Skip to main content

Tips Menginap di Hotel Bersama Anak-Anak

Menginap di hotel, bagi anak-anak menjadi catatan perjalanan tersendiri untuk mi. Faiz dan Fira sudah beberapa kali menginap di hotel. Dari hotel budget di Bandung, hotel seram di Cirebon, hotel yang tidak begitu bersih di Sukabumi hingga menginap rame-rame bersama keluarga nenek di Bandung Selatan.

Hari Sabtu kemarin, Uti dan Akung mengajak menginap di Dominic Hotel. Dominic Hotel, merupakan hotel langganan uti dan Akung jika kemalaman di Purwokerto. Faiz senang sekali, apalagi menjumpai hotel yang bersih, nyaman dan luas sekali.

Berikut, beberapa tips yang mi terapkan ketika menginap di hotel bersama anak-anak. 

Membawa Pakaian Secukupnya


Jika menginap di hotel dalam perjalanan, tentu tidak perlu repot-repot menyiapkan pakaian. Namun, kalau membawa semua pakaian dari dalam mobil, ya repot. Sewaktu menyiapkan pakaian, sebelum berangkat dari Tangerang ke Cilacap, mi menyiapkan satu tas berisi, tiga set pakaian untuk seluruh anggota keluarga. Tiga set pakaian tersebut, pakaian tidur, pakaian bepergian dan pakaian santai.

Jadi tas berisi pakaian yang telah saya persiapkan tersebut, itulah yang dibawa ke dalam hotel. Untuk pakaian anak-anak, biasanya saya melebihkan jumlahnya, dua atau tiga, karena anak-anak, kadang menumpahkan sesuatu atau lebih mudah kotor pakaiannya.

Rata-rata, menginap di hotel bersama anak-anak, hanya satu malam saja. Jadi, tidak begitu repot, ketika menyiapkan pakaian. 

Membawa Air Mineral dan Makanan / Snack


Walaupun di hotel tersedia air mineral, ada baiknya membawa air mineral sendiri, apalagi membawa anak-anak. Air mineral di hotel, kadang hanya tersedia dua botol saja. Bisa saja, membeli air mineral di minimarket di sekitar hotel.

Makanan juga dipersiapkan sebelum masuk hotel. Biasanya, setelah masuk ke dalam kamar hotel, sudah mager alias malas gerak. Jadi, nyemil di kamar hotel, itu sesuatu. 

Membawa Mainan kesukaan Anak-Anak


Tidak ada salahnya membawa mainan yang disukai anak-anak. Mungkin mereka akan bosan jika, menginap di hotel hanya untuk sitirahat saja. Seperti ketika menginap di Vio Hotel di Cihampelas, Bandung.

Faiz bosan dan bermain tutup buka tirai, sedangkan Fira, bermain apa saja yang mudah dijangkau olehnya. Abi, istirahat untuk tidur setelah melakukan perjalanan balik, ketika lebaran kemarin. Mi? mengawasi mereka tentunya, karena Faiz, sudah dapat membuka pintu kamar hotel, sendiri.

Jadi, ketika menginap di Dominic Hotel, Mi membawa tas mewarnai Faiz, dan kebetulan ada meja kerja di dalam kamar. Fira? bermain tas peralatan kosmetiknya, karena Fira belum memiliki mainan kesukaan.


Picture menyusul, i'm so sorry. 

Mengamankan Benda-Benda di Kamar Hotel


Ini yang paling sering mi lakukan. Sebelum merebahkan diri di kasur atau menikmati air hangat, mi melakukan hal ini. Mengamankan pesawat telepon. Menggeser sofa atau meminggirkan tempat tidur, ke arah dinding.

Sewaktu menginap di Sukabumi, Fira masih kecil, namun mi sudah menggeser kursi untuk memberi pengaman agar Fira tidak terjatuh. Di Apita Hotel Cirebon, tempat tidurnya agak rendah, jadi hanya mengamankan pesawat telepon dan menutup pintu kamar mandi.

Di Dominic Hotel, selain mengamankan pesawat telepon, mi menutupi saklar yang jumlahnya lebih dari dua, dengan cara menutup menggunakan tas. Kemudian, bolak balik, memperingatkan Fira, untuk tidak membuka tutup lemari es. Namun, terjadi juga hal yang tidak diinginkan. Pintu lemari es, mampir di bibir atas Fira, berdarah sedikit.

Rasanya, mi ingin secepatnya anak-anak tumbuh besar. Tapi masa-masa inilah masa yanng sering dirindukan oleh para orangtua. masa ketika anak-anak sedang tumbuh, sedang mengeksplorasi lingkungannya. 

Tips untuk mi sendiri adalah, istirahat secepatnya ketika anak-anak telah tidur dan bangun sebelum anak bangun. Hal ini, bertujuan, ketika anak-anak sudah bangun, mi dapat bermain bersama anak-anak. Kadang mi membereskan pakaian yang kotor dan dimasukkan ke dalam tas, kemudian dibawa masuk ke dalam bagasi mobil. Nah, ketika cek out, hal ini meringankan bawaan. 

Ada yang dapat menambahkan, tips menginap di hotel bersama anak-anak? pasti akan sangat bermanfaat sekali, untuk mi dan bi, yang ingin mengajak anak-anak melakukan long trip ke pulau Jawa,  aamiin. [2016:01]





Comments

  1. yg paling penting... jng lupa membawa anak2 ke hotel :p

    ReplyDelete
  2. Gak pernah ngajakin anak nginep di hotel. :D

    ReplyDelete
  3. Sempet bingung dg "mi" heheee. Sabar ya, dinikmati saja, anak2 cepet gede lo, ntar kangen masa kecil mrk :))

    ReplyDelete
  4. Yang jelas mainan kesukaan anak dan camilan atau makanan kak,,,, Lawong kalau udah nangis, anak - anak sulit untuk di neng - nengke :-) yaw itu tadi mainan kesukaannya yang paling manjur

    ReplyDelete
  5. membawa anak kena charge tambahan gak di Dominic Mi? kalo kena berapa per personnya?

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Transpulmin Balsam untuk Batuk Bayi Fira

Haaai, apa kabar? hari ke -6 di bulan Ramadhan pada bulan Juni 2015. Cuaca masih kurang bersahabat dengan mi, bi , kakak Faiz dan tentu saja bayi Fira. Cuaca panas membuat tanah menjadi kering dan tertiup angin sehingga udara menjadi sangat kotor. Mi sering melihat lo, angin menbawa debu yang tidak tipis, namun tebal, bagaimana jika debu tebal tersebut masuk ke mulut, hidung dan mata kita?
Batuk Mudah Menular, lho. Sudah dipastikan, jika masuk ke dalam mulut, mulut akan terasa gatal, batuk berdahak yang disebabkan oleh debu-debu yang berhamburan masuk ke dalam mulut tadi. Jika masuk ke dalam hidung, akan terjadi bersin yang diakibatkan debu yang menempel pada bulu-bulu hidung, terjadilah influenza. Jika debu masuk ke dalam mata, aduuh itu yang paling menyakitkan karena akan membuat iritasi berupa kemerahan pada mata.
Alhamdulillah, bayi Fira selalu di rumah, namun apakah itu menjamin bayi Fira tidak tertulat batuk? mi, abi dan kakak Faiz selalu beraktivitas di luar rumah. Menghadapi d…

Persiapan Tes Masuk Sekolah Dasar

Dua tahun lalu, ummi mencari artikel mengenai seluk beluk tes masuk sekolah. Dua tahun lalu, Faiz akan lulus TK B, di mana pihak TK memberikan penjelasan, bahwa kemampuan akademis Faiz cukup untuk masuk SD. Hunting sekolah dasar di sekitar tempat tinggal pun di mulai. Artikel di google yang ummi temukan, juga cukup menjawab pertanyaan klise, soal tesnya bagaimana?
Sekolah pertama, pihak sekolah merasa ragu, karena usia Faiz waktu itu baru 5,8 bulan. Pihak sekolah meminta Faiz untuk mengikuti tes masuk pada hari yang ditentukan.  Dua hari sebelum tes, ummi menyiapkan soal-soal membaca, menghitung dan menulis. Soal-soal tersebut, ummi ambil dari artikel di google dan sebagian dari buku-buku mewarnai, di mana ada latihan menulis dan berhitung. Faiz lulus dan hari pertama masuk sekolah, Faiz sudah menangis mencari ummi. Hari kedua, hari ketiga, seminggu, dua minggu Faiz masih bersemangat ke sekolah, namun meminta agar ummi, masih menunggu di depan pintu kelas. Mencoba masuk ke sekolah ya…

5 Sekolah Dasar Pilihan di Sekitar Cipondoh

Memilih sekolah untuk Faiz, pertimbangannya adalah, sekolah yang tidak terlalu jauh dari rumah dan memilih sekolah dengan tetap mempertimbangkan kualitasnya. Tahun 2015 kemarin, mi dan bi sudah memilihkan dua sekolah untuk Faiz dan akhirnya hanya menjadi pilihan saja. Sebetulnya, nama Faiz sudah tercatat di dua sekolah tersebut. Di sekolah pertama, Faiz bersekolah dua bulan, di sekolah ke dua, hanya satu bulan saja.
Ada Faktor yang mengakibatkan Faiz urung bersekolah dan menjadi keputusan berat untuk mi dan bi menarik Faiz dari sekolah. Tahun 2016 ini, Faiz menyatakan sudah siap dan tidak akan mengulangi hal yang mengakibatkan mi dan bi menarik Faiz dari sekolah.  
Tahun ini, ada satu sekolah yang diinginkan Faiz, namun sayang sekali sekolah tersebut sudah menutup pendaftarannya. Di bulan Januari ini malah sudah menerima angusuran pertama. Tidaki bisa dibuka, waiting list begitu? katanya tidak bisa, sudah tutup. Okelah kalau begitu.
Berikut, mi rangkum 5 sekolah dasar pilihan di seki…