Sunday, 29 November 2015

Cerita Tumbuh Gigi pada Bayi

Pertumbuhan pada bayi, tidak semua sama. Catat ya ibu-ibu, karena jika kita selalu berpatok, kok anak itu sudah tumbuh gigi? kok anak saya masih belum tumbuh gigi pada bulan yang sama. Stop, sebaiknya jangan khawatir berlebihan, karena pertumbuhan bayi adalah berbeda-beda. Semua tahapan pertumbuhan bayi ya bu, bukan hanya pertumbuhan gigi saja. Memang ada tolak ukurnya, ada ambang batas, kapan bayi sudah bisa melakukan ini dan itu. Jika memang bayi belum terlihat pertumbuhan sampai usia yang ditentukan, sebaiknya ibu berkonsultasi kepada tenaga kesehatan atau dokter ya.

Usia Bayi Tumbuh Gigi


Mi aru sebatas membaca artikel-artikel dan buku-buku mengenai tahapan pertumbuhan gigi pada bayi. Ada gigi bayi yang mulai tumbuh sejak dalam kandungan. Logikanya, ibu hamil mengkonsumsi kalsium dan susu. Bayi dalam kandungan akan menyerak kandungan kalsium dan fosfat dari aliran darah ibu, sehingga zat tersebut termineralisasi menjadi gigi.

Pada usia bayi berusia enam bulan sejak dilahirkan, biasanya sudah ada yang tumbuh gigi. Bisa lebih awal bisa juga lebih lambat, pada masing-masing bayi akan berbeda-beda. Kalau menurut mi, itu semua tergantung stimulasi yang diberikan oleh orangtua kepada bayinya.

Pertumbuhan gigi bayi Faiz waktu itu pada usia empat bulan. Mi lupa atas dulu atau bawah dulu, karena semua bayi rata-rata memiliki posisi pertumbuhan gigi yang sama. Yaitu atas depan dan bawah depan. Gigi tersebut merupakan gigi seri, yang nantinya akan dipergunakan oleh bayi untuk menggigit sesuatu.

Pertumbuhan gigi bayi Fira pada usia tujuh bulan. Cukup terlambat jika mi berhitung atau menyamakan dengan kakaknya, Faiz. Sejak Fira berusia empat bulan, mi merasa Fira akan tumbuh gigi. Mengapa? sering sekali jemarinya dimasukkan ke dalam mulut dan dengan posisi digigit-gigit menggunakan gusi.

Tanda-Tanda Bayi akan Tumbuh Gigi


Fira panasnya tinggi sekali, mau makan, mau minum, cuma rewel sekali. Mungkin mau tumbuh gigi, coba dilihat gusinya? heheee, dari empat bulan itu, ada gusi yang sedikit menonjol dan mi pikir akan bertumbuh tinggi menjadi gigi.

tumbuh gigi


Mungkin iya ya, panasnya Fira akan tumbuh gigi, lalu bagaimana? ya? diberikan air putih yang banyak ya, minumin parasetamol jika bayi merasa tidak nyaman. Sebaiknya mah jangan dibawa ke dokter dulu, kecuali ada gejala lain yang menyertai. Karena jika sudah terlanjur ke dokter dan itu hanya tanda-tanda akan tumbuh gigi, kasihan bayinya.

Alhamdulillah, tumbuh gigi diusia tujuh bulan dengan panas sebentar, selanjutnya hayo tumbuh lagi dan tumbuh lagi. Hari ini, Bayi Fira sudah berusia satu tahun  tiga bulan. Giginya sudah enam dan akan tumbuh gigi lagi dua buah di tengan bawah.

Tanda-tandanya, jemari Fira suka sekali dimasukkan mulut kemudian bermain dengan gusi yang akan tumbuh tersebut. Jika ditarik jemrinya, bayi Fira akan marah dan terus akan mengelus-elus gusinya dengan jemarinya tersebut.

Stimulasi untuk Pertumbuhan Gigi Bayi


Mi ingin menceritakan stimulasi yang diberikan kepada Faiz dan Fira. Memang berbeda, pada Faiz, mi suka memberikan wortel rebus untuk digigit-gigit atau biskuit bayi. Bayi Fira hanya biskuit bayi dan itupun terkadang maunya yang instant. Maksudnya, mi memberikan remahan biskuit baru kemudian dimasukkan ke dalam mulut bayi Fira.

Jadi, ibu tidak perlu khawatir ya, jika bayi ibu pertumbuhannya tidak sama dari anak teman ibu. Dari satu ibu saja pertumbuhannya bisa berbeda apalagi dari dua ibu, iya kan? Nah sekarang ada baiknya untuk memberikan stimulasi yang berfungsi untuk merangasang pertumbuhan gigi bayi kita.
  1. Berikan biskuti bayi sesuai dengan usianya, yang bayi suka dan awasi.
  2. Berikan sayuran rebus, contohnya wortel, brokoli atau kentang rebus yang diiris tipis.
  3. Berikan teether yang nyaman dan bagus untuk bayi. Perhatikan saran penggunaanya. Nah, bayi Fira juga tidak suka menggunakan teether ini, kasihan ya. 
Demikian, sedikit cerita tumbuh gigi pada bayi. Ingat ya bu, dari satu ibu saja pertumbuhan bayi itu berbeda satu sama lainnya, apalagi dari dua ibu atau bahkan ratusan ribu ibu. Memang ada pertumbuhan yang sama, disyukur saja ya bu.

@astinas





 



Tuesday, 24 November 2015

Koleksi Mainan dari Happy Meal Mc Donald

Faiz memiliki koleksi mainan dari McDonald, ceritanya ya karena suka makan ayam di sana. Awalnya nyoba-nyoba saja waktu itu, sewaktu abi baru datang dari Singapura. Untuk menyenangkan hati Faiz, abi mengajak Faiz pertama kali ke McDonald Bintaro, lupa sektor berapa. Faiz menghabiskan makanannya dan bilang ke abi, boleh enggak, kapan-kapan makan lagi di sini.

Namanya orangtua ke anak ya, kalau sedang susah makan, diajaklah ke McDonald. Atau, ada rejeki sedikit diajak ke McDonald dan orangtuanya hanya minum saja. Padahal itukan malah membiasakan anak dalam zona kenyamanan. Duh, saya juga masih belajar untuk mengajak anak yang susah makan, untuk bersabar dan menerima apa saja hidangan yang disajikan. Lumayanlah, kadang-kadang berhasil, kadang-kadang gagal.

Koleksi Mainan dari McDonalds


mainan

Menu yang paling disukai Faiz adalah Happy Meals, karena apa? ya karena ada hadiahnya. Pernah beberapa kali, mi menyarankan untuk ke tempat makan lain, bukan McDonalds, Faiz menolak dengan alasan, tidak ada mainannya. Sekalian abinya bertanya, mau makan apa mau mainan? kalau mau mainan, yuk abi belikan.

Jadi? McDonald sukes ya, untuk menarik pelanggan, khususnya anak-anak untuk menyantap ayam di McDonald. Hm..sudah lebih dadahan dua tangan, koleksi mainan dari Happy Meals, ada juga yang sudah hilang. Ada yang rusak, meskipun menurut mi, mainan dari McDonald ini memiliki kualitas cukup bagus, sangat bagus malah kalau mi bilang, dibandingkan mainan dari negeri seberang itu.

Faiz paling suka mainan Thomas dari McDonald, setelah itu Bumble bee, setelah itu mobil-mobilannya. Lha, mi kan tanyanya yang paling, paling itu satu...hehee, iya yang paling disukai semuanya... . Paling itu satu, paling disukai, ya itu Thomas, teruss...okay okay, Faiz suka semuanya ya, mainan dari McDonaldnya.

Faiz dan Koleksi Mainan dari McDonald


Faiz sudah mewanti-wanti kepada mi, untuk tidak membuang mainan dari McD, ya iyalah ummi juga suka. Bahannya bersih, guratannya juga tidak tajam serta kualitasnya juga bagus. Ada tulisan McDonald pada setiap mainan.

Ummi menyimpannya pada sebuah box dan khusus untuk mainan dari McDonald. Ada Optimus sebetulnya, tapi dibawa temannya dan tidak boleh diambil. Duh sedih, gak apa-apa dech, Inza Allah bisa melihat optimus yang robot besar ya, Nak. Aamiin.

mainan


Ada juga kaca mata batman. Mainan ini diperoleh ketika abi pulang terlalu larut malam. Saat abi datang, Faiz sudah bobo, jadi mi pakaikan saja kaca mata batman saat Faiz bobo. Selain kaca mata batman, ada batman menggunakan sepeda motor dan batman yang sedang berdiri.

mainan


Thomas, Faiz mendapat mainan Thomas dua kali, padahal ingin yang berbeda. Thomas ini paling sering dimainkan oleh Faiz. Faiz memainkan thomas dengan kereta-kereta lain yang dipunyai oleh Faiz. Faiz pernah ditanya, cita-citanya ingin menjadi masinis. Saat itu memang sedang sering-seringnya Faiz diajak naik kereta, baik ekspres maupun kereta listrik.

Faiz dan McDonald Sekarang


Dua hari kemarin masih pesan delivery order. Padahal mi sudah mengajak pergi ke restorannya yang berjarak hanya lima menit nyampe, dari rumah. Mi sudah merayu, mainannya Transformer lho. Faiz enggak bergerak dan tidak mau, sedang asyik menonton film dinosaurus dari Youtube. Okelah.

Mi dan bi juga sudah mengurangi pelan-pelan, sudah jarang malah mengajak Faiz ke McD. Alasalnnya selain hidup sehat tentunya ada pertimbangan ummi harus rajin memasak dan harus mau mencoba memasak menu kesukaan anaknya. Menu yang ada kriuk kriuknya, seperti ayam McD itu.

Alhamdulillah sich, bertambahnya usia, Faiz sudah jarang merengek minta makan di McD. Terlepas dari beberapa pro dan kontra ya, pilihan ke McD karena ada mainan yang disukai dan dekat dengan rumah. Pilihan untuk jarang makan di McD lagi, ya...biar umminya masak terus dong...  [2015:11]

@astinas

Thursday, 19 November 2015

The Dino King Film Dinosaurus yang Mengharukan

Punya anak lelaki yang senang sekali mengkoleksi mainan dinosaurus. Setiap ke toko mainan yang dilirik adalah dinosaurus, tapi sayang, koleksi di toko mainan tersebut sudah dipunyai juga. Jadi, saat ini yang sering dilakukan oleh Faiz adalah, menonton film dinosaurus. Menonton film dinosaurusnya melalui youtube tv melalui First Media. Mi pernah menonton secara tidak sengaja, The Dino King [2102] ketika Faiz tiba-tiba menghilang dari kamar dan bermain bersama teman-temannya.

The Dino King


Mi menontonnya hanya bagian akhir saja waktu itu. Ketika Tarbosaurus dewasa bertemu dengan pasangannya. Jadi mi tidak mengetahui awalnya dan tidak mengerti ceritanya bagaimana. Mi ingin mencari filmnya lagi, tapi Faiz menemukan film-film lainnya di youtube yang lebih menarik, jadi mi masih menunggu giliran.

Pada suatu malam, semua sudah masuk kamar tidur dan Faiz sedang mencari film dinosaurus yang akan ditonton. Nah, mata mi melihat ada film The Dino King [2012], mi langsung bilang, iz itu iz, film The Dino King yang kasihan sekali dinosaurusnya. Coba-coba dilihat, mi ingin menontonnya lagi. Alhamdulillahnya Faiz mau lho bu ibu, iya iyalah tentang dinosaurus, coba kalau tentang bagaimana cara memasak labu siam. *thiiiiink.

Film The Dino King yang diproduksi tahun 2012 dirilis di Korea, pada bulan Januari 2012. Namun film yang mi dan Faiz lihat menggunakan bahasa Perancis. Sulit sekali untuk dipahami, masa iya menonton sembari buka kamus saja. Mi dan Faiz juga berdebat untuk nama dinosaurus yang menjadi tokoh utamanya. Akhirnya mi mencari di google dan searching sinopsisnya. Sinopsisnya kebanyakan bahasa Perancis juga. Namun bisalah menerka nama tokoh utamanya, yaitu Tarbosaurus.

The Dino King [2012]


Cerita berawal ketika Tarbosaurus muda bersama ibu, bapak dan saudara-saudaranya diserang oleh seekor Tyranosaurus yang berbahaya. Hanya Tarbosaurus muda yang bertahan dan selalu bisa menghindar dari serangan si mata satu, Tyranosaurus

Dinosaurus


Tarbosaurus mempelajari bagaimana Tyranosaurus memakan mangsanya, dia juga mempelajari daerah mana yang bisa untuk memperdaya Tyranosaurus. Ada satu daerah yaitu lumpur hidup, dia melihat ketika sekawanan Velociraptor akan memangsa makanannya. Velociraptor jatuh tenggelam dalam lumpur hidup.

Suatu hari, Tarbosaurus yang sudah dewasa bertemu pasangannya, duuuuh tempatnya indah niaaaan dan satu lagi, filmnya 3D jadi linglung gitu, kepingin beli kacamata 3D dan menghidupkan fitur 3D di televisi. Pasangan Tarbosaurus ini duduk di sebuah tempat yang menurut mi sangaaaat indah sekali dan mi mengambil gambarnya doong.

The Dino King
Indah ya...

Mi mengambil kamera dan wooooow luar biasa, kok bisa ya? menangambil gambar menggunakan kamera poket dengan mode non flash dengan lampu kamar dimatikan itu, hasilnya cukup bagus dan ketagihan dech ummi. Jadi selain menontoh film The Dino King ini, mi mengambil gambar dan menjaga Fira yang loncat-loncat di kasur.

Sampai mana tadi? nah, perkembangbiakan Tarbosaurus dimulai, beberapa telur dinosaurus telah pecah dan satu, dua anaknya berlarian menghampiri ibu dan bapaknya. Namun ada satu telur lagi yang pecah, akhirnya keluarga Tarbosaurus tersebut berbahagia.

The Dino King


Kebahagiaan yang baru dirasakan pupus dengan adanya letusan gunung berapi. Salah satu anak Tarbosaurus terkena batu besar ketika memasuki goa. Pasangan Tarbosaurus juga jatuh tersungkur terkena batuan besar, namun masih mampu untuk bangkit.

Ada luka pada badan Tarbosaurus, langkahnya sudah gontai dan perlahan jatuh ketika migrasi semua dinosarus. Anak-anak tarbosaurus sedih, melihat ibu/bapaknya nich? yang jatuh kemudian diserang oleh Velociraptor yang jahatnya minta ampun.

Dinosaurus


Beuuuh, mi sedih sekali ketika sekawanan Velociraptor membabi buta melawan Tarbosaurus. Anak anaknya yang masih mungil hanya bisa melihat dan berteriak. Akhirnya Tarbosaurus mati dan ditinggalkan oleh pasangan dan anaknya untuk melanjutkan perjalanan.

Dinosaurus


Tyranosaurus masih ada, dan masih ada dendam yang belum terbalaskan oleh Tarbosaurus. Salah satu anak Tarbosaurus jatuh dan tidak dapat diselamatkan. Tarbosaurus mengingat bagaimana ayahnya dijatuhkan oleh Tyranosarus ke dalam jurang. Yup, Tarbosaurus akhirnya menjatuhkan Tyranosaurus yang telah menua ke dalam jurang.

Belum berakhir, satu anaknya yang jatuh ke dalam jurang masih hidup dan butuh bantuannya. Namun ternyata Tyranosaurus masih hidup. Duh kuat sekali ya Tyranosaurus itu, akhirnya Tarbosaurus masuk ke dalam jurang dan mencengkram Tyranosaurus. Kekuatan sebanding dan akhirnya ada hewan laut yang memangsa Tyranosaurus.

Selesai? Tarbosaurus baby berteriak dan dengan sisa-sisa kekuatannya, Tarbosaurus berenang menuju sang anak. Perjalanan jauh untuk membawa anaknya ke daratan cukup menguras tenaga tuanya. Perlahan lahan matanya menutup, dan sampai pada detik ini, mi sedih luar biasa. Perjuangan orangtua yang ingin menyelamatkan anaknya dan dirinya sendiri.

Thiiiink, bapak dan anak tersebut sampai di pesisir. Duh sedih sekali bagian yang ini, merasakan betapa lelah dan bahagianya melihat anak dan dirinya selamat. Baby Tarbosaurus mengajak bapaknya untuk berjalan. Hm...film Dino King ini luar biasa mengajak penonton untuk deg-degan dan gak karuan, ada bahagia ada sedih dan haru biru dech.

Dinosaurus

Faiz? ikut-ikutan loncat dari satu kasur ke kasur lainnya, dan itu yang membuat mi tidak bisa tenang menonton film The Dino King. Fira yang sudah mi kenakan rok masih ikut-ikutan loncat-loncat. 

Sudah pernah nonton? dan menurut mi, film film yang mengisahkan dinosaurus rata-rata sedih begitu ya. Ada satu film lagi sich, cuma mi belum begitu memahaminya. Ada beberapa dinosaurus yang ingin abi belikan di toko mainan, tapi Faiz enggak mau nich. Alasannya, dinosaurusnya terlalu besar, jadi masih butuh yang kecil-kecil dulu. Ya udah, besok mi belikan dech, dinosaurus yang besar-besar, untuk kejutan buat Faiz. 

Serem Enggak?
Sebagian gambar diambil menggunakan kamera poket pada televisi.

@astinas

Thursday, 12 November 2015

Zhafira Berlatih Jinjit Menggunakan Sandal Berwarna Kuning

Dua hari ini anak mi yang cewe menunjukan kepandaiannya berjalan jinjit. Awalnya ich, kenapa Zhafira? kok jalannya jinjit, langsung dech memeriksa kaki Zhafira dari kaki kanan ke kaki kiri, dari atas ke bawah. Hasilnya tidak menunjukkan kakinya sakit. Ketika memakai sandal anak, Zhafira juga seperti itu, jalan jinjit iiich gemesin dech.

Sandal anak


Memang jalan jinjitnya tidak setiap waktu, tapi ada saja, jalan dengan gaya jinjit, ya mirip mirip balerina gitu dech. Tunggu, sama sekali mi enggak memutar video balerina di youtube, atau memang bakat? heheeeee...dulu Faiz enggak gitu jadi mi panik.

Zhafira hari ini, selain menunjukan jalan jinjitnya, makannya juga banyaaaaaak sekali. Sehabis makan, baru dech minum air putih menggunakan dot lebar...apa coba dot lebar? dot yang tidak berlubang kecil di tengah, tapi dotnya terbuka agak lebar.

Zhafira juga mi belikan sandal berwarna kuning. Sandal Zhafira sebetulnya masih ada yang belum dipakai, tapi sewaktu ke pasar malam dan ada teman mi, langsung dech mi nyari sandal buat Zhafira.
Sandalnya lucu, warna kuning bahannya plastik. Zhafira suka sekali memakainya.

Salam
mi astin


Monday, 9 November 2015

Sahur Pertama Untuk Faiz

Hari senin ini, Faiz telah menepati janjinya untuk mau dibangunkan sahur bersama mi dan abi. Memang ketika bulan Ramadhan, Faiz susah sekali dibangunkan, dan saya memang belum mendisiplinkan Faiz untuk puasa di bulan Ramadhan tahun lalu. Tidak ada waktu terlambat kan? untuk memulai yang baik?

Menyambung niat baik dari abi yang telah melaksanakan ibadah puasa senin kamis. Ummi mengajak Faiz untuk ikut serta dan belajar sebelum bulan Ramadhan tahun depan segera datang. Mi dibangunkan oleh abi pukul 4.00. Mepet sekali ya waktunya, namun karena persedian lauk sudah dipanaskan mi tinggal santap.

Faiz mi bangunkan dengan cara mengelap bagian matanya menggunakan tangan mi yang sudah dibasahi air matang. Faiz menggeliat, lalu merem lagi. Alhamdulillah ketika mi membisikan bahwa ini sudah waktunya untuk sahur, Faiz mengerjap. Melihat ke arah jam dinding dan bangun.

Good job Faiz. Faiz bangun dan segera saya membuatkan susu untuknya. Mi menanyakan mau makan pakai apa? katanya telur orek saja, yuk langsung mi buatkan di dapur, telur orek kesukaannya. Suapannya lumayan, ada sampai lima suap dan setelah mi tinggalkan untuk beberes dapur, Faiz sudah terlelap.

Pukul 9 pagi, tukang jamu langganan datang dan Faiz mengetahuinya. Padahal bangun tidur, Faiz sudah mengatakan tidak mau susu, nanti saja kalau benar-benar tidak kuat. Lah, malah keluar minta jamu. Weeeeizt, saya memberi tahu, kalau Faiz sedang latihan puasa, dan tukang jamu minta maaf..heheee. Tukang jamu merayu Faiz agar jamunya dimasukkan ke dalam plastik saja, nanti dimasukkan lemari es, biar dingin nanti.

Gagal dech, karena rayuan tukang jamu dan mi hanya diberikan senyuman oleh Faiz. Jadi, sudah baguslah hari ini Faiz mau bangun sahuur. Alhamdulillah ya Rabb.

Saturday, 7 November 2015

Faiz dan Fira Sarapan Sayur Bayam

Sarapan merupakan aktivitas yang wajib sewaktu mi kecil. Uti menyediakan sarapan meskipun sangat sederhana. Mi juga sekarang begitu, jadi merasakan apa yang uti rasakan waktu mi dan saudara-saudara mi masih kecil. Mi menyiapkan sarapan untuk dua anak kecil, sudah mengeluh capai, apa kabar Uti yang anaknya empat?

Jadi, sarapan apa Faiz dan Fira pagi ini? pagi ini, Alhamdulillah sekali mi bangun lebih awal. Mi memasak sayur bayam, dicampur wortel, labu siam dengan bumbu kencur, bawang putih dan bawang merah. Untuk lauk Faiz, mi menggoreng ayam kriuk yang telah mi buat beberapa hari sebelumnya.

Saat membuat sarapan, mi berharap Faiz juga mau menyantap sayurnya. Duh, sudah lama sekali Faiz meninggalkan sarapan menggunakan sayuran. Fira, karena masih kecil jadi apa saja dimasukkan, yang penting dia sedang mood dan mi mau menggendongnya. Sejak kecil, sebetulnya Fira dilatih untuk duduk di bouncer nya, namun semakin besar, bouncer-nya sudah terlalu kecil dan Fira semakin aktif.

Abi pertama kali sarapan dengan menyendok sayur bayamnya, ehem...sudah lama juga abi tidak suka bayam. Awal yang bagus menurut mi, pasti anak-anak nanti mengikutinya. Setelag abi berangkat, mi mengajak Faiz untuk sarapan bersama Fira. Mi memisahkan ayam kriuknya dan menjadikan satu mangkuk sayur dan nasinya, mi masih menyuapi Faiz ;(.

Alhamdulillah sayur bayam yang sudah lama sekali tidak masuk ke mulut Faiz, sukses sampai nambah satu mangkuk lagi :). Mi bersyukur sekali, Faiz dan Fira menghabiskan sarapan sayur bayam. Mi sengaja memasak sedikit, karena takut tidak habis, ternyata untuk sarapan empat orang, sayur bayamnya habis, tidak diambil gambarnya dulu tadi.

Alhamdulillah dech, yang penting anak-anak sudah sarapan, mi dan abi juga sudah sarapan. Untuk makan siang, nanti dipikirkan dulu, daun bayam masih ada...nyari dulu idenya. Terima kasih banyak ya anak-anak ummi yang keren.

Salam
@astinas

Tuesday, 3 November 2015

Pertumbuhan dan Perkembangan Balita Fira di Usia 15 Bulan

Sudah lama sekali mi tidak merekam dalam sebuah tulisan untuk pertumbuhan dan perkembangan balita ummi. Mi terlalu sibuk sendiri ya? mi terlalu sibuk dengan lemari es di dapur dan memasak tumis labu siam di dapur? heheee, semua itu kan buat kita semuanya sayang.

Baiklah, mi ingin menuliskan pertumbuhan dan perkembangan Fira ya. Alhamdulillah usiamu sudah 15 bulan di tanggal 20 November 2015, nanti. Fira sudah terlihat seperti anak PAUD, hehee...bukan bayi Fira lagi.

Pertumbuhan Fira di Usia 15 Bulan


Tubuh Fira sudah semakin memanjang ketika sedang terlentang di kasur. Hampir sama dengan ukuran guling dewasa yang ada di rumah. Tinggi pastinya mi belum melakukan pengukuran lagi, karena jadwal ke dokter untuk imunisasi di pertengahan November ini.

Pertumbuhan gigi Fira yang masih membuat mi harus bertanya-tanya. Gigi atas Fira ada empat buah sedangkan gigi bawah Fira baru dua. Jangan ditanya jika jari mi sedang bertemu gigi Fira. Duuuh, sakitnya luar biasa digigit. Mi sedikit lupa, pertumbuhan gigi Faiz waktu itu apakah sama dengan FIra sekarang? duh kok bisa lupa ya?

Pertumbuhan rambut Fira lumayan cepat. Fira dicukur botak ketika memasuki usia sekitar tiga bulan. Setelah itu, rambut Fira dibiarkan memanjang. Abi yang menginginkan rambut Fira panjang, kalau menurut mi, kasihan anak kecil rambutnya panjang. Alasan mi, Fira tidak suka dipakaikan jepit rambut ataupun diikat, apalagi saat ini cuaca sedang panas.

Berat badan Fira terakhir ditimbang diangka 11 kg. Bulan kemarin sempat demam dan menyisakan susah makan. Tapi, minum susu dan ngemilnya ampun dech, lumayan sering. Jika mi sedang menggendong Fira, tidak ada perubahan yang berarti pasca susah makan itu. Tadi pagi, mi sampai menyuapi dua kali, satu menggunakan mangkok makanannya dan yang kedua bersama kakaknya.

Perkembangan Fira di usia 15 Bulan


Menceritakan pertumbuhan dan perkembangan anak-anak, sebetulnya relatif dan tidak baku. Tidak bisa menyamakan anak A dengan anak B. Perbedaan pasti ada, semua itu tergantung dengan stimulasi yang diberikan dan kuasa Allah. Jadi, mi berharap tidak ada yang "baper" atau "wah anak gue lebih keren, anak gue udah bisa ini, anak gue udah bisa bahasa Inggris karena tinggal di luar negeri...heheee"

Mi menceritakan ini semua hanya untuk catatan buat mi dan keluarga. Kan..kan, Faiz saja yang baru enam tahun lalu, mi lupa? pelupa apa memang tidak diingat-ingat, ya...blog mengerti akan faktor U-dech.

Mi akan menceritakan perkembangan yang paling terlihat. Pertama adalah langkah kakinya. Langkah kakinya nan mungil itu, menapakai jalanan di usia yang ke 12 bulan. Alhamdulillah, mi tidak melakukan usaha yang berlebihan untuk memberikan stimulus untuk Fira. Fira hanya melakukan gerakan mendorong kursi plastik, mendorong box plastik dan melakukan jalan dengan berpegangan pada dinding.

Kedua adalah biacaranya. Bayi mengeluarkan suara semenjak dia lahir, ini menurut mi. Sudah ada desisan sudah ada suara yang keluar dari mulutnya, meskipun belum berbentuk sebuah kata. Namun mi meyakini, itu adalah ungkapan perasaannya, ungkapan yang ingin orang lain dengar. Di usianya yang ke 15 bulan, Alhamdulillah sudah banyak bentukan suara dari mulutnya.

"Mi, Abi, Boboboy, Mam, Dede, Da ada (gak ada), Nich, Ada apa (da apa) , Lagi (agi), Abar (Akbar), Dadah, bye bye, ndi (mandi), utu utu, gi (pergi), Ba ba ba..."
Stimulasi yang mi berikan memang terbilang masih tidak begitu banyak. Mi hanya melakukan percakapan harian dan Fira sering mendengarkan percakapan mi dan Faiz. Untuk ke depan, mi akan lebih intens lagi mengajak Fira untuk berbicara. 

Ketiga adalah responnya. Respon Fira lumayan untuk anak di usia yang ke 15. Tepatnya sebelum ulang tahun ke satu, respon Fira untuk bersalaman, dadah sembari menggerakan lambaian tangan sudah terlihat.

Memegang botol susu sendiri juga saat pertama kali mi masuk kerja setelah cuti, sudah dipegang sendiri. Menutup botol susu sendiri dan mencari jika tutup botolnya tidak ada di dekatnya sembari mengeluarkan suara nda da. 

Jika bertemu dengan orang lain, Fira juga tidak segan untuk mengeluarkan suaranya, "dede" jika ada anak seusia dengan Fira atau malah lebih dari dia yang menurutnya masih kecil, boneka juga dipanggil dede ;). Jika ada tukang bakso, tukang roti, tukang bubur atau yang biasa lewat di depan rumah, Fira akan memanggil "abaa (abang)" dan mengulurkan tangannya yang sedang memegang uang. Uang, seringnya dikasih kakaknya atau mengambil sendiri, duh ini harus di cut dulu episode ini.

Tadi pagi, mi menyuapi Fira di lapangan dekat mushola. Ada ibu-ibu sedang membersihkan mushola dan Fira memanggilnya "mbaaa (mbah)" dan mengajak mi untuk masuk ke mushola. So far, penegenalan kepada orang sekitar Fira cepat sekali ketika diajari. Oiya, yang harus di cut lagi ini nich, memeluk dede (duh, jadi genit nich si Fira). Kebetulan tetangga depan rumah memiliki anak di bawah usia Fira lima bulan, Fira suka sekali mendekati dan menciumnya, kadang memeluk dan jika sedang "bad mood" Fira bisa memukul dan mencubit. Pyuuuh, maafkan Fira ya.

Mau ketika diminta tolong. Ini ulah kakaknya, yang suka sekali memiliki adik yang pintar dan mau untuk dimintai tolong. Ambilkan bantal, Fira membawa bantal untuk kakaknya, ambilkan sandal, diambilkan, duuuh...semua mua udah dech, kakaknya memberikan banyak pahala ke adiknya. Alhamdulillah juga sich buat mi, jadi tugas ringan mampu untuk dikerjakan oleh Fira, seperti ketika tangannya kotor, mi memberikan tissue, Fira akan membersihkan sendiri. Atau ketika akan mandi, bajunya ditarik tarik.

Keempat adalah emosinya. Emosi Fira kurang lebih sama dengan kakaknya. Ketika mi sedang bersama kakaknya dan Fira merasa ditinggalkan, akan merengek dan merajuk. Ketika mi akan pergi ke luar rumah sebentar, Fira akan menangis namun sebentar. Setelah tahu dia tidak sendirian di rumah, dia akan melambaikan tangan dadah dan tenang di rumah. Jika sedang bahagia, Fira akan berjoget menggoyangkan pantat dan mengambil remote meminta televisi dinyalakan.

Saat ini kakak Faiz sedang gemar menonton boboiboy di smarttv, jadi Fira otomatis mengikutinya juga. Film animasi yang paling disukai oleh Fira adalah Boboiboy ini. Bukan hanya mengikuti tontonannya, lagunya juga diikuti..makanya kata boboboy dan suara menyanyi sudah hafal duluan. Mi memberikan tontonan Chu Chu tv untuk Fira, karena mi juga suka, selalin yang menyayikan anak kecil, animasi dan warnanya juga bagus. Tidak terlalu tajam dan anak-anak sekali dech. Lagu yang disukai Fira dan yang selalu ingin diputar berulang-ulang adalah "Ba Baa Black Sheep" dan ada satu lagi yaitu "Phonics Song" yang sangat digemari Fira.

Sementara itu dulu, untuk catatan mi dan dari catatan yang sudah mi tulis, ada banyak PR yang harus mi kerjakan. 

@astinas





Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...