Skip to main content

Zhafira Belajar Memakai Sepatu Sendiri

Anak-anak tingkahnya lucu-lucu ya. Saat mi sedang sibuk menyiapkan keperluan untuk bepergian, Zhafira melakukan hal yang membuat mi, mengambil kamera. Zhafira berusaha memakai sepatunya sendiri, karena mi memang belum memakaikannya. 

Mi melihat dari kejauhan, pertama-tama dalam posisi berdiri, ternyata belum bisa, baru kemudian posisi duduk. Hihiiii, mi yang melihat ketawa-ketawa dan gemes sekali dengan tingkah anak perempuan mi ini.

belajar memakai sepatu sendiri


Belajar Menggunakan Sepatu Sendiri


Mi dan bi belum pernah mengajari Zhafira, mungkin dia ingin tahu dan penasaran yak. Mula-mulanya sich Zhafira memperhatikan, bagaimana cara mi memakaikan sepatunya. Mi meminta Zhafira untuk duduk terlebih dahulu, kemudian, mi minta kakinya mana? dia akan menjulurkan kaki kanannya.

belajar memakai sepatu sendiri


Jadi, anak-anak ini memang seorang pengamat dan seorang peniru yang baik. Dia akan bereksperimen sepanjang pengetahuan dia. Seperti menggunakan sepatunya sendiri, mi tidak pernah menyuruh atau mengkondisikan untuk memakai sepatu sendiri. Tapi, Zhafira memiliki keinginan untuk mau memakai sendiri, untuk berusaha sendiri dan kalau sudah tidak mampu, dia akan menyodorkan sepatu atau sandalnya untuk dibantu dipakaikan.

Sepatu dan Sandal Zhafira


Lihat nich foto-fotonya, foto ini diambil malam takbiran Idul Adha. Sebelum pergi ke rumah teman abi yang mengadakan syukuran pindah rumah. Zhafira juga baru-barunya bisa berjalan, masih belum seimbang. Kalau sekarang? beeeuh, Zhafira sudah mengikuti kakaknya, pintu terbuka, wuuuuz langsung keluar, menyeberang jalan dan tahu-tahu sudah berada di rumah orang.

Sepatu Zhafira yang berwarna pink, bergambar minnie mouse, hadiah ulang tahun pertamanya dari nenek dan aunty ayu. Sedangkan sandal pink, ummi beli di Cilacap sewaktu pulang lebaran Idul Fitri. Pink semuanya, lucu ya...perlengkapan anak perempuan. 

belajar memakai sepatu sendiri


Sepatu Zhafira masih terlalu besar untuk Zhafira gunakan, jadi mi menyimpannya di dalam lemari. Agar nantinya, kalau sudah pas, sepatunya masih bagus. Saat itu juga, pasti Zhafira sudah mampu menggunakan sepatu sendiri.

belajar memakai sepatu sendiri
Siap berangkat...


Sepatu dan sandal Zhafira cocok dipadupadankan dengan pakaian-pakaian yang ada. Kebanyakan karena berwarna pink, ungu dan merah juga. Jadi, penampilan Zhafira sudah feminime kan? [2015:12]

Comments

  1. hohoho sangat feminis sekali.. pink semua itu

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyaaaa... pink, padahal aku sukanya biru

      Delete
  2. zhafiraaa... hebat y udah bisa pake sepatu sendiri, om bangga padamu nak

    ReplyDelete
  3. Zhafira cantiknya. :D Imut dan lucu pula. :D

    ReplyDelete
  4. Bemar mbak Astin, anak-anak memang peniru yang baik..jadi orang tua harus memberi contoh yg baik juga ya...

    * Zhafira nya difoto nggak peduli tuh..tetap asyik dengan sepatunya... :)

    ReplyDelete
  5. zhafira mau cepat besar, jd cepat belajar bisa pakai sepatu sendiri, good job :-)

    ReplyDelete
  6. akhirnya lancar pake sepatu sendiri atau mamanya masih suka bantuin nih... xixixi.. fira lucu deh

    ReplyDelete
  7. Zhafira pinter yaa...udah bisa pake cendili...
    berarti udah mau besar nih Mi...
    girly bagnget ya pinky pinky

    ReplyDelete
  8. wah Fira udah pinter pakai sepatu sendiri

    ReplyDelete
  9. waa pintelna pake cepatu cendili.. kebalik gak tuh dek? :D

    ReplyDelete
  10. Wah jadi inget dulu waktu kecil ane sering pakai sepatu / sendal terbalik :D

    ReplyDelete
  11. Udah gedeeee ni anaakk... Shilohah pinter yaa sayang..

    Salam sayang selali

    ReplyDelete
  12. ayoooo zafira semangat belajarrrr pasti bisaaa

    ReplyDelete
  13. iiih jadi gemes3x...pengin nowel si fira yang cantik n smart *Siapa dulu dong mamanya :D

    ReplyDelete
  14. Raissa jg sukanya piniiiink semua kaya Zhafira :)

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Transpulmin Balsam untuk Batuk Bayi Fira

Haaai, apa kabar? hari ke -6 di bulan Ramadhan pada bulan Juni 2015. Cuaca masih kurang bersahabat dengan mi, bi , kakak Faiz dan tentu saja bayi Fira. Cuaca panas membuat tanah menjadi kering dan tertiup angin sehingga udara menjadi sangat kotor. Mi sering melihat lo, angin menbawa debu yang tidak tipis, namun tebal, bagaimana jika debu tebal tersebut masuk ke mulut, hidung dan mata kita?
Batuk Mudah Menular, lho. Sudah dipastikan, jika masuk ke dalam mulut, mulut akan terasa gatal, batuk berdahak yang disebabkan oleh debu-debu yang berhamburan masuk ke dalam mulut tadi. Jika masuk ke dalam hidung, akan terjadi bersin yang diakibatkan debu yang menempel pada bulu-bulu hidung, terjadilah influenza. Jika debu masuk ke dalam mata, aduuh itu yang paling menyakitkan karena akan membuat iritasi berupa kemerahan pada mata.
Alhamdulillah, bayi Fira selalu di rumah, namun apakah itu menjamin bayi Fira tidak tertulat batuk? mi, abi dan kakak Faiz selalu beraktivitas di luar rumah. Menghadapi d…

Persiapan Tes Masuk Sekolah Dasar

Dua tahun lalu, ummi mencari artikel mengenai seluk beluk tes masuk sekolah. Dua tahun lalu, Faiz akan lulus TK B, di mana pihak TK memberikan penjelasan, bahwa kemampuan akademis Faiz cukup untuk masuk SD. Hunting sekolah dasar di sekitar tempat tinggal pun di mulai. Artikel di google yang ummi temukan, juga cukup menjawab pertanyaan klise, soal tesnya bagaimana?
Sekolah pertama, pihak sekolah merasa ragu, karena usia Faiz waktu itu baru 5,8 bulan. Pihak sekolah meminta Faiz untuk mengikuti tes masuk pada hari yang ditentukan.  Dua hari sebelum tes, ummi menyiapkan soal-soal membaca, menghitung dan menulis. Soal-soal tersebut, ummi ambil dari artikel di google dan sebagian dari buku-buku mewarnai, di mana ada latihan menulis dan berhitung. Faiz lulus dan hari pertama masuk sekolah, Faiz sudah menangis mencari ummi. Hari kedua, hari ketiga, seminggu, dua minggu Faiz masih bersemangat ke sekolah, namun meminta agar ummi, masih menunggu di depan pintu kelas. Mencoba masuk ke sekolah ya…

5 Sekolah Dasar Pilihan di Sekitar Cipondoh

Memilih sekolah untuk Faiz, pertimbangannya adalah, sekolah yang tidak terlalu jauh dari rumah dan memilih sekolah dengan tetap mempertimbangkan kualitasnya. Tahun 2015 kemarin, mi dan bi sudah memilihkan dua sekolah untuk Faiz dan akhirnya hanya menjadi pilihan saja. Sebetulnya, nama Faiz sudah tercatat di dua sekolah tersebut. Di sekolah pertama, Faiz bersekolah dua bulan, di sekolah ke dua, hanya satu bulan saja.
Ada Faktor yang mengakibatkan Faiz urung bersekolah dan menjadi keputusan berat untuk mi dan bi menarik Faiz dari sekolah. Tahun 2016 ini, Faiz menyatakan sudah siap dan tidak akan mengulangi hal yang mengakibatkan mi dan bi menarik Faiz dari sekolah.  
Tahun ini, ada satu sekolah yang diinginkan Faiz, namun sayang sekali sekolah tersebut sudah menutup pendaftarannya. Di bulan Januari ini malah sudah menerima angusuran pertama. Tidaki bisa dibuka, waiting list begitu? katanya tidak bisa, sudah tutup. Okelah kalau begitu.
Berikut, mi rangkum 5 sekolah dasar pilihan di seki…