Skip to main content

Faiz Menderita Sakit Magh di Usia Kanak-Kanak

Hallo anak-anak ummi? sehat-sehat ya semuanya. Makanlah apa yang ada, jangan menunggu makanan kesukaanmu hadir. Tidak selamanya ummi mampu menghadirkan dalam sekejap, apa yang kalian mau. Gak bisa sim salabim, ada ayam goreng ketika ummi sudah masak telur orek. 😏

Itulah Faiz dan Fira. Minta makan pakai sop, ummi masak sop, sudah siap buat disupain ke Faiz dan Fira. Mintanya lain lagi.  Ayam gorenglah, telur oreklah, malah kadang ada gerakan tutup mulut. Iya, anak-anak ummi susahnya diminta untuk makan. Semau mereka dan ummi gak mampu memaksa. 😑

Kadang, disupain tahu bandung goreng saja, makannya lahap bener. Malah nambah tiga sampai empat kali ambil nasi. Gak bisa ditebak anak-anak ummi, ini. Maunya gimana sich. Jadi, prinsip ummi tidak memaksa kalian, untuk makan ternyata menjadi hal buruk buat kalian. Kakak Faiz menderita sakit magh. 😣




Inilah penyebab Faiz menderita sakit magh. Awal masuk sekolah, setiap jam istirahat. Ummi datang membawa makanan. Satu kotak makan berisi nasi, sayur dan lauk. Kadang ummi tambahin agar-agar atau ummi bawain es teh, habis ludes. Tapi, beberapa bulan kemudian, Faiz melarang ummi untuk ke sekolah. Faiz maunya bawa bekal saja. 


Pikir ummi, duh anak ummi sudah besar, sudah malu kalau ada umminya di sekolah. Seneng buanget kan umminya bisa duduk santai sembari blogging. Tapi ternyata buuu, bekalnya selalu utuh, padahal cuma membawa satu kotak nasi yang enggak penuh. 

Suatu hari. Ummi sengaja datang ke sekolah Faiz, tanpa ijin dulu. Tanpa ngomong Faiz dulu. Ummi ngintip dari jendela kaca kelas Faiz. Mana anak ummi, itu dia. Sedang berlari-larian dan main lompat-lompatan di kelas. Du du du duh. Ini penyebabnya. 

Ummi dilarang ke sekolah Faiz. Bekal Faiz kadang utuh. Ternyata lebih mementingkan main bersama teman-teman dulu, daripada makan dan menghabiskan bekal. Ummi muaraaaaah buanget. 😦

Lalu kata Faiz, "ummi ngapain ke sini?" Faiz mendorong ummi ke luar dari kelasnya. Duh, cobah banyangkan diusir guweh. Hahaaaa. Ini apa coba. Kamu tahu, Nak. Dulu, ummi berdoa supaya kamu mau ditinggal di sekolah. Sekarang ummi gak boleh ke sekolah Faiz. 😨 Hahaa, tentu marahnya boongan lah ya.

Faiz tuh memang pinginnya main sama teman-temannya. Jadi, kadang bekalnya gak disentuh. So, supaya Faiz juga gak gengsi. Supaya Faiz belajar bertanggung jawab. Ummi tanya, Faiz maunya bawa bekal apa, biar bekalnya habis.

Faiz minta dibawain roti sama minuman cokelat kemasan, saja. Ya udah, ummi bawain tuh bekal itu. Tapi enggak setiap hari. Bisa bangkrut ummi. Jadi, kadang ummi bawain nasi sama lauk. Atau ummi bawain buah.

Pernah enggak bawa bekal, ummi bawain uang. Faiz cerita, katanya lapar banget, jadi Faiz jajan bakwan 4, habis. Ya Allah, kasihan banget anak ummi.

Sampau suatu hari. Hari Rabu, minggu yang lalu. Bangun tidur, Faiz memegang perutnya. Meringis kesakitan dan enggak mau bangun dari tempat tidur. What's wrong? ummi pikir Faiz malas saja, kan. Pingin bolos sekolah. Ternyata nich anak, malah nangis. Langsung dech, ummi minta abi, buat nganter Faiz ke dokter di depan perumahan.

Diagnose dokter I  (Gp) : Di dalam perutnya banyak gas. Dokter memberi Ranitidin dan Vitamin. Sorenya, Faiz dikerok neneknya. Hasilnya punggung Faiz merah dan hitam. Anak ini, masuk angin nich. 😞. Kata si nenek, Faiz mandi sorenya lama banget. Main air terus. (ini waktu ummi jalan-jalan sampai Senayan City) Hiks. 

Ummi beliin bubur ayam, tapi nasi buburnya saja yang ummi kasih. Isinya kan dipisah, gak ummi kasih, Makannya cuma satu dua suap doang. Dikasih apel masih mau makan, cuma tiga potong ajah.

Sampai hari Minggu, perutnya masih kurang enak. Masih muntah kalau dikasih makan. Jadi, makannya sedikit sekali. Jadi, hari Senin malam, Faiz ke dokter lagi. Kali ini dokter di RSIA.

Diagnose dokter II ( Gp)  : Waaah, ini mah telat makan, jadi asam lambungnya naik. Ulu hatinya tuh yang sakit. Dokter memberikan resep berisi obat magh cair seperti Milanta gitu sama tablet Ranitidin. Faiz masih merasa perutnya masih sakit. Tiduran ngringkel gitu. 😬

Ummi buatin bubur aci a ka tapioka. Menurut bapak atau akungnya Faiz. Kalau pencernaannya sedang bermasalah, coba bikin bubur tepung tapioka ditambahkan dengan gula merah.

Faiz doyan, ada satu piring makan bubur tapioka. Faiz juga minta dibuatkan pancake lagi. Dududuh, makan pancakenya kek minta. Sedikiiiit buanget.

Hari Rabu, ini sudah satu minggu Faiz merasa kesakitan di perut. Segala pra duga abinya membuat ummi khawatir juga. Jadi, daripada sakitnya berlanjut terlalu lama, ummi menyarankan abi, untuk membawa Faiz ke Rumah Sakit Mayapada. Biar clear, biar jelas minta cek lab saja, ke dokter spesialis anak.

Diagnose dokter III (Sp. A) : Samaaaaaa dengan ke dua dokter Gp di atas. Cuma ada ditambahkan obat kembung dan untuk mengatasi mual tadi. Trus dikasih obat batuk dan pilek, karena ada keluhan batuk dan pilek juga. Sama ditambah AB untuk mengobati infeksi di tenggorokannya. 

Pulang dari RS, ummi tuntun Faiz dong dari dalam mobil. Lah, kok sampai di dalam rumah, tuh anak sudah lompat lompat. 😲 Ummi mendadak pingin tidur kalau Faiz sudah sembuh begini.

Makan nasi lumayan banyak, minum air putih juga banyak. Enggak muntah dan enggak pegang perut lagi. Bangun tidur siang, minta dikupasin buah. Ummi kasih saja buah Apel, habis banyak. Apel habis, ummi tawarin cake cokelat. Habis tiga bungkus. Sudah, sampai hari ini, makannya Faiz buanyaaak kok. Tadi pagi request makaroni. Ummi buat dong, makaroni rebus, dikasih saos keju ditambah brokoli dan wortel.

Entahlah, apa yang membuat Faiz benar-benar pulih dan tidak mual muntah lagi. Kemungkinannya ada dua;
  1. Semangatnya untuk sembuh
  2. Warning dari abi, karena untuk ke tiga dokter tersebut, sudah dikeluarkan dana hampir 1 jutaaaah. Gampang banget tuh uang keluar. Sayang banget juga, ummi gak kerja, abi juga gak punya reimburs buat ke kantornya. Yaaah, semoga diganti kesehatanmu yang barokah ya, Nak.  
Mulai sejak itu, ummi harus paksa Faiz untuk makan. Apapun makanan yang ada di  rumah, itu yang Faiz makan. Pesan abi, Faiz minta apa, bilang ke ummi, biar ummi masak, enggak tidur mulu. Hiks. 😢

Faiz juga sekarang paham, kalau makan enggak boleh telat. Oh iya, tadi pulang sekolah, tumben Faiz pulang rada telat. Sampai di rumah, yang jemput Faiz bilang, "Faiz minta mie ayam, Mi. Udah biarin aja". Hooo? antara bingung dan kaget, ummi masuk ke dapur. Lah, bukannya Faiz enggak bawa uang? "iya, ditawari sama pak S*M. Buru-buru ummi ambil uang, buat dikasihin pak S*M. Hhhmm...ni Faiz kesempatan banget, orang baru sakit magh, makan mie ayam.

Comments

  1. Semoga selalu sehat anaknya, Mbak. Anakku yang pertama juga rewel kalau makan. :)

    ReplyDelete
  2. Alhamdulillah, pinter ya, Faiznya? Langsung ngerti kalau nggak boleh telat makan. :)

    ReplyDelete
  3. Anakku sakit magh, baru sembuh juga minta mie ayam. Kukasih aja. Alhamdulillah udah gak apa-apa. Dia juga gak lagi suka telat makan.

    ReplyDelete
  4. Kalau lihat si kecil sakit, gak tega. Pengen dituker gitu aja sakitnya. :( Tapi emang anak2. Main sama makan, dia bakal lebih milih main. :(

    ReplyDelete
  5. Sama kayak aku deh Faiz, huhuhu. Aku lepas dari maag karena rutin minum perasan lemon murni tiap pagi sebelum makan apa-apa. Mudah-mudahan Faiz sehat terus ya, Ummi.

    Salam,
    Syanu.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Transpulmin Balsam untuk Batuk Bayi Fira

Haaai, apa kabar? hari ke -6 di bulan Ramadhan pada bulan Juni 2015. Cuaca masih kurang bersahabat dengan mi, bi , kakak Faiz dan tentu saja bayi Fira. Cuaca panas membuat tanah menjadi kering dan tertiup angin sehingga udara menjadi sangat kotor. Mi sering melihat lo, angin menbawa debu yang tidak tipis, namun tebal, bagaimana jika debu tebal tersebut masuk ke mulut, hidung dan mata kita?
Batuk Mudah Menular, lho. Sudah dipastikan, jika masuk ke dalam mulut, mulut akan terasa gatal, batuk berdahak yang disebabkan oleh debu-debu yang berhamburan masuk ke dalam mulut tadi. Jika masuk ke dalam hidung, akan terjadi bersin yang diakibatkan debu yang menempel pada bulu-bulu hidung, terjadilah influenza. Jika debu masuk ke dalam mata, aduuh itu yang paling menyakitkan karena akan membuat iritasi berupa kemerahan pada mata.
Alhamdulillah, bayi Fira selalu di rumah, namun apakah itu menjamin bayi Fira tidak tertulat batuk? mi, abi dan kakak Faiz selalu beraktivitas di luar rumah. Menghadapi d…

Persiapan Tes Masuk Sekolah Dasar

Dua tahun lalu, ummi mencari artikel mengenai seluk beluk tes masuk sekolah. Dua tahun lalu, Faiz akan lulus TK B, di mana pihak TK memberikan penjelasan, bahwa kemampuan akademis Faiz cukup untuk masuk SD. Hunting sekolah dasar di sekitar tempat tinggal pun di mulai. Artikel di google yang ummi temukan, juga cukup menjawab pertanyaan klise, soal tesnya bagaimana?
Sekolah pertama, pihak sekolah merasa ragu, karena usia Faiz waktu itu baru 5,8 bulan. Pihak sekolah meminta Faiz untuk mengikuti tes masuk pada hari yang ditentukan.  Dua hari sebelum tes, ummi menyiapkan soal-soal membaca, menghitung dan menulis. Soal-soal tersebut, ummi ambil dari artikel di google dan sebagian dari buku-buku mewarnai, di mana ada latihan menulis dan berhitung. Faiz lulus dan hari pertama masuk sekolah, Faiz sudah menangis mencari ummi. Hari kedua, hari ketiga, seminggu, dua minggu Faiz masih bersemangat ke sekolah, namun meminta agar ummi, masih menunggu di depan pintu kelas. Mencoba masuk ke sekolah ya…

5 Sekolah Dasar Pilihan di Sekitar Cipondoh

Memilih sekolah untuk Faiz, pertimbangannya adalah, sekolah yang tidak terlalu jauh dari rumah dan memilih sekolah dengan tetap mempertimbangkan kualitasnya. Tahun 2015 kemarin, mi dan bi sudah memilihkan dua sekolah untuk Faiz dan akhirnya hanya menjadi pilihan saja. Sebetulnya, nama Faiz sudah tercatat di dua sekolah tersebut. Di sekolah pertama, Faiz bersekolah dua bulan, di sekolah ke dua, hanya satu bulan saja.
Ada Faktor yang mengakibatkan Faiz urung bersekolah dan menjadi keputusan berat untuk mi dan bi menarik Faiz dari sekolah. Tahun 2016 ini, Faiz menyatakan sudah siap dan tidak akan mengulangi hal yang mengakibatkan mi dan bi menarik Faiz dari sekolah.  
Tahun ini, ada satu sekolah yang diinginkan Faiz, namun sayang sekali sekolah tersebut sudah menutup pendaftarannya. Di bulan Januari ini malah sudah menerima angusuran pertama. Tidaki bisa dibuka, waiting list begitu? katanya tidak bisa, sudah tutup. Okelah kalau begitu.
Berikut, mi rangkum 5 sekolah dasar pilihan di seki…