, karena udara di Cilacap panasnya minta ampun. Mi melihat uti minum air ditambah es batu terus, mi juga ikut-ikutan dech. [2016:01]

Comments

  1. Wuah .... Senang banget kalo ada kolam renang mininya.

    ReplyDelete
  2. wah asyik bener ya bisa puas berenang

    ReplyDelete
  3. Kayanya gede juga mbak, ukurannya berapa? Ada 3*5?

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Transpulmin Balsam untuk Batuk Bayi Fira

Haaai, apa kabar? hari ke -6 di bulan Ramadhan pada bulan Juni 2015. Cuaca masih kurang bersahabat dengan mi, bi , kakak Faiz dan tentu saja bayi Fira. Cuaca panas membuat tanah menjadi kering dan tertiup angin sehingga udara menjadi sangat kotor. Mi sering melihat lo, angin menbawa debu yang tidak tipis, namun tebal, bagaimana jika debu tebal tersebut masuk ke mulut, hidung dan mata kita?
Batuk Mudah Menular, lho. Sudah dipastikan, jika masuk ke dalam mulut, mulut akan terasa gatal, batuk berdahak yang disebabkan oleh debu-debu yang berhamburan masuk ke dalam mulut tadi. Jika masuk ke dalam hidung, akan terjadi bersin yang diakibatkan debu yang menempel pada bulu-bulu hidung, terjadilah influenza. Jika debu masuk ke dalam mata, aduuh itu yang paling menyakitkan karena akan membuat iritasi berupa kemerahan pada mata.
Alhamdulillah, bayi Fira selalu di rumah, namun apakah itu menjamin bayi Fira tidak tertulat batuk? mi, abi dan kakak Faiz selalu beraktivitas di luar rumah. Menghadapi d…

Persiapan Tes Masuk Sekolah Dasar

Dua tahun lalu, ummi mencari artikel mengenai seluk beluk tes masuk sekolah. Dua tahun lalu, Faiz akan lulus TK B, di mana pihak TK memberikan penjelasan, bahwa kemampuan akademis Faiz cukup untuk masuk SD. Hunting sekolah dasar di sekitar tempat tinggal pun di mulai. Artikel di google yang ummi temukan, juga cukup menjawab pertanyaan klise, soal tesnya bagaimana?
Sekolah pertama, pihak sekolah merasa ragu, karena usia Faiz waktu itu baru 5,8 bulan. Pihak sekolah meminta Faiz untuk mengikuti tes masuk pada hari yang ditentukan.  Dua hari sebelum tes, ummi menyiapkan soal-soal membaca, menghitung dan menulis. Soal-soal tersebut, ummi ambil dari artikel di google dan sebagian dari buku-buku mewarnai, di mana ada latihan menulis dan berhitung. Faiz lulus dan hari pertama masuk sekolah, Faiz sudah menangis mencari ummi. Hari kedua, hari ketiga, seminggu, dua minggu Faiz masih bersemangat ke sekolah, namun meminta agar ummi, masih menunggu di depan pintu kelas. Mencoba masuk ke sekolah ya…

5 Sekolah Dasar Pilihan di Sekitar Cipondoh

Memilih sekolah untuk Faiz, pertimbangannya adalah, sekolah yang tidak terlalu jauh dari rumah dan memilih sekolah dengan tetap mempertimbangkan kualitasnya. Tahun 2015 kemarin, mi dan bi sudah memilihkan dua sekolah untuk Faiz dan akhirnya hanya menjadi pilihan saja. Sebetulnya, nama Faiz sudah tercatat di dua sekolah tersebut. Di sekolah pertama, Faiz bersekolah dua bulan, di sekolah ke dua, hanya satu bulan saja.
Ada Faktor yang mengakibatkan Faiz urung bersekolah dan menjadi keputusan berat untuk mi dan bi menarik Faiz dari sekolah. Tahun 2016 ini, Faiz menyatakan sudah siap dan tidak akan mengulangi hal yang mengakibatkan mi dan bi menarik Faiz dari sekolah.  
Tahun ini, ada satu sekolah yang diinginkan Faiz, namun sayang sekali sekolah tersebut sudah menutup pendaftarannya. Di bulan Januari ini malah sudah menerima angusuran pertama. Tidaki bisa dibuka, waiting list begitu? katanya tidak bisa, sudah tutup. Okelah kalau begitu.
Berikut, mi rangkum 5 sekolah dasar pilihan di seki…