Tuesday, 31 May 2016

Samsung Galaxy Tab A Blogger Gathering di Hari Keluarga Nasional




Jakarta - Minggu tanggal 29 Mei 2016 bertepatan dengan hari keluarga nasional, saya dan keluarga lutju ini berkesempatan hadir pada acara SAMSUNG GALAXY TAB A Blogger's Gathering. Bertempat di Kaffeine yang terletak di Lot 8 Foundry 8 SCBD, Jakarta pada pukul 12 siang. Sebelum datang ke tempat acara, saya dan anak pertama saya Faiz (6,7 bulan), mencari informasi mengenai SAMSUNG GALAXY TAB A, yang ternyata merupakan keluarga terbaru dari Samsung Indonesia dan akan di launching siang ini. Iklan di media elektronik seperti TV juga dua hari sebelum acara sudah ditayangkan di beberapa televisi.

Kami tiba di lokasi tepat waktu yang tertera di undangan, 11.30 dan mencari tempatnya juga tidak begitu sulit, karena tempatnya sangat familiar dengan kami. Disambut hangat dan ramah oleh pengundang, tempat acara yang sangat hommy adalah sesuatu yang menambah kebahagian kami.

Monday, 30 May 2016

Fun Edukatif Talkshow Persembahan Lactacyd Baby dan Mother&Baby

Jakarta -  Hari Sabtu, 28 Mei 2016 pagi, keluarga lutju ini berangkat dari Tangerang untuk menghadiri Fun Edukatif Talkshow yang diselenggarakan oleh Lactacyd Baby dan Mother&Baby. Tertarik mengikuti acara dengan dress code white and blue ini, karena Faiz dan Fira sewaktu bayi menggunakan Lactacyd Baby. Selain itu manfaatnya yang sudah teruji menjadikan kulit menjadi sehat dan kembali mulus setelah mengalami merah-merah dan gatal-gatal.

Fun Edukatif Talkshow ini diselenggarakan di Igor's Pastry&Cafe yang beralamat di Jalan Wijaya II No 122 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Meskipun jauh dari Tangerang, keluarga kami sangat antusias hadir untuk mendapatkan ilmu parenting serta mengenal lebih jauh lagi dengan Lactacyd Liquid Baby Soap yang kami pergunakan selama ini.

Thursday, 26 May 2016

Perkembangan Berbicara Fira di Usia 19 Bulan

Hallo anak-anak ummi? Hallo Fira? Fira sedang suka bermain bongkar pasang a ka lego yang besar-besar itu loh. Fira sudah mulai paham bagaimana cara memasangnya, meskipun ya, kadang-kadang masih tidak menempatkan pada posisi yang benar. So far, Fira sudah paham, mainan bongkar pasang itu, adalah disusun dan dibentuk menyerupai benda yang diinginkannya.

Fira juga mampu menjawab, nich kalau ummi tanya. Fira bikin apa sich? asyik bener dengan bongkar pasangnya? "Bikin umah". Saat posisi bongkar pasang tidak pada tempatnya, Fira akan mengeluh dan keluar kata "yeaaah huu huuu". Tapi masih mencoba untuk menyusunnya menjadi benda yang diinginkan dalam pikirannya.


Tuesday, 24 May 2016

Menanyakan Cita-cita Faiz

Hallo Faiz, apa kabar kamu di usiamu yag hampir 7 tahun nanti Inza Allah. Beberapa kali ummi mendengar, Faiz sudah kepingin sekali sekolah ya. Ummi juga sudah kepingin sekali nich, nganterin Faiz ke sekolah, meskipun keinginannya Faiz berangkat sekolah sendiri, naik sepeda. Keinginan kuat Faiz ini karena sering melihat teman-teman sekolah atau sering ditanya orang, "Sudah sekolah, belum?" begitu? jangan berkecil hati ya, Nak. Ada waktunya Faiz berada di bangku sekolah dasar. Berada di sekolah pilihanmu, di mana lulusnya juga sangat memuaskan sewaktu tes ujian masuk SD.

Ummi dan Abi tidak begitu memaksa Faiz untuk belajar, belajar dan belajar, bukan karena tidak sanggup mengajak. Ummi dan Abi melihat Faiz, anaknya tidak bisa dipaksa. Sekali dipaksa, mutung kasarung datang lalu mengobrak abrik seluruh kondisi yang sudah nyaman. Jadi, ummi dan Abi hanya bercerita, waktu kecil ummi dan Abi selalu belajar setelah sholat maghrib. Sebelum berangkat sekolah, ummi dan Abi juga menyempatkan sarapan karena sarapan itu penting sebagai energi dan suplay otak.



Belajarnya Faiz itu belajar sembari berjalan dan bergerak. Anak kinestetik yang penuh dengan perasaan empati terhadap orang lain. Faiz termasuk dalam kategori anak kinestetik aktif yang diminta diam sebentar, belum tentu bertahan lima menit, jangan lima menit hitungan detikpun sudah bosan. Jadi, ketika sedang berada di mobil, sedang bepergian, ummi dan Abi mencoba mengenalkan berbagai macam hal yang dasar. Pun ketika Faiz sedang bermain, lihat-lihat kondisi sich, kalau sedang mood, ummi masuk untuk bercerita dan menunjukan pembelajaran berbagai hal.

Thursday, 19 May 2016

Tiga Kuliner Unik Khas Negeri Khayangan Dieng

Sudah pernah ke Dieng? Faiz bayi pernah melewati jalan untuk masuk ke Diang saja. Waktu itu belum berani naik ke Dieng, karena membawa bayi mungil bernama Faiz. Meskipun yaaah, jarak antara tempat tinggal di Semarang menuju ke Dieng kan lumayan dekat. Tapi apa mau dikata, saat ini malah punya teman banyak yang berasal dari Dieng.

Tertarik ke Dieng karena merupakan dataran tinggi dan merupakan kawasan wisata yang memiliki pesona menarik. Sejarah, alam hingga kulinernya dapat menghipnotis siapapun untuk selalu kembali ke Negeri Khayangan, tempat bersemanyamnya para dewa yang berada di dataran dengan ketinggian 2.093 mdpl.

Sewaktu melewati daerah Wonosobo, salah satu bagian dari Dieng, udara di sana sangat sejuk, dingin dan membuat betah sampai gak ingin pulang. Faiz hanya dapat mengingat lewat gambar saja, karena usianya masih hitungan bulan ketika singgah ke Wonosobo. Bagian dataran tinggi Dieng yang satunya adalah daerah Banjarnegara yang sama-sama masih berada di provinsi Jawa Tengah.

Wednesday, 18 May 2016

Tips Memilih Hijab Khimar yang Sesuai

[Fashion Placement] Banyak sekali pilihan hijab yang dapat dipilih pada era saat ini. Era di mana hijab sudah banyak jenis dan macamnya. Tadi pagi ummi dan Fira jalan-jalan ke Mall dan melihat-lihat banyak sekali pilihan hijab yahg bisa dipilih. Semakin banyak pilihan malah bingung jadinya.

Salah satunya adalah hijab khimar yang sepertinya menjadi tren busana muslim para hijaber. Hijab khimar tidak hanya dikenakan oleh orang tua, dewasa, namun remaja dan anak-anak juga mengenakan macam hijab yang satu ini.

Hijab khimar memiliki model yang seperti jubah dan tampilannya dinamis serta modern. Ummi juga memiliki koleksi hijab khimar yang sering digunakan untuk acara santai. Kemarin Fira juga sudah ummi belikan tiga buah, bentuknya khimar gitu, lucu dech. Para wanita muslim saat ini sudah lebih mementingkan penampilannya, lho degan tetap memakai busana syar'i yang sesuai aturan Agama Islam.

Gaya Faiz dan Fira Membaca Buku

Hai apa kabar semuanya? sudah membaca buku apa hari ini? Faiz dan Fira? buku apa yang sedang kalian senangi? Kalau Faiz ummi sudah paham dech, Faiz suka sekali dengan buku-buku dinosaurus. Nah, untuk Fira, hallo Fira? Fira senang dengan buku apa nich? pasti berbeda ya dengan kakak Faiz?

Kakak Faiz sudah tahu, tanggal 17 Mei 2016 itu adalah hari buku nasional. Dari mana tahunya? dari menonton televisi. Langsung dech Faiz melihat tumpukan buku-bukunya dan mengambil buku-buku yang menarik selain buku dinosaurus.



Fira juga mengikuti kakaknya yang mengambil buku seperti kakaknya. Sempat berebut kakak Faiz dan Fira ketika memilih buku. Kedua anak ini maunya samaan terus, padahal mereka berbeda jenis kelamin. Ummi pikir mereka memilih sama dalam hal mainan, ternyata dari buku yang disukai, mereka kompak juga.

Thursday, 12 May 2016

Lagu Azalia Menjadi Inspirasi Nama Bayi Perempuanku

Membuat nama bayi dapat terinspirasi dari mana saja. Seperti saat ummi dan abi, akan membuat nama bayi untuk adik Faiz. Adalah perempuan, jenis kelamin yang diketahui pada usia kandungan 6 bulan.  Ummi dan abi sudah tidak sabar untuk segera menyusun kata demi kata yang bagus untuk dirangkai menjadi nama adik Faiz.

Saat sedang menyusun nama-nama yang bagus-bagus dan memiliki makna yang baik. Ummi teringat satu kata yang membuat ummi suka. Tapi, tidak pernah terpikir, kalau nama tersebut, nantinya akan dipergunakan menjadi nama bayi. Sebuah nama bunga yang sangat cantik dan indah. Nama bunga yang menjadi judul lagu yang dinyanyikan oleh Ali Sastra. Teman-teman ada yang tahu Ali Sastra?

Menurut Wikipedia, Azalea adalah jenis tanaman berbunga yang tumbuh di wilayah beriklmim sedang. Azalea tumbuh di sebagian besar Asia Timur dan Amerika Utara. Bunganya berkembang pada awal musim panas di bulan Juni. Pada musim gugur, menggugurkan dedaunannya.

Gambar diambil dari Pixabay


Azalea dikembangkan sebagai tanaman hias yang populer. Pada habitat liar, ia bisa tumbuh di hutan dan wilayah berawa. Warna bunganya bervariasi dari merah, kuning, putih, pink dan ungu. Akar Azalea dangkal dan hidup paling baik pada tanam asam yang subur di tempat yang agak teduh.

Wednesday, 11 May 2016

Black Forest Yummy Kue Ulang Tahun Pilihan Faiz

Hallo, Nak, apa kabar semuanya? sehat-sehat selalu ya. Senang sekali ummi masih bisa menuliskan cerita-cerita kalian di buku harian ini. Meskipun menuliskan ya kadang kadang, itu karena waktku ummi, dihabiskan untuk bersama kalian di rumah.

Jika sudah bertiga di rumah siang hari, ummi sudah tidak bisa melangkahkan kaki dan duduk di depan note book. Kita bercerita tentang apa saja, kita saling tawa, saling canda, saling kesel, hehee. Ummi juga senang sekali, mengetahui Faiz masih ingat sesuatu. 

Ingat kalau ummi menginginkan kue ulang tahun. Ummi memang bercerita, setiap ulang tahun, tidak ada kue ulang tahun yang tersedia, tidak dibiasakan dan tidak ada keharusan. Abi juga berpendapat sama. Ulang tahun ditandai dengan doa dan introspeksi diri, bukan dengan kue ulang tahun.

Saturday, 7 May 2016

Anak Berprestasi Meski Memiliki Riwayat Alergi

Anak berprestasi tumbuh dan kembang dengan perkembangan otak yang optimal dan memiliki daya tahan tubuh yang baik. Dengan perkembangan otak yang optimal, otak anak tersebut akan dengan mudah mengembangkan kecerdasannya dan mampu menjadi anak berprestasi.

Anak yang memiliki daya tahan tubuh yang baik, juga memiliki kemungkinan untuk berprestasi. Dengan daya tahan tubuh yang baik, anak dapat belajar secara maksimal dan mengembangkan kecerdasannya sehingga memiliki prestasi.

Jadi anak yang berprestasi berangkat dari anak yang memiliki perkembangan otak yang optimal dan memiliki daya tahan tubuh yang baik. Lalu bagaimana jika ada anak yang tidak memiliki daya tahan tubuh yang baik? apakah perkembangan otaknya optimal? apakah kecerdasannya dapat terasah? atau? anak yang memiliki riwayat #alergitetapberprestasi?


Pentingnya Memperhatikan 1000 Hari Pertama Kehidupan

"Kualitas jangka pangjang seorang manusia ditentukan oleh berbagai kejadian penting selama periode 1000 Hari Pertama Kehidupan"

Saya termenung dan mendapati diri saya harus segera menemukan kejadian penting ke dua anak-anak yang menjadi anugerah kehidupan ini. Kejadian penting apakah yang saya lewati bersama anak-anak? Apa yang telah saya berikan untuk menandakan kejadian penting tersebut? Apakah anak-anak sudah menerima perhatian yang lebih, sesuai dengan haknya? perlahan saya menarik nafas, menahan dalam sesaknya dada yang ingin berteriak, bahwa saya merasa belum begitu maksimal memberikan hadiah pada 1000 Hari Pertama Kehidupannya.



"Masa 1000 Hari Pertama Kehidupan anak akan menjadi "jendela kesempatan" (window of opportunity) yang hanya terjadi seumur hidup"
Saya dan suami kembali terhenyak. Terhempas dan mengeluhkan, bahwa apa yang kami berikan lagi-lagi dirasa kurang maksimal. Kesibukan, keegoisan masing-masing dengan menyodorkan alasan tuntutan pekerjaan, seolah menjadi objek kesalahan.


Thursday, 5 May 2016

Tidak Ada Kata Terlambat untuk #Siap Cerdaskan Bangsa

Tidak ada kata terlambat untuk #Siap Cerdaskan Bangsa. Gerakan #Siap Cerdaskan Bangsa merupakan kelanjutan dari peluncuran MoriCare + Prodiges, sebagai sinergi nutrisi dan stimulasi. Oleh karena itu, untuk meningkatkan pongetahuan orang tua akan pentingnya stimulasi anak, Morinaga meluncurkan Gerakan #Siap Cerdaskan Bangsa melalui website www.siapcerdaskanbangsa.com

Siap Cerdaskan Bangsa


Gerakan #Siap Cerdaskan Bangsa adalah sebuah gerakan dedikasi Morinaga untuk stimulasi dini anak. Wujud dukungan Morinaga berupa fasilitas digital SiapCerdaskan.com, berisi informasi mengenai pentingnya nutrisi dan stimulasi anak pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (1000 HPK).

Nantinya, setiap berkunjung di website tersebut akan dikonversikan dalam nilai rupiah, lho. Jadi yang ingin lebih meningkatkan pemahaman akan pentingnya memberikan stimulasi sejak dini, belum terlambat untuk memberikan dukungan pada kampanye ini.

Periode kampanye berlangsung mulai bulan April s.d Juni 2016. Saya berharap akan banyak orang tua yang peduli dan  mendukung gerakan #Siap Cerdaskan Bangsa, karena nilai yang akan terkumpul akan didonasikan untuk rehabilitasi sekolah di daerah lewat yayasan ASA (Act, Service, Aspire)

Oiya, di atas tadi disebut 1000 HPK, Hari Pertama Kelahiran. Masa 1000 hari pertama kehidupan anak akan menjadi "Jendela Kesempatan" (window of opportunity) yang hanya terjadi seumur hidup. Ada banyak artikel di siapcerdaskan.com yang akan meningkatkan pemahaman mengapa 1000 HPK tersebut sangat penting.

Ingatan saya kembali pada masa 1000 HPK Faiz, anak pertama saya, 6 tahun yang lalu lahir untuk memberikan saya kesempatan untuk belajar banyak hal. Pada 1000 HPK Faiz, apa saja yang saya berikan untuk tumbuh kembangnya? hadiah apa yang telah saya berikan pada 1000 HPKnya. 

siap cerdaskan bangsa


Gerakan #SiapCerdaskanBangsa juga didukung oleh Gerakan 1000 Hadiah Pertama, yaitu program pengumpulan donasi berupa buku dan mainan sebagai stimulasi perkembangan otak, kepada anak-anak yang membutuhkan. Siapapun bisa mendonasikan buku layak pakai dan mainan edukatif pada Morinaga Parenting Seminar Road Show "Siap Cerdaskan Si Kecil Sejak Dini" dan mall to mall event : Dunia Generasi Platinum, bulan April - November 2016.

Bagi teman-teman di Bandun Morinaga Parenting Seminar Road Show "Siap Cerdaskan Si Kecil Sejak Dini akan dilaksanakan pada tanggal 21 Mei 2016 di The Luxury Hotel. Jadi ayo teman-teman yang ingin meningkatkan pengetahuan tumbuh kembang anak, segera daftarkan diri kalian melalui website siapcerdaskan.com.

Bulan lalu, tepatnya tanggal 2 April 2016, saya berkesempatan hadir di Morinaga Parenting Seminar Road Show di The Kasablanka, Jakarta. Sebelum datang ke seminar tersebut, saya mengintip di websitenya. Jadi sedikit banyak saya sudah mendapatkan gambaran mengenai apa  #SiapCerdaskanBangsa. 

Ketika masuk ke venue, kemeriahan berbalut warna merah membahana, ada Chila dan Chilo maskot dari Morinaga Chil-Go menjadi pusat perhatian anak-anak untuk diajak berfoto. Anak-anak saya antusias sekali saat diajak mengelilingi tempat acara. Tempatnya sangat luas dan juga disediakan play ground agar anak-anak tidak bosan, ada juga booth yang membolehkan saya icip-icip produk-produk dari Kalbe Nutritionals.





Peserta Morinaga Parenting Seminar berjumlah lebih dari 500 orang, mungkin hampir menyentuh angka 10.000 peserta. Ekspektasi saya, acara ini berlangsung lancar dan sukses. Apalagi saat Adrian Maulana yang memandu jalannya seminar dan workshop, sangat energik. MC yang satu ini memang sudah tidak diragukan lagi cara membawa peserta agar larut dalam pembahasan seminar.

Bagi saya, tidak ada kata terlambat untuk memperkaya diri sebagai orangtua menimba ilmu parenting. Setiap hari anak-anak tumbuh dan sebagai orangtua harus senantiasa meng-upgrade ilmu dan pengetahuan parenting



Optimalkan Perkembangan Otak dan Daya Tahan Tubuh, Penentu Kecedasan Multitalenta Si Kecil


Ada dua pembicara pada pembahasan di atas. DR. Dr. Ahmad Suryawan, SpA(K) - Dokter ahli tumbuh kembang anak dan DR. Dr. Anang Endaryanto, SpA(K) - Dokter ahli alergi- imunologi anak.



Dr. Ahmad Suryawan merupakan dokter idaman sekali untuk anak-anak. Menurut beliau, pasiennya dalam sehari tidak lebih dari 5. Menangani masalah tumbuh dan kembang anak, tidak bisa dilakukan satu menit atau dua menit. Perlu waktu yang lama, untuk mengetahui faktor yang menimbulkan masalah tumbuh dan kembang pada diri anak tersebut.

Seandainya dokter Ahmad Suryawan ada di dekat kota Jakarta, saya akan mendaftar untuk konsultasi dengan beliau, sayang sekali, beliau praktek di RSUD Dr. Soetomo, Surabaya. Jadi, saya sangat senang dapat hadir dan mendapatkan penjelasan langsung dari beliau.

Di mulai dari slide yang paling awam bagi sebagian orang, yaitu pengenalan bagian-bagian otak, kapan otak tersebut terbentuk, cara kerja setiap bagian otak anak, perkembangan otak anak  sampai memberikan contoh cara mengembangkan struktur dan fungsi otak anak pada setiap periodenya.

Saya akan mengikuti cara dari Dr. Wawan, biasa beliau disebut, untuk perkembangan struktur dan fungsi otak usia 18-24 bulan. Apa yang harus saya lakukan kepada Fira, anak kedua saya yang berusia 20 bulan, pada bulan ini?

  1. Fira sedang belajar menguasi beberapa kata baru setiap detik, setiap jam dan setiap hari. Ada banyak kosa kata yang dia dengar dari saya, abinya, kakaknya, televisi dan lagu yang dia dengar. Fira juga telah dapat mengucapkan kombinasi dua kata, bahkan lebih. Contohnya "Mi atit, obat mi", "dede ngis, cup cup cup". Di sini saya harus melatih Fira untuk menggunakan beberapa kata menjadi sebuah kalimat. Saat Fira mengucapkan susu, sebaiknya saya menjawab dengan kalimat pertanyaan "Fira minta susu lagi?"
  2. Fira sudah dapat mengerti jika saya bilang "awas", "Jangan" namun masih saja mengulang untuk mendekati kabel, gelas kaca dan berlari di jalan. Di sini, saya harus bersabar dan memberikan kalimat yang berulang-ulang terus, bahwa bermain dengan kabel listrik itu berbahaya.
  3. Beberapa bulan yang lalu, saya melihat Fira asyik menyuapi bonekanya. Bahkan kadang mainan mobil-mobilan kakaknya diberi dot susunya. Di sini saya harus mengajak Fira, berlatih bermain peran. Karena pada tahap ini, Fira sedang mengembangkan imajinasinya. 

Foto di atas adalah aktifitas bermain Fira dengan mainan kesukaannya. Boneka Masha, video-video Masha and The Bear yang ditonton di Youtube. Bisa dibilang, boneka ini menemani aktifitas bermainnya, sampai Fira mengikuti yang saya lakukan. Menyuapi boneka, seakan-akan itu adalah adiknya. 
Ternyata sangat mudah loh, jika mengikuti saran dari dokter wawan untuk lebih dekat dengan anak-anak. Memberikan stimulasi pada masa tumbuh dan kembangnya. Namun supaya diingat, bahwa perkembangan otak anak akan berjalan sesuai tahapan usia anak. pada masing-masing tahapan usia anak tersebut, otak yang sehat dan normal memiliki ciri dan karakteristik yang khas.

Tidak ada kata terlambat, mulai sekarang lakukan stimulasi yang efektif kepada anak kita. Ada banyak cara yang saya dapatkan dari pembahasan dokter wawan. Jika ada yang salah dan kurang, masih dapat ditambahkan hari ini. 

Dr. Anang membahas mengenai alergi pada anak. Alhamdulillah, saya memiliki anak-anak yang sejak kecil tidak terdeteksi memiliki alergi terhadap alergen. Alergi akan terjadi bila sistem pertahanan tubuh anak bereaksi berlebihan terhadap paparan protein yang bagi indivisu normal tidak menyebabkan gangguan.

Alergen bisa berupa serbuk sari, jamur, bulu binatang, tungau debu rumah dan lain sebagainya yang mengganggu saluran pernafasan. Sangat penting sekali untuk mengenali gejala-gejala yang timbul pada anak, penyebab alergi atau yang lainnya.

Jika anak memiliki alergi terhadap alergen, tentunya akan menghambat proses tumbuh dan kembang  Si Kecil. Orang tua kadang hanya fokus untuk menyembuhkan alergi tersebut tanpa memberikan stimulasi tumbuh dan kembangnya. Alergi itu bisa berkurang dengan menghindari alergen yang menyebabkan alergi tersebut timbul dan juga pemberian nutrisi anak yang seimbang dan tepat untuk tahapan usia anak tersebut.

Kenali Kecerdasannya Sejak Dini, Wujudkan Multitalentanya


Setelah waktu ishoma berakhir, sekitar pukul 14.00, Psikolog yang terkenal sangat hangat, ramai dan selalu memberikan motivasi yang luar biasa, hadir untuk memberikan semangat bagi peserta Morinaga parenting Seminar.

Dr. Rose Mini, A.P.,M.Psi banyak memberikan gimmick pada akhir acara. Anak saya yang mengantuk,  langsung bersemangat untuk melihat dan mendengarkan apa yang disampaikan oleh Psikolog energik ini.

Kecerdasan itu sering didefiisikan sebagai keseluruhan kapasitas untuk mengatasi masalah. Kecerdasan anak umumnya dikaitkan dengan IQ dan kemampuan skolastik seperti membaca, menulis dan berhitung. Sedangkan bakat atau talenta identik dengan kemampuan yang dimiliki seseorang dalam bidang tertentu. Jadi sifatnya lebih spesifik, contohnya keterampilan menari, membaca puisi, menyanyi, bermain sepakbola dan lain sebagianya.



Di sini saya memiliki ketakutan, karena Faiz belum dapat duduk tenang untuk menulis dan membaca. Setiap saya ajak Faiz melakukan aktifitas menulis dan membaca, Faiz berkilah, bahwa dia sudah bisa. Memang saat Faiz akan menginstal game animasi di tablet, Faiz lancar sekali menemukan game yang dimaksud. Tapi...motorik kasarnya kan tidak jalan? saya sebaiknya harus bagaimana ya?
Akhirnya ketakutan saya perlahan mulai berkurang. Selain karena Faiz belum masuk dan bersosialisasi di bangku SD, akan ada kecerdasan lainnya yang akan dominan muncul dari diri Faiz. Saya juga yakin, nanti setelah Faiz sudah masuk SD, sikap dan keinginan untuk belajar menulis dan membaca juga pasti akan tumbuh seiring waktu.

Apalagi dari satu kecerdasan, mungkin akan timbul talentanya yang lain, misalnya Faiz, anak pertama saya yang memiliki kecerdasan menonjol di bodily kinesthetic, mungkin memiliki talenta dalam sepakbola. Makin intent proses stimulasi, maka akan memperbesar peluang tampilnya lebih dari satu talenta yang belum tergali (multitalenta).

Dr. Howard Gardner mengemukakan sebuah konsep yang menjembatani keterkaitan antara kecerdasan dan talenta. Konsep ini dikenal sebagai Multiple Intelligence atau Kecerdasan Majemuk. Kecerdasan Majemuk adalah kecerdasan yang mencakup banyak bidang dalam kehidupan kita sehari-hari, yaitu :
  1. Kecerdasan Linguistik : kecerdasan dalam berbicara, membaca maupun mengeja
  2. Kecerdasan Logika Matematik : Memahami kondisi/ situasi menggunakan logika
  3. Kecerdasan Musikal : Memahami musik, baik menyanyi maupun memainkan alat musik
  4. Kecerdasan Kinestetik : menggunakan anggota tubuh
  5. Kecerdasan Visual Spasial : Memahami arah, ruang dan bentuk akhir dari suatu benda, termasuk berpikir kreatif.
  6. Kecerdasan Interpersonal : kecerdasan dalam berhubungan atau berinteraksi dengan orang lain
  7. Kecerdasan Intrapersonal : kemampuan yang berhubungan dengan kesadaran dan pengetahuan tentang diri sendiri.
  8. Kecerdasan Naturalis : Kemampuan mengenali, membedakan, mengungkapkan dan membuat kategori terhadap apa yang dijumpai di alam maupun lingkungannya.
Setelah mengetahui kecerdasan dan talenta Faiz, saya harus memberikan proses stimulasi yang menyenangkan bagi Faiz.Kegiatan-kegiatan yang saya berikan sesuai dengan minat dan gaya belajarnya.

Gaya Belajar.


Faiz cenderung menunjukan kecerdasan Kinestetik, Naturalis dan Logika Matematik. Saya mencoba mengajak Faiz untuk ke luar rumah dan berjalan-jalan dengan saling bertukar cerita. Ketika menemukan satu benda misalnya buah-buahan yang jatuh, saya akan bertanya "Mengapa buah tadi bisa jatuh?", Ketika menjumpai langit yang mulai gelap, saya akan mengajak Faiz untuk ke luar rumah, "Mengapa langit berubah menjadi gelap?". 

Setelah melakukan aktifitas di luar, saya dan Faiz akan menemukan banyak hal yang dapat di bahas. Faiz juga sangat tertarik untuk menjawab setelah diperbolehkan ke luar rumah. Beda jika saya meminta Faiz untuk duduk diam, kemudian saya menerangkan. "Langit berubah menjadi gelap, karena bumi itu berputar dan matahari tetap pada porosnya, jadi..bla and bla", Faiz langsung bergerak mencari mainan atau benda lain sebagai fokusnya, bukan saya.

Gaya belajar ini merupakan cara anak menyerap informasi dan dengan mengetahui gaya belajar anak, dapat membantu para orangtua untuk menstimulasi kecerdasan anak agar tampil optimal. Ada tiga macam gaya belajar.
  1. Looker (Visual)
  2. Listener (Auditory)
  3. Mover (Kinesthetic)
Saat ini saya memang memilih gaya belajar yang paling dominan dari Faiz. Namun, ketiga gaya belajar ini, sebaiknya dapat diterapkan karena pada dasarnya setiap anak, sudah dikaruniai ketiga gaya belajar tersebut.

Untuk mengenali gaya belajar Faiz, saya juga dapat mengetahui dari perilakunya berdasarkan kelompok usia. Untuk kelompok usia 3-6 tahun, yang terlihat pada diri Faiz adalah :
  1. Visual : Bercerita menggunakan kalimat pendek, mudah mengingat logo atau lambang, cepat mengingat warna, suka menonton televisi.
  2. Auditory : Mudah mengingat lagu, senang bernyanyi
  3. Mover : Bercerita sembari menggerakkan tangan, senang melakukan permainan fisik, berlari, melompat, cenderung suka meniru gerakan.

Pola Asuh


Salah satu faktor nurture adalah pola asuh, yaitu gaya pengasuhan tertentu yang konsisten digunkaan oleh orangtua kepada anaknya. Pengasuhan mencakup proses :
  1. Merawat,
  2. Sosialisasi,
  3. Komunikasi.
Dari hasil sebuah penelitian, dinyatakan bahwa pola asuh yang diterapkan orangtua terhadap anak dapat berpengaruh besar kepada kemampuan sosial, emosional dan intelektual anak. Karena itu, sebaiknya orangtua mampu menerapkan pola asuh yang efektif bagi anak.

Dari Parenting Seminar kemarin, saya mendapatkan kiat-kiat pola asuh secara tepat.
  1. Terapkan keempat pola asuh (Tidak terlibat, permisif, demokratis, otoriter) sesuai dengan situasi, lingkungan, serta kepribadian anak dan orangtua.
  2. Orangtua tidak memaksakan sendiri tetapi lebih mengajarkan dan berdialog dengan anak sesuai dengan usianya.
  3. Orangtua harus kompak dan konsisten dalam menerapkan pola asuh kepada anak.
  4. Menggunakan konsekuensi bukan punishment dan reward
  5. Bengun kepercayaan anak sehingga mampu mengontrol dirinya dan merasa bebas berkreasi.
  6. Sebaiknya orangtua jangan mencela, memberi cap, menyamaratakan dan mengganggap anak sebagai objek.

Kecerdasan Emosi


Kecerdasan merupakan keseluruhan kapasitas atau kemampuan untuk belajar memahami lingkungan dan memecahkan masalah. Kecerdasan emosi atau Emotional Intelligence adalah kecerdasan yang melibatkan kemampuan untuk mengetahui perasan diri maupun orang lain dan dapat menggunakan informasi tersebut untuk mengarahkan pikiran dan tindakkan. Menurut Daniel Goleman, ada 5 area kecerdasan emosi, yaitu :
  1. Kemampuan Mengena Emosi
  2. Kemampuan Mengelola Emosi / Kontrol Diri
  3. Kemapuan Memotivasi Diri
  4. Kemampuan Mengenali Emosi Orang Lain / Empati
  5. Kemampuan Membina Hubungan
Untuk membantu proses stimulasi kecerdasan anak-anak saya, ada tiga langkah yang digunakan, yaitu :
  1. Observasi : Mengamati kegiatan Faiz dan Fira dan mengenalkan dengan berbagai kegiatan untuk mengidentifikasi kecerdasan mereka. Faiz dan Fira dikenalkan dengan kegiatan yang berhubungan dengan banyak orang. Saya ingin mengetahui, bagaimana respon mereka jika berada di tengah-tengah orang banyak yang belum dikenal. Hasilnya, Faiz lebih nyaman dan Fira cenderung memiliki rasa takut dan menarik diri.
  2. Stimulasi : Saya berikan kesempatan untuk anak-anak melakukan berbagai aktivitas dan kegiatan. Saya juga memanfaatkan Multiple Intelligence PlayPlan (MIPP). Faiz tertarik saat mengumpulkan benda-benda yang ada di lingkungan sekitar, ada batu, daun kering, ranting kemudian menuliskan benda-benda yang ditemukannya. Fira, cenderung senang bermain musik dan mengerakkan badannya mengikuti alunan musik.
  3. Evaluasi : Terakhir saya melakukan evaluasi secara bertahap terhadap perkembangan kecerdasan anak-anak. Faiz senang sekali beraktivitas di luar rumah, bersama banyak teman-teman, melakukan gerakan fisik, tidak suka berdiam diri. Fira, karena masih balita, kadang sangat senang bertemu dengan teman sebayanya, kadang dia akan menangkis jika ada temannya yang ingin bermain dengannya.
Tidak ada kata terlambat untuk mencerdaskan bangsa, tentunya mulai dari anak-anak di rumah. Morinaga sebagai bagian dari Kalbe Nutritionals mendukung sepenuhnya gerakan #Siap Cerdaskan Bangsa dengan memberikan banyak sekali pilihan nutrisi yang tepat untuk anak-anak.



Morinaga Research Center Jepang senantiasa berinovasi dengan meneliti berbagai manfaat ASI dan nutrisi penting pertumbuhan anak. "Important Steps toward Better Food, Healthy Life". 

Untuk menjadikan Anak Generasi Platinum yang Multitalenta tidak hanya memberikan nutrisi saja yang diperlukan, akan tetapi stimulasi dari orangtua menjadi sangat penting. Morinaga mempersembahkan 6 Langkah Aktivasi Multitalenta dengan dukungan Pola Asuh, Gaya Belajar dan kecerdasan Emosi yang tepat untuk mendukung Pertumbuhan dan Perkembangan Anak Indonesia. 


  1. Kecerdasan Multitalenta, dapat dijumpai pada asupan yang mengandung Omega 6 dan 3, Alfa Laktabulmin, Kolin dan Zat Besi. 
  2. Pertahanan Tubuh Ganda, dapat dijumpai pada asupan yang mengandung nukleotida, Lactoferin, Prebiotk dan Probiotik. 
  3. Tumbuh Kembang Optimal, asupan yang didapat dari vitamin dan mineral, whey protein, kalsium, vitamin D dan magnesium.
  4. Gaya Belajar
  5. Pola Asuh.
Ini Susu Pertumbuhan Fira saat ini, membuatnya tidak perlu mengguankan air panas ya. Fira malah lebih suka menggunakan air dingin pada suhu ruangan, lho.

Pilihan asupan nutrisi pada angka 1-3 tersebut ada pada rangkaian produk Morinaga yang informasinya dapat ditemukan di: 
Facebook : Morinaga Platinum
Twitter : @Morinagaid
Instagram : @MorinagaPlatinum

Wednesday, 4 May 2016

Resep Es Melon Serut, Cara Lain Menikmati Buah Melon

Anak-anak paling suka menikmati buah-buahan yang segar. Buah-buahan segar, bisa berarti setelah dibeli dari tukang buah, langsung dinikmati. Atau buah yang sudah dikupas, kemudian dipotong-potong lalu dinikmati setelah keluar dari lemari es. Saya sering juga membuat buah potong kemudian dicampur menjadi satu, ditambah susu atau syrup dan es batu. Es buah campur, sering disebut seperti itu.

Cuaca hari ini sangat panas, anak-anak lebih menyukai berada di dalam kamar dengan bantuan AC untuk menyejukan ruangan. Aktifitas mereka menonton televisi dan berjoget-joget ketika ada musik yang mereka sukai. Untuk menemani keseruan mereka, saya ingin membuatkan sajian yang cocok, dengan cuaca yang panas sekali ini.

Buah, es batu, air dingin dan syrup. Keempat bahan tersebut dikreasikan menjadi sajian yang cocok untuk anak-anak. Es Melon Serut. Sedikit ribet ketika menyerut melon, apalah artinya semua itu kalau anaknya bilang enak banget.

Monday, 2 May 2016

Manfaat Bermain Rubik Cube untuk Anak-Anak

Hallo, apa kabar? selalu bahagia dan memiliki semangat yang luar biasa ya moms. Beberapa tahun yang lalu saya pernah membeli Rubik cube, tepatnya saat saya masih single dan memiliki banyak waktu luang. Jadi, mau muter-muterin Rubik cube itu berapa lama, it's okey. But now, setelah saya menjadi seorang ibu, i don't have time anymore, to play rubik cube.

Sekarang saya menjadi penonton saja, ketika Faiz dan abinya, sedang bermain rubik cube. Rubik cute tersebut dibeli di toko mainan, saat saya melihat Faiz, kebingungan memilih mainan yang akan dibelinya.

So, rubic cube be an alternative game untuk Faiz. Abinya juga sangat senang ketika melihat, Faiz membawa rubik cube. Tentunya dengan banyak manfaat yang didapat dari bermain rubik cube tersebut.

Permainan yang menguji akal dan logika, tentunya memberikan manfaat lebih untuk anak-anak. Rubik cube dikembangkan oleh Erno Rubik, seorang pematung dan profesor arsitektur dari Hongaria. 

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...