Skip to main content

Sahur Pertama Untuk Faiz

Hari senin ini, Faiz telah menepati janjinya untuk mau dibangunkan sahur bersama mi dan abi. Memang ketika bulan Ramadhan, Faiz susah sekali dibangunkan, dan saya memang belum mendisiplinkan Faiz untuk puasa di bulan Ramadhan tahun lalu. Tidak ada waktu terlambat kan? untuk memulai yang baik?

Menyambung niat baik dari abi yang telah melaksanakan ibadah puasa senin kamis. Ummi mengajak Faiz untuk ikut serta dan belajar sebelum bulan Ramadhan tahun depan segera datang. Mi dibangunkan oleh abi pukul 4.00. Mepet sekali ya waktunya, namun karena persedian lauk sudah dipanaskan mi tinggal santap.

Faiz mi bangunkan dengan cara mengelap bagian matanya menggunakan tangan mi yang sudah dibasahi air matang. Faiz menggeliat, lalu merem lagi. Alhamdulillah ketika mi membisikan bahwa ini sudah waktunya untuk sahur, Faiz mengerjap. Melihat ke arah jam dinding dan bangun.

Good job Faiz. Faiz bangun dan segera saya membuatkan susu untuknya. Mi menanyakan mau makan pakai apa? katanya telur orek saja, yuk langsung mi buatkan di dapur, telur orek kesukaannya. Suapannya lumayan, ada sampai lima suap dan setelah mi tinggalkan untuk beberes dapur, Faiz sudah terlelap.

Pukul 9 pagi, tukang jamu langganan datang dan Faiz mengetahuinya. Padahal bangun tidur, Faiz sudah mengatakan tidak mau susu, nanti saja kalau benar-benar tidak kuat. Lah, malah keluar minta jamu. Weeeeizt, saya memberi tahu, kalau Faiz sedang latihan puasa, dan tukang jamu minta maaf..heheee. Tukang jamu merayu Faiz agar jamunya dimasukkan ke dalam plastik saja, nanti dimasukkan lemari es, biar dingin nanti.

Gagal dech, karena rayuan tukang jamu dan mi hanya diberikan senyuman oleh Faiz. Jadi, sudah baguslah hari ini Faiz mau bangun sahuur. Alhamdulillah ya Rabb.

Comments

  1. Hebat ih Faiz belajar puasa sunah ya... :)

    ReplyDelete
  2. anakku baru belajar puasa ramadan aja kemarin itu.. itu pun setengah hari :D

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Transpulmin Balsam untuk Batuk Bayi Fira

Haaai, apa kabar? hari ke -6 di bulan Ramadhan pada bulan Juni 2015. Cuaca masih kurang bersahabat dengan mi, bi , kakak Faiz dan tentu saja bayi Fira. Cuaca panas membuat tanah menjadi kering dan tertiup angin sehingga udara menjadi sangat kotor. Mi sering melihat lo, angin menbawa debu yang tidak tipis, namun tebal, bagaimana jika debu tebal tersebut masuk ke mulut, hidung dan mata kita?
Batuk Mudah Menular, lho. Sudah dipastikan, jika masuk ke dalam mulut, mulut akan terasa gatal, batuk berdahak yang disebabkan oleh debu-debu yang berhamburan masuk ke dalam mulut tadi. Jika masuk ke dalam hidung, akan terjadi bersin yang diakibatkan debu yang menempel pada bulu-bulu hidung, terjadilah influenza. Jika debu masuk ke dalam mata, aduuh itu yang paling menyakitkan karena akan membuat iritasi berupa kemerahan pada mata.
Alhamdulillah, bayi Fira selalu di rumah, namun apakah itu menjamin bayi Fira tidak tertulat batuk? mi, abi dan kakak Faiz selalu beraktivitas di luar rumah. Menghadapi d…

Persiapan Tes Masuk Sekolah Dasar

Dua tahun lalu, ummi mencari artikel mengenai seluk beluk tes masuk sekolah. Dua tahun lalu, Faiz akan lulus TK B, di mana pihak TK memberikan penjelasan, bahwa kemampuan akademis Faiz cukup untuk masuk SD. Hunting sekolah dasar di sekitar tempat tinggal pun di mulai. Artikel di google yang ummi temukan, juga cukup menjawab pertanyaan klise, soal tesnya bagaimana?
Sekolah pertama, pihak sekolah merasa ragu, karena usia Faiz waktu itu baru 5,8 bulan. Pihak sekolah meminta Faiz untuk mengikuti tes masuk pada hari yang ditentukan.  Dua hari sebelum tes, ummi menyiapkan soal-soal membaca, menghitung dan menulis. Soal-soal tersebut, ummi ambil dari artikel di google dan sebagian dari buku-buku mewarnai, di mana ada latihan menulis dan berhitung. Faiz lulus dan hari pertama masuk sekolah, Faiz sudah menangis mencari ummi. Hari kedua, hari ketiga, seminggu, dua minggu Faiz masih bersemangat ke sekolah, namun meminta agar ummi, masih menunggu di depan pintu kelas. Mencoba masuk ke sekolah ya…

5 Sekolah Dasar Pilihan di Sekitar Cipondoh

Memilih sekolah untuk Faiz, pertimbangannya adalah, sekolah yang tidak terlalu jauh dari rumah dan memilih sekolah dengan tetap mempertimbangkan kualitasnya. Tahun 2015 kemarin, mi dan bi sudah memilihkan dua sekolah untuk Faiz dan akhirnya hanya menjadi pilihan saja. Sebetulnya, nama Faiz sudah tercatat di dua sekolah tersebut. Di sekolah pertama, Faiz bersekolah dua bulan, di sekolah ke dua, hanya satu bulan saja.
Ada Faktor yang mengakibatkan Faiz urung bersekolah dan menjadi keputusan berat untuk mi dan bi menarik Faiz dari sekolah. Tahun 2016 ini, Faiz menyatakan sudah siap dan tidak akan mengulangi hal yang mengakibatkan mi dan bi menarik Faiz dari sekolah.  
Tahun ini, ada satu sekolah yang diinginkan Faiz, namun sayang sekali sekolah tersebut sudah menutup pendaftarannya. Di bulan Januari ini malah sudah menerima angusuran pertama. Tidaki bisa dibuka, waiting list begitu? katanya tidak bisa, sudah tutup. Okelah kalau begitu.
Berikut, mi rangkum 5 sekolah dasar pilihan di seki…